Biaya Rapid Test Ditanggung Negara

Banyak calon penumpang pesawat dan kereta api mengeluhkan adanya beban biaya rapid test yang cukup besar lebih dari Rp 250.000 sehingga sangat membebankan biaya transportasi. Padahal negara seharusnya yang menanggung biaya rapid test tersebut, karena sudah sangat besar anggaran Kemenkes untuk menghambat penyebaran Covid-19 hingga ratusan triliunan rupiah. Jadi logikanya, untuk kepentingan warga negara yang akan bepergian seharusnya kewajiban pembiayaan rapid test menjadi tanggungan negara.

Marwan Abdullah, Jakarta Timur 

BERITA TERKAIT

Hapuskan Syarat SIKM!

Banyak calon penumpang pesawat dan kereta api (KA) mengeluhkan adanya syarat surat izin keluar masuk (SIKM) yang diminta Pemprov DKI…

Biaya Rapid Test Memberatkan

Keluarga kami ketika akan menggunakan pesawat udara di bandara Soekarno-Hatta, ada kewajiban setiap penumpang harus mengikuti rapid test dengan biaya…

Aturan PT KCI Langgar HAM

Kami sangat kecewa saat dilarang naik KRL CommuterLine di Stasiun Bekasi pada Pk. 09.15 dengan alasan ada aturan PT KCI…

BERITA LAINNYA DI

Hapuskan Syarat SIKM!

Banyak calon penumpang pesawat dan kereta api (KA) mengeluhkan adanya syarat surat izin keluar masuk (SIKM) yang diminta Pemprov DKI…

Biaya Rapid Test Memberatkan

Keluarga kami ketika akan menggunakan pesawat udara di bandara Soekarno-Hatta, ada kewajiban setiap penumpang harus mengikuti rapid test dengan biaya…

Aturan PT KCI Langgar HAM

Kami sangat kecewa saat dilarang naik KRL CommuterLine di Stasiun Bekasi pada Pk. 09.15 dengan alasan ada aturan PT KCI…