Trafik Layanan Data XL Axiata Naik 10%

NERACA

Jakarta – Sepekan penerapan kerja dan belajar dari rumah, PT XL Axiata Tbk (EXCL) mencatatkan lonjakan trafik data yang signifikan yaitu rata-rata sebesar 10% dibandingkan hari normal pada trafik penggunaan seluruh layanan data dalam cakupan nasional. Akses ke aplikasi-aplikasi penunjang kerja dan belajar dari rumah menjadi favorit pelanggan, dengan kenaikan trafik tertinggi sebesar 48%. Sementara itu, berdasarkan lokasi, Jabodetabek mencatat kenaikan trafik sebesar 6%.

(Plt) Chief Teknologi Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, di luar Lebaran dan Natal/Tahun Baru, ini adalah kenaikan trafik data yang tertinggi.“Kenaikan trafik tertingginya mencapai 15% dibanding hari biasa. Pemicunya terutama adalah akses ke layanan data penunjang bekerja dan belajar dari rumah,”ujarnya.

Selain itu, program dukungan XL Axiata dengan memberikan free 2GB per hari untuk akses ke layanan data tertentu itu juga telah dimanfaatkan secara maksimal oleh pelanggan di berbagai daerah. Kedepan, perseroan akan terus memantau situasi dan kondisi yang ada, untuk menyiapkan jaringan lebih lanjut sebagai antisipasi dalam menghadapi segala kemungkinan yang muncul di hari-hari mendatang.

Gede menambahkan, hingga sepekan terakhir, pihaknya belum menambah kapasitas jaringan yang ada karena memang sudah dipersiapkan untuk bisa menampung kenaikan trafik hingga 2x dari trafik hari normal. Meski demikian, opsi untuk meningkatkan kapasitas selalu terbuka kapan saja dengan menyesuaikan pada kebutuhan pelanggan. Selain itu, XL Axiata juga siap menjaga kualitas jaringan dengan mengerahkan semua kemampuan seperti layaknya saat menghadapi lonjakan trafik Lebaran.

Beberapa langkah di antaranya adalah mengerahkan mobile BTS (MBTS) untuk lokasi-lokasi yang memerlukan, juga melakukan rekayasa pengalihan trafik ke jaringan yang lebih longgar. Layanan data yang paling tinggi kenaikannya berturut-turut menurut jenisnya adalah Ruang Guru 48%, Netflix 46%, Facebook 11%, Whatsapp 10% dan Mobile Legend 8%. Khusus aplikasi-aplikasi yang mendukung bekerja dan belajar dari rumah, selain Ruang Guru, kenaikan trafik yang tinggi juga terjadi pada Google Classroom 2.354%, Brainly 84%, Zenius 54%, dan Udemy 44%.

Untuk media sosial, di mana masyarakat dan pelanggan banyak memantau perkembangan dan informasi terkait wabah Covid-19, kenaikan trafik terjadi pada Facebook sebesar 11 %, Instagram 2%, Youtube 3%, dan Twitter 3%. Akses ke web browsing juga ikut meningkat, yaitu sebesar 2%, termasuk ke website-website yang menyediakan informasi seputar Covid-19. Aplikasi berbagai media massa online yang menyediakan berita-berita update tentang peristiwa besar ini juga meningkat signifikan, yaitu rata-rata sebesar 8%. 

BERITA TERKAIT

Bidik Peluang Saat Pandemi - Blue Bird Kembangkan Bisnis Logistik

NERACA Jakarta – Merespon kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid dua, PT Blue Bird Tbk membaca peluang bisnis dengan…

Besar Permintaan Saat Pandemi - Itama Ranoraya Fokus Jualan Plasma

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis, PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) memfokuskan penjualan perangkat dan berbagai alat penunjang terapi Plasma…

Tingkatan Keamanan Informasi - PT KBI Sertifikasi ISO 27001: 2013

NERACA Jakarta - PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau KBI meraih sertifikasi ISO 27001 : 2013 tentang Manajemen Sistem Keamanan…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Bidik Peluang Saat Pandemi - Blue Bird Kembangkan Bisnis Logistik

NERACA Jakarta – Merespon kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid dua, PT Blue Bird Tbk membaca peluang bisnis dengan…

Besar Permintaan Saat Pandemi - Itama Ranoraya Fokus Jualan Plasma

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis, PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) memfokuskan penjualan perangkat dan berbagai alat penunjang terapi Plasma…

Tingkatan Keamanan Informasi - PT KBI Sertifikasi ISO 27001: 2013

NERACA Jakarta - PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau KBI meraih sertifikasi ISO 27001 : 2013 tentang Manajemen Sistem Keamanan…