Beri Solusi Digital Pedagang Pasar - Telkom Hadirkan Aplikasi Lewat Lapak Ibu

 

Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia memberikan dampak besar terhadap ekonomi terutama para pelaku bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), salah satunya yang berada di pasar tradisional. Adanya kondisi pandemi membuat masyarakat tidak berani berbelanja ke pasar karena rentan terpapar Covid- 19 sehingga mengakibatkan lesunya perekonomian di pasar.

Berangkat dari hal tersebut, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) hadir memberikan solusi digital bagi pedagang dan pembeli di pasar tradisional. Lapak Ibu, merupakan aplikasi digitalisasi pasar yang memudahkan pedagang pasar dan pembeli untuk bertransaksi.”Lapak Ibu adalah amanah bagi Telkom untuk menjawab tantagan transformasi digital baik di dalam maupun di luar Telkom. Semoga pilot project ini dapat menjadi pelajaran dan berkembang lagi ke depannya,”kata Direktur Digital Business Telkom, Muhamad Fajrin Rasyid dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disampaikannya, kehadiran Lapak Ibu ini berangkat dari problem di pasar yang diharapkan dapat membawa masyarakat khususnya UMKM untuk lebih mengembangkan potensi digitalnya. Untuk saat ini, Lapak Ibu menyasar segmen ibu rumah tangga yang biasa berbelanja di pasar tradisonal. Secara umum, alur transaksinya adalah pembeli membuat pesanan dan pembayaran di website Lapak Ibu yang disediakan oleh Sakoo, startup binaan Telkom.

Selanjutnya middle man yang bertindak sebagai personal shopper akan menerima pesanan tersebut dan berkoordinasi dengan pedagang yang ada di pasar tradisional, kemudian membeli belanjaan tersebut. Kemudian hasil belanjaan kemudian dikirimkan melalui kurir ke pembeli. Lapak Ibu dioperasikan oleh Sakoo (Satu Toko Online) yang merupakan aplikasi berbasis web yang menyediakan dan mengintegrasikan channel penjualan offline dan online sehingga dapat membantu pemilik bisnis untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam berjualan. Sakoo menyediakan fitur – fitur berupa pengelolaan stok, transaksi, data pelanggan, dan katalog produk. 

Maka dengan kehadiran Lapak Ibu, lanjut Fajrin, Telkom berharap dapat terus mendukung pemberdayaan UMKM demi menggerakkan kembali roda perekonomian Indonesia dan membantu masyarakat untuk beraktivitas meski dari rumah. Sementara Executive Vice President Digital & Next Business Telkom, Joddy Hernady menambahkan, Lapak Ibu masih dalam tahap product validation.“Validasi terus kami lakukan demi dapat menghasilkan solusi yang tepat untuk kebutuhan mereka para pedagang dan pembeli,”jelasnya.

Soal pemilihan pasar BSD Tangerang sebagai pilot project karena merupakan area zona merah terdampak Covid-19 dan ibu-ibu yang berbelanja di sekitar pasar sudah familiar menggunakan aplikasi untuk berbelanja demi mementingkan keamanan. Ke depannya semoga pasar online Lapak Ibu ini dapat diterapkan di berbagai daerah di Indonesia.

BERITA TERKAIT

Pendapatan Diperkirakan Turun 75% - Waskita Beton Menelan Pil Pahit Imbas Pandemi

NERACA Jakarta – Lesunya sektor infrastruktur akibat pandemi Covid-19 memberikan dampak terhadap moloronya pengerjaan proyek yang telah ditargetkan. Selain itu,…

Sentimen Global Topang Penguatan IHSG

NERACA Jakarta –Mengakhiri perdagangan saham Senin (13/7) awal pekan kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat seiring naiknya bursa…

Miliki Likuiditas Sehat - SMF Lunasi Obligasi dan Bunga Rp 539 Miliar

NERACA Jakarta – Jaga beban hutang, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF siap membayarkan pokok dan bunga obligasi yang…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Pendapatan Diperkirakan Turun 75% - Waskita Beton Menelan Pil Pahit Imbas Pandemi

NERACA Jakarta – Lesunya sektor infrastruktur akibat pandemi Covid-19 memberikan dampak terhadap moloronya pengerjaan proyek yang telah ditargetkan. Selain itu,…

Sentimen Global Topang Penguatan IHSG

NERACA Jakarta –Mengakhiri perdagangan saham Senin (13/7) awal pekan kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat seiring naiknya bursa…

Miliki Likuiditas Sehat - SMF Lunasi Obligasi dan Bunga Rp 539 Miliar

NERACA Jakarta – Jaga beban hutang, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF siap membayarkan pokok dan bunga obligasi yang…