Mahasiswa Relawan Pencegahan Covid-19 Ajak Masyarakat Peduli Terhadap Anak Dalam Masa Transisi Menuju Era New Normal

Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian. Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia.

 

Walaupun lebih bayak menyerang lansia, virus ini sebenarnya bisa menyerang siapa saja, mulai dari bayi, anak-anak, hingga orang dewasa, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui. Infeksi virus Corona disebut COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China pada akhir Desember 2019.

 

Saat ini pengembangan anak muda di Indonesia sangat dibutuhkan, sesuai dengan edaran kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam “Merdeka Belajar”. Melihat hal itu, Universitas Pendidikan Indonesia sesuai dengan visi menjadi kampus “Pelopor dan Unggul” bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM UPI) ingin ikut berpartisipasi membantu pemerintah dalam pencegahan Covid-19.

 

Maka direalisasikan dalam kegiatan mahasiswa sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam pengadian kepada masyarakat, dengan mengusung tema “KKN Tematik Pencegahan Covid-19 tahun 2020 untuk Mewujudkan Merdeka Belajar”. Kegiatan ini tidak hanya mengubah tatanan baru dalam konsep pengabdian masyarakat tetapi menjadi wadah bagi para mahasiswa/i yang menjadi relawan karena benefit yang diberikan kampus kepada mereka.

 

Sejalan dengan hal tersebut, Raedy Muhammad Septiadi mahasiswa Departemen Pendidikan Bahasa Sunda, sebagai salah satu peserta “Mahasiswa Relawan Pencegahan Covid-19” dari Desa Babakan, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Dengan dosen pembimbing lapangan Ibu Dr. Sri Subekti, M.Pd berinisiatif menjadikan masa transisi menuju era New Normal menjadi alat untuk berbagi bersama, atas pemikiran tersebut terjalinlah kerjasama dengan beliau masuk menjadi relawan kepada mitra lembaga relawan yang aktif memperjuangkan hak-hak anak dan berkomitmen membantu terpenuhinya kebutuhan anak-anak di seluruh dunia sejak tahun 1949.

 

Diberi nama SOS Children’s Villages yang bergerak di Indonesia sejak 47 tahun lalu, hingga saat ini sudah membantu 5.500 anak di 10 kota di Indonesia, yaitu Bandung (Lembang), Jakarta, Semarang, Bali, Flores, Banda Aceh, Meulaboh, Medan dan Yogyakarta. Dengan program memberikan keluarga pengganti yang penuh kasih sayang dan pengasuhan layak untuk anak-anak yang telah kehilangan pengasuhan orang tua dengan ikatan emosional selayaknya sebuah keluarga.

 

Selain itu, Program fokus memberikan dampingan kepada keluarga untuk memperbaiki ekonomi keluarga, memperkuat pola pengasuhan, dan membangun kapasitas melalui pelatihan. Serta sangat berkomitmen memberikan perlindungan, pengasuhan, dan dukungan psikososial kepada anak-anak terdampak di lokasi bencana, termasuk memastikan terpenuhinya kebutuhan dasar nutrisi, tempat tinggal, pendidikan, dan kesehatan.

 

Saat ini, SOS Children’s Villages selalu membuka donasi bagi siapa saja yang ingin ikut ambil bagian membantu untuk terpenuhinya hak anak dan kesejahteraan hidup mereka di tengah pandemi, khususnya anak-anak yang kehilangan pengasuhan orang tua dengan mengunjungi website mereka di www.sos.or.id/sponsor. Berapapun dukungan Sahabat, akan sangat berarti untuk anak-anak Indonesia.

 

#DesaAnakSOS #NoChildAlone #TogetherForChildren

 

Penulis : Raedy Muhammad Septiadi

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Sunda UPI

BERITA TERKAIT

Dewan Sukabumi Siap Bantu Pemda dalam Program PEN

NERACA Sukabumi - Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) merupakan salah satu rangkaian kegiatan untuk mengurangi dampak Covid-19 terhadap perekonomian. Untuk…

Pemprov Banten Terima Bantuan 6.000 Liter Minyak Goreng dari BEI

NERACA Serang - Pemprov Banten menerima bantuan 6.000 liter minyak goreng dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), untuk dibagikan kepada…

Menteri LHK: Yakinkan Kerja Lapangan Aktivitas Transisi Adaptasi

NERACA Wonosobo - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, meninjau dan mengawasi langsung, kegiatan lapangan meliputi kerja bangunan…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

Dewan Sukabumi Siap Bantu Pemda dalam Program PEN

NERACA Sukabumi - Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) merupakan salah satu rangkaian kegiatan untuk mengurangi dampak Covid-19 terhadap perekonomian. Untuk…

Pemprov Banten Terima Bantuan 6.000 Liter Minyak Goreng dari BEI

NERACA Serang - Pemprov Banten menerima bantuan 6.000 liter minyak goreng dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), untuk dibagikan kepada…

Menteri LHK: Yakinkan Kerja Lapangan Aktivitas Transisi Adaptasi

NERACA Wonosobo - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, meninjau dan mengawasi langsung, kegiatan lapangan meliputi kerja bangunan…