Bangun Kemandirian Ekonomi - BUMN Berdayakan Pelaku Bisnis Lokal Lewat Pasar Digital

Menyadari pentingnya peranan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam menopang pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja, maka memberdayakan para pelaku UMKM di era digital agar berdaya saing dirasakan penting agar tidak kalah dengan kompetitor ditinggal global. Berangkat dari kepedulian tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir awal pekan, Senin (15/6) kemarin secara resmi melakukan kick off program PaDi UMKM (Pasar Digital UMKM) dengan menggunakan aplikasi video conference CloudX.

Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan, situasi Covid-19 ini membawa dampak yang cukup signifikan terhadap sektor UMKM, berbeda kondisinya pada tahun 1998 di mana UMKM justru dapat bertahan. Oleh karenanya demi membantu sektor UMKM, kepada BUMN agar belanja sampai dengan Rp14 miliar diprioritaskan pada sektor UMKM. “Saya yakin dengan adanya platform PaDi UMKM ini dapat memperluas channel UMKM serta membantu mempersiapkan UMKM dalam memasuki new normal melalui transaksi yang akan banyak dilakukan secara digital,” ujarnya dala.

Adapun kontribusi BUMN yang akan dimonitor melalui platform PaDi UMKM meliputi info penjualan UMKM (gathering info seller UMKM), enabler e-commerce dengan mengintegrasikan marketplaceB2B Store, menerima data hasil e-procurement BUMN, serta memudahkan monitoring kontribusi BUMN belanja ke UMKM, dan monitoring penyaluran fasilitas permodalan/pembiayaan UMKM.

Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah yang turut hadir dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menyatakan komitmen penuh Telkom menyukseskan program pemerintah khususnya Kementerian BUMN dalam mendigitalkan UMKM. “Sejalan dengan fokus Pemerintah untuk terus memastikan UMKM tetap tumbuh dan produktif, Telkom melalui infrastruktur dan layanan ICT siap memastikan kesukseskan PaDi UMKM. Semoga ini dapat terus memajukan roda perekonomian Indonesia ke depan,” ungkap Ririek.

Di Indonesia saat ini terdapat tidak kurang dari 23 juta pelaku UMKM, sedangkan yang bernaung di bawah delapan BUMN sebanyak 17.000. Secara bertahap diharapkan 17.000 pelaku UMKM tersebut dapat bergabung di PaDi UMKM dan menjadi vendor BUMN. Asal tahu saja, PaDi UMKM sendiri merupakan sebuah platform digital yang mempertemukan UMKM dengan BUMN guna mengoptimalkan, mempercepat, dan mendorong efisiensi transaksi belanja BUMN pada UMKM, serta memperluas dan mempermudah UMKM mendapatkan akses pembiayaan. Di samping itu bagi Kementerian BUMN, platform ini membantu memonitoring belanja BUMN pada UMKM.

Dalam PaDI UMKM, Telkom berperan sebagai Data Centralized Agregator termasuk B2B PaDi UMKM. Sementara itu, 8 (delapan) BUMN yakni PP, Waskita, Wika, Pupuk Indonesia, Pertamina, BRI, Pegadaian, dan PNM akan bertindak sebagai Top Pilot pada delapan kelompok kegiatan UMKM, termasuk Rumah Kreatif BUMN (RKB) dan Community Development Center (CDC) masing-masing BUMN. Selanjutnya tiga BUMN akan bertindak sebagai lembaga pembiayaan, yakni BRI, Pegadaian, dan PNM.

BERITA TERKAIT

Kampanyekan Peduli Lingkungan - Lagi, Sinar Mas Land Gelar Festival Hijau BSD City

Menjaga keseimbangan bisnis dengan alam terus dilakukan perusahaan pengembang properti ternama PT Sinar Mas Land dengan berbagai kegiatan tanggung jawab…

Serahkan Kendaraan Operasional - Komitmen YDBA Bangun Kemandirian UKM Manufaktur

Membantu daya saing pelaku usaha kecil menengah (UKM) di tengah pandemi Covid-19 menjadi perhatian Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA). Berangkat…

Kampanyekan Misi Kemanusiaan Lawan Pandemi - Gotong Royong Bantu Ekonomi Masyarakat dan Pesantren

Semangat gotong royong dalam menangani pandemi Covid-19 sangat dibutuhkan. Apalagi, pandemi ini tidak hanya menjadi tanggung jawab masyarakat tetapi semua…

BERITA LAINNYA DI CSR

Kampanyekan Peduli Lingkungan - Lagi, Sinar Mas Land Gelar Festival Hijau BSD City

Menjaga keseimbangan bisnis dengan alam terus dilakukan perusahaan pengembang properti ternama PT Sinar Mas Land dengan berbagai kegiatan tanggung jawab…

Serahkan Kendaraan Operasional - Komitmen YDBA Bangun Kemandirian UKM Manufaktur

Membantu daya saing pelaku usaha kecil menengah (UKM) di tengah pandemi Covid-19 menjadi perhatian Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA). Berangkat…

Kampanyekan Misi Kemanusiaan Lawan Pandemi - Gotong Royong Bantu Ekonomi Masyarakat dan Pesantren

Semangat gotong royong dalam menangani pandemi Covid-19 sangat dibutuhkan. Apalagi, pandemi ini tidak hanya menjadi tanggung jawab masyarakat tetapi semua…