Gelar Private Placement - MNC Studio Terbitkan 502,2 Juta Saham Baru

NERACA

Jakarta - Perkuat modal guna mendanai ekspansi bisnisnya, PT MNC Studios International Tbk (MSIN) berencana untuk menerbitkan saham baru melalui skema penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement. Perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menyebutkan, jumlah yang bakal diterbitkan sebanyak 502,2 juta saham baru atau sebanyak-banyaknya 10% dari jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh MSIN per tanggal 31 Desember 2019.

Adapun nilai nominal saham yang akan dikeluarkan MSIN Rp 100 per saham. MSIN akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 18 Agustus nanti untuk memperoleh izin dari pemegang saham. MSIN akan menggunakan dana hasil private placement untuk mendukung peningkatan produktivitas dan kualitas operasional berkelanjutan termasuk binis rumah produksi dan periklanan, dengan meningkatkan jumlah produksi atas konten-konten pada platform OTT dan TV FTA.

Kemudian untuk meningkatkan struktur permodalan, dan meningkatkan jumlah saham beredar untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham. Perusahaan dapat mengundang investor-investor strategis yang berminat menginvestasikan modal dalam perusahaan dan dapat memberikan nilai tambah bagi kinerja perseroan.

Sepanjang kuartal I-2020, MSIN mengantongi pendapatan bersih sebesar Rp 485,18 miliar, tumbuh tipis 0,40% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 483,23 miliar. Pendapatan dari konten berkontribusi sebesar Rp 441,43 miliar, kemudian pendapatan dari digital 28,24 miliar, dan pendapatan talent serta lainnya menyumbang Rp 142,39 miliar.

Seiring dengan itu, beban langsung juga tercatat naik 3,57% menjadi Rp 361,36 miliar dari beban langsung Rp 348,89 miliar pada periode yang sama tahun lalu.  Sehingga laba kotor emiten ini susut 7,83% menjadi Rp 123,81 miliar ketimbang laba kotor Rp 134,33 miliar pada kuartal pertama tahun 2019. Selain itu, MNC Studios International Tbk juga mencatat kenaikan pada pos beban keuangan dari Rp 6,11 miliar menjadi Rp 16,02 miliar pada kuartal I-2020. 

Dalam memacu pertumbuhan bisnisnya, perseroan yang bermain di produksi, tentunya meraup berkah jika semakin banyak produksi yang dihasilkan karena laba akan semakin besar. Selain itu, saat ini perseroan juga akan banyak bermain di jam tayang siang sampai sore dari sebelumnya dimaksimalkan sore sampai malam. Nantinya, perseroan akan meningkatkan produksi baik dari sisi sinetron maupun program acara lainnya. Selain ditayangkan di stasiun televisi yang masih terafiliasi, produk itu juga dijual kepada pihak luar.

BERITA TERKAIT

Sarana Menara Raih Pendapatan Rp3,68 Triliun

NERACA Jakarta –Perlambatan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19 tidak mempengaruhi kinerja keuangan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR). Tengok saja,…

Hadapi Tiga Tantangan, Laba Elnusa Menyusut 16%

NERACA Jakata – Fluktuatifnya harga minya dunia memberikan pengaruh terhadap pencapaian kinerja keuangan PT Elnusa Tbk (ELSA). Dimana anak usaha…

Betonjaya Manunggal Raup Untung Rp 4,13 Miliar

NERACA Jakarta –Emiten produsen baja, PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp 4,13 miliar. Posisi tersebut…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Sarana Menara Raih Pendapatan Rp3,68 Triliun

NERACA Jakarta –Perlambatan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19 tidak mempengaruhi kinerja keuangan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR). Tengok saja,…

Hadapi Tiga Tantangan, Laba Elnusa Menyusut 16%

NERACA Jakata – Fluktuatifnya harga minya dunia memberikan pengaruh terhadap pencapaian kinerja keuangan PT Elnusa Tbk (ELSA). Dimana anak usaha…

Betonjaya Manunggal Raup Untung Rp 4,13 Miliar

NERACA Jakarta –Emiten produsen baja, PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp 4,13 miliar. Posisi tersebut…