Kini, Kabupaten Sukabumi Berusia 149 Tahun

Kini, Kabupaten Sukabumi Berusia 149 Tahun

NERACA

Sukabumi – Ada yang berbeda dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi kali ini. Biasanya peringatan Hari Jadi diperingai setiap 1 Oktober, kini berubah menjadi tanggal 10 September setiap tahunnya. Usianya pun berubah, kini Kabupaten Sukabumi 149 tahun, bukan lagi 74 tahun.

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami dalam keterangannya kemarin menyebutkan, perubahan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi, merupakan pelurusan sejarah yang sebenarnya.“Dan sudah ditetapkan melalui Perda Kabupaten Sukabumi nomor 14 tahun 2014 sekaligus merevisi Keputusan DPRD Kabupaten DT II Sukabumi nomor 02 tahun 1993, tentang penetapan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi, di mana 10 September 1870 awal berdirinya Kabupaten Sukabumi,” terang Marwan.

Perubahan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ini, kata dia, sudah melalui kajian sejarah dan akademik dengan melibatkan guru besar ilmu Sejarah Universitas Padjadjaran (Unpad), Prof. Nina Herlina, pakar hukum Unpad, Prof. Hernadi Affadi, dan Pakar Sosiologi Unpad, Ade Kartawinata, untuk membuat naskah akademis, sesuai Peratuan Pemerintah Tahun 2011.

Hasil kajian tersebut, imbuh Marwan diajukan ke DPRD Kabupaten Sukabumi, untuk dijadikan pertimbangan, dan telah dilakukan seminar uji publik naskah akademik.“Berdasarkan data yang ada, Bupati Sukabumi pertama adalah putra daerah, dan bukan dari Belanda. Selama ini, Hari Jadi Kabupaten Sukabumi didasarkan perebutan Gedung Juang yang berkaitan dengan perjuangan Bojongkokosan,” jelas dia.

Perubahan Hari Jadi ini, kata dia, pelurusan sejarah yang lebih baik bagi generasi berikutnya.“Kalau mau lebih baik, maka luruskan dengan baik,” katanya. Ron

 

BERITA TERKAIT

Dewan Sukabumi Siap Bantu Pemda dalam Program PEN

NERACA Sukabumi - Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) merupakan salah satu rangkaian kegiatan untuk mengurangi dampak Covid-19 terhadap perekonomian. Untuk…

Pemprov Banten Terima Bantuan 6.000 Liter Minyak Goreng dari BEI

NERACA Serang - Pemprov Banten menerima bantuan 6.000 liter minyak goreng dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), untuk dibagikan kepada…

Menteri LHK: Yakinkan Kerja Lapangan Aktivitas Transisi Adaptasi

NERACA Wonosobo - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, meninjau dan mengawasi langsung, kegiatan lapangan meliputi kerja bangunan…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

Dewan Sukabumi Siap Bantu Pemda dalam Program PEN

NERACA Sukabumi - Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) merupakan salah satu rangkaian kegiatan untuk mengurangi dampak Covid-19 terhadap perekonomian. Untuk…

Pemprov Banten Terima Bantuan 6.000 Liter Minyak Goreng dari BEI

NERACA Serang - Pemprov Banten menerima bantuan 6.000 liter minyak goreng dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), untuk dibagikan kepada…

Menteri LHK: Yakinkan Kerja Lapangan Aktivitas Transisi Adaptasi

NERACA Wonosobo - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, meninjau dan mengawasi langsung, kegiatan lapangan meliputi kerja bangunan…