IHSG Sepekan Kemarin Terkoreksi 0,77%

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan kemarin ditutup melemah sebesar 0,77% atau pada level 4.904,088 dari 4.942,275 pada pekan sebelumnya. Selain itu, kapitalisasi pasar bursa selama sepekan juga terkoreksi yaitu 0,70% atau sebesar Rp5.676,933 triliun dibandingkan pada pekan sebelumnya sebesar Rp5.717,452 triliun. Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Selain itu, rata-rata frekuensi transaksi harian mengalami koreksi sebesar 17,14% atau sebesar 532.777 ribu kali transaksi dibandingkan pekan lalu sebesar 642.991 ribu kali transaksi. Kemudian perubahan juga terjadi pada rata-rata volume transaksi harian bursa sebesar 5,14% menjadi 7,948 miliar unit saham dibandingkan pekan lalu sebesar 8,379 miliar unit saham.

Rata-rata nilai transaksi harian pasar di bursa turut mengalami perubahan sebesar 11,56% menjadi sebesar Rp7,008 triliun dari Rp7,924 triliun pada penutupan pekan lalu. Investor asing pada hari ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp697,71 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2020, jual bersih asing tercatat sebesar Rp14,553 triliun.

IHSG pada pada perdagangan Jum’at (26/) akhir pekan ditutup menguat 7,36 poin atau 0,15% ke posisi 4.904,09. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 0,26 poin atau 0,03% menjadi 760,3.”Secara garis besar, pasar mengapresiasi kenaikan harga komoditas dunia. Pasar juga mengapresiasi data klaim pengangguran AS yang mengalami penurunan. Di sisi lain, pasar juga mengapresiasi bahwa bank sentral Eropa berkomitmen untuk mempersiapkan fasilitas likuiditas baru untuk bank-bank sentral di luar kawasan Euro.," kata Analis Binaartha Sekuritas, M Nafan Aji Gusta.

Secara sektoral, enam sektor meningkat dengan sektor infrastruktur naik paling tinggi yaitu 1,08%, diikuti sektor properti dan sektor konsumer masing-masing 0,98% dan 0,5%. Sedangkan empat sektor terkoreksi dengan sektor industri dasar turun paling dalam yaitu minus 0,67%, diikuti sektor perdagangan dan sektor keuangan masing-masing minus 0,32% dan minus 0,07%.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau net foreign sell sebesar Rp698,75 miliar. Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 506.537 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 6,27 miliar lembar saham senilai Rp5,68 triliun. Sebanyak 211 saham naik, 190 saham menurun, dan 172 saham tidak bergerak nilainya.

BERITA TERKAIT

PBRX Serap Rights Issue Rp 802,21 Miliar

Emiten garmen dan tekstil, PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melaporkan telah merealisasikan dana perolehan Penawaran Umum Terbatas (PUT) III dengan…

Dana Kelola Reksadana Juni Tumbuh 1,68%

Pada Juni 2020, dana kelolaan reksadana atau assets under management (AUM) mencapai Rp 504,62 triliun di bulan Juni. Jumlah tersebut…

Pendapatan Apexindo Terkoreksi 15,96%

Di kuartal pertama 2020, PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) membukukan pendapatan sebesar US$ 18,26 juta atau turun 15,96% (yoy)…

BERITA LAINNYA DI

PBRX Serap Rights Issue Rp 802,21 Miliar

Emiten garmen dan tekstil, PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melaporkan telah merealisasikan dana perolehan Penawaran Umum Terbatas (PUT) III dengan…

Dana Kelola Reksadana Juni Tumbuh 1,68%

Pada Juni 2020, dana kelolaan reksadana atau assets under management (AUM) mencapai Rp 504,62 triliun di bulan Juni. Jumlah tersebut…

Pendapatan Apexindo Terkoreksi 15,96%

Di kuartal pertama 2020, PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) membukukan pendapatan sebesar US$ 18,26 juta atau turun 15,96% (yoy)…