Pasar Bergerak Tren Positif - IHSG Sepekan Kemarin Tumbuh 1,42%

NERACA

Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat frekeuensi transaksi harian sepekan kemarin tumbuh 7,44% menjadi 572.412 ribu kali transaksi dibandingkan pekan lalu sebesar 532.777 ribu kali transaksi. Selain itu, kapitalisasi pasar bursa juga tumbuh 1,46% atau sebesar Rp5.759,763triliun dibandingkan pekan lalu sebesar Rp5.676,933triliun. Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Sementara indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan kemarin naik sebesar 1,42% pada level 4.973,794 dari level 4.904,08 pekan sebelumnya. Kemudian rata-rata volume transaksi turun sebesar 9,86% menjadi 7,164miliar unit saham dibandingkan pekan lalu sebesar 7,948miliar unit saham. Rata-rata nilai transaksi harian pasar di bursa turut mengalami perubahan sebesar 8,19% menjadi sebesar Rp6,434triliun dari Rp7,008triliun pada penutupan minggu lalu.

Investor asing mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp93,40miliar, sedangkan sepanjang tahun2020, jual bersih asing tercatat sebesar Rp16,140triliun. Pada pekan kemarin, BEI telah melaksanakan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST). Dimana salah satu agenda RUPS adalah secara resmi mengangkat John A Prasetio sebagai komisaris utama yang mewakili profesional. Kemudian Mohammad Noor Rachman Soejoeti sebagai komisaris mewakili regulator.

Selanjutnya Heru Handayanto sebagai komisaris mewakili anggota bursa, lalu Karman Pamurahardjo yang juga mewakili anggota bursa serta Pandu Patria Sjahrir sebagai komisaris mewakili emiten. Direktur Utama BE, Inarno Djajadi menyampaikan bahwa seperti periode sebelumnya posisi komisaris utama BEI masih dijabat oleh John A. Prasetio. Begitu pula dengan Pak Mohammad Noor Rachman kembali menduduki posisi komisaris.

Adapun tiga komisaris yang masa jabatannya telah berakhir terdiri dari Garibaldi Thohir, kemudian Hendra H Kustardjo dan Lydia Trivelly Azhar. Selain itu, BEI juga menyampaikan rencana untuk mengembalikan mekanisme perdagangan sebagaimana sebelum pandemi Covid-19 mengingat tingkat volatilitas pasar dinilai makin stabil.“Kita sedang bahas untuk mengembalikan posisi auto rejection bawah (ARB), pre opening dan jam perdagangan saham sebagaimana sebelum pandemi Covid-19 terjadi,” ujar Direktur Perdagangan BEI, Laksono Widodo.

BERITA TERKAIT

BTN Dorong Kemudahan Pembangunan Rumah Subsidi

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus  mendorong Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan relaksasi sejumlah aturan…

Ditopang Penjualan Lokal - Kimia Farma Bukukan Penjualan Rp 4,69 Triliun

NERACA Jakarta- Bisnis obat di tengah pandemi Covid-19 menjadi berkah tersendiri seiring dengan besarnya permintaan di masyarakat. Hal inilah yang…

Bisnis Properti Terpukul Corona - Laba Bersih Summarecon Agung Anjlok 93,15%

NERACA Jakarta – Satu persatu kinerja emiten properti terpukul akibat dampak pandemi Covid-19. Salah satunya adalah PT Summarecon Agung Tbk…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

BTN Dorong Kemudahan Pembangunan Rumah Subsidi

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus  mendorong Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan relaksasi sejumlah aturan…

Ditopang Penjualan Lokal - Kimia Farma Bukukan Penjualan Rp 4,69 Triliun

NERACA Jakarta- Bisnis obat di tengah pandemi Covid-19 menjadi berkah tersendiri seiring dengan besarnya permintaan di masyarakat. Hal inilah yang…

Bisnis Properti Terpukul Corona - Laba Bersih Summarecon Agung Anjlok 93,15%

NERACA Jakarta – Satu persatu kinerja emiten properti terpukul akibat dampak pandemi Covid-19. Salah satunya adalah PT Summarecon Agung Tbk…