Laba PT Selamat Sempurna Tbk Turun 8%

Di kuartal pertama 2020, PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) membukukan penurunan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 8% menjadi Rp 115 miliar, dibandingkan dengan periode sama di tahun sebelumnya Rp 125 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam laporan keuangan yang dipublikasikan di Jakarta, kemarin.

Perseroan menjelaskan, penurunan tersebut sejalan dengan pelemahan penjualan neto perseroan sebesar 9,85% menjadi Rp 803,05 miliar, dibandingkan kuartal I-209 sejumlah Rp 890,85 miliar. Disebutkan, penurunan ini terdiri dari dalam negeri yang memperoleh sejumlah Rp 292,95 miliar dari sebelumnya Rp 307,99 miliar, dan luar negeri sebanyak Rp 510,10 miliar dari semula Rp 582,86 miliar.

Kemudian beban pokok penjualan Selamat Sempurna juga menurun menjadi Rp 559,03 miliar, turun sebesar 4,19% dari periode sama tahun sebelumnya yang membukukan Rp 625,24 miliar. Laba bruto perseroan juga terkoreksi menjadi Rp 244,02 miliar dari sebelumnya Rp 265,61 miliar. Laba usaha perseroan meningkat tipis menjadi Rp 178,75 miliar dibandingkan dengan triwulan I-2019 yang mencatatkan sejumlah Rp 178,74 miliar, dan laba sebelum pajak mengalami sedikit penurunan menjadi Rp 178,39 miliar atau turun 0,27% dari periode sama di tahun sebelumnya, yakni Rp 178,88 miliar.

Secara aset, hingga periode 31 Maret 2020 perseroan mencatatkan kenaikan menjadi Rp 3,49 triliun, dibandingkan dengan periode 31 Desember 2019 yang memperoleh Rp 3,10 triliun. Total liabilitas juga meningkat menjadi Rp 897,71 miliar dari semula Rp 664,67 miliar dan total ekuitas naik menjadi Rp 2,60 triliun dari sebelumnya Rp 2,44 triliun. Sebagai informasi, pada hari ini perseroan telah memperoleh pendapatan dividen dari entitas anak, yakni PT Panata Jaya Mandiri sejumlah Rp 13,65 miliar dan PT Selamat Sempana Perkasa sebesar Rp 8,89 miliar. “Dengan demikian, perolehan dividen yang diterima sebanyak Rp 22,55 miliar,” ujar Direktur Selamat Sempurna Ang Andri Pribadi.

Dengan adanya kejadian korporasi tersebut, hal ini tidak memberikan dampak kejadian, informasi atau fakta material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, serta keberlangsungan usaha perseroan.




BERITA TERKAIT

Duta Anggada Realty Rugi Rp 260,76 Miliar

Sepanjang tahun 2019 kemarin, PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp260,76 miliar atau memburuk dibandingkan akhir 2018 yang mencatatkan…

Berkah WIB, Investor Soloraya Tumbuh

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kantor Perwakilan Solo mencatat jumlah investor pasar modal di Soloraya terdongkrak karena Waktu Indonesia Berinvestasi…

Mandiri Sekuritas Salurkan Bantuan APD

Peduli penanganan pandemi Covid-19, PT Mandiri Sekuritas kembali menyalurkan bantuan alat pelindung diri (APD) dan alat kesehatan untuk para dokter…

BERITA LAINNYA DI

Duta Anggada Realty Rugi Rp 260,76 Miliar

Sepanjang tahun 2019 kemarin, PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp260,76 miliar atau memburuk dibandingkan akhir 2018 yang mencatatkan…

Berkah WIB, Investor Soloraya Tumbuh

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kantor Perwakilan Solo mencatat jumlah investor pasar modal di Soloraya terdongkrak karena Waktu Indonesia Berinvestasi…

Mandiri Sekuritas Salurkan Bantuan APD

Peduli penanganan pandemi Covid-19, PT Mandiri Sekuritas kembali menyalurkan bantuan alat pelindung diri (APD) dan alat kesehatan untuk para dokter…