Rumah Singgah Pemkot Sukabumi di Bandung Tampung 414 Pasien - Setahun Dibangun

Rumah Singgah Pemkot Sukabumi di Bandung Tampung 414 Pasien

Setahun Dibangun

NERACA

Sukabumi - Rumah singgah yang didirikan oleh Pemkot Sukabumi di Jl. Mulyasari Kecamatan Sukajadi Kota Bandung, keberadaanya sangat membantu masyarakat asli Kota Sukabumi ketika akan berobat atau mendapatkan rujukan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Semenjak didirikanya pada November 2018 tahun lalu, sampai saat ini rumah singgah tersebut teleh menerima pasien layanan inap sekitar 414 orang. Dengan usia yang berbeda-beda mulai dari balita hingga lansia."Didirikanya rumah singgah itu untuk melayani masyarakat yang mendapatkan rujukan ke RSHS Bandung, dan Masyarakat tersebut bisa menginap di rumah singgah yang sudah disedikan oleh Pemkot Sukabumi," ujar Kasubag Humas Pemkot Sukabumi Ross Pristianasari kepada Neraca, Rabu (11/12).

Ross menambahkan, program yang digulirkan tersebut, merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakatnya. Selain itu juga sambung Ross, Pemkot tidak mau melihat ada masyarakat yang dirujuk ke RSHS namun kesulitan untuk menginap, sehingga menambah permasalahan bagi mereka. Mungkin dengan adanya rumah singgah ini setidaknya bisa meringankan beban pasien dan juga keluarganya. 

"Untuk mendapatkan layanan ini tentunya ada syaratnya adalah penduduk asli Kota Sukabumi yang ditunjukkan dengan KTP Kota Sukabumi. Selain itu dilengkapi dengan surat keterangan dokter tentang penyakit atau salinan diagnostik," kata Oci demikian sapaan akrabnya.

Layanan inap, tambah teh Oci, rumah singgah Pemkot Sukabumi juga menyediakan layanan ambulans yang siap mengantar pasien dari ke Rumah Singgah ke Rumah Sakit, juga sebaliknya. Dalam Periode yang sama, layanan Ambulans tersebut telah melayani 415 pasien.

"Pengguna manfaat layanan ambulans memang lebih banyak. Karena tidak hanya melayani yang ke Rumah Singgah. Tapi melayani antar dan jemput warga Sukabumi dari RS ke tempat tujuan lain, seperti ke travel atau terminal," bebernya.

Program ini juga merupakan kerjasama antara Pemkot Sukabumi dengan Rumah Zakat."Alhamdulillah Rumah Singgah Kota Sukabumi sudah banyak melayani masyarakat. Setidaknya dengan ada Rumah Singgah di Bandung, masyarakat Sukabumi tidak perlu lagi kebingungan mencari tempat menginap," pungkasnya. Arya

 

BERITA TERKAIT

Kunci Pemda Gerakkan Ekonomi Daerah di Tengah Covid-19

NERACA Jakarta - Walikota Bogor, Bima Arya mengatakan kolaborasi antar pengusaha, pemerintah dan masyarakat adalah kunci agar Bogor tidak kembali…

Masyarakat Harus Waspada Sebaran Covid - Kuningan Kini Masuk Zona Orange

NERACA   Kumingan - Kasus Covid-19 di Kabupaten Kuningan terus mengalami fluktuatif, dan saat ini kembali masuk ke zona orange,…

Harga Pupuk Naik, Sejumlah Petani di Kota Sukabumi Mengeluh

NERACA Sukabumi - Sejumlah petani padi di Kota Sukabumi terpaksa harus menghentikan kegiatan produksinya. Hal itu dipicu oleh naiknya beberapa…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

Kunci Pemda Gerakkan Ekonomi Daerah di Tengah Covid-19

NERACA Jakarta - Walikota Bogor, Bima Arya mengatakan kolaborasi antar pengusaha, pemerintah dan masyarakat adalah kunci agar Bogor tidak kembali…

Masyarakat Harus Waspada Sebaran Covid - Kuningan Kini Masuk Zona Orange

NERACA   Kumingan - Kasus Covid-19 di Kabupaten Kuningan terus mengalami fluktuatif, dan saat ini kembali masuk ke zona orange,…

Harga Pupuk Naik, Sejumlah Petani di Kota Sukabumi Mengeluh

NERACA Sukabumi - Sejumlah petani padi di Kota Sukabumi terpaksa harus menghentikan kegiatan produksinya. Hal itu dipicu oleh naiknya beberapa…