DEWA Catatkan Overburden Tumbuh 26,24%

NERACA

Jakarta – Sampai dengan Februari 2020, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) membukukan peningkatan volume pengupasan tanah (overburden removal/OB) sebesar 26,24% menjadi 21,55 juta bank cubic meter (bcm), dibandingkan periode sama tahun lalu mencapai 17,07 bcm. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Namun demikian volume OB perseroan bulan Februari 2020 turun sekitar 5,3% menjadi 10,48 juta bcm, dibandingkan perolehan periode sama Januari 2020 sebanyak 11,07 bcm. Corporate Secretary Darma Henwa, Mukson Arif Rosyidi mengatakan, penurunan jumlah volume pada Februari akibat kondisi cuaca berat yang terjadi awal tahun. Maka terlepas dari hal tersebut pengupasan tanah perseroan meningkat sebesar 31,69% dibandingkan dengan Februari 2019. Meski kondisi cuaca mempengaruhi kinerja produksi perseroan, lanjutnya, Darma Henwa masih berhasil mencetak kenaikan pengiriman batu bara pada Februari sebesar 26,71% menjadi 1,51 juta ton, dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya yang memperoleh 1,18 juta ton.

Mukson Arif menambahkan, tercatat secara year to date atau hingga Ferbruari 2020, pengiriman batu bara (coal delivery) tumbuh 29,64% menjadi 2,93 juta ton, dibandingkan periode sama tahun 2019 yang membukukan 2,26 juta ton. Rasio pengupasan di Februari 2020 mencapai 9,79 untuk tambang batu bara Bengalon di Kalimantan Timur, 4,13 untuk tambang batubara Asam Asam di Kalimantan Selatan, dan 7,30 untuk tambang batubara Satui di Kalimantan Selatan.

Perseroan sebelumnya sudah memenangkan tender proyeksi seksi II tambang leadzinc di Sumatera Utara milik PT Dairi Prima Mineral (DPM). Nilai pengerjaan dari proyek tersebut mencapai US$ 23,5 juta. Mukson Arif mengatakan, ruang lingkup pekerjaan dari proyek tambang tersebut adalah earthworks, sipil/konstruksi, instalasi mekanikal dan elektrikal. Adapun periode pengerjaan proyek akan berlangsung selama 12 bulan. Di sisi lain, perseroan juga mendapatkan tambahan pekerjaan pembangunan gobion retaining wall serta jalan tambang dan site leveling pada tambang leadzinc di Sumatra Utara.

Sebagai tahap awal, Darma Henwa akan memulai pengerjaan gobion retaining wall dan slope protection. Kemudian dilanjutkan pengerjaan jalan tambang dan site levelling.

BERITA TERKAIT

Sentimen Stimulus Pemerintah - Laju IHSG Berhasil Balik Arah Ke Zona Hijau

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/4) kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup…

Latinusa Bukukan Untung US$ 2,68 Juta

NERACA Jakarta - Emiten pengolahan pelat timah PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) atau Latinusa membalikkan posisi rugi tahun lalu…

Laba Bersih Alfamart Melesat Tajam 71,11%

NERACA Jakarta - PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) membukukan kenaikan laba 2019 sebesar 71,11% menjadi Rp1,11 triliun dari periode…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Propinsi Ini Paling Rentan Terhadap Covid-19

Masifnya penyebaran virus corona (Covid-19) telah berdampak pada lemahnya perekonomian dalam negeri dan memberikan kekhawatiran para pelaku ekonomi. Berdasarkan Katadata…

Sentimen Stimulus Pemerintah - Laju IHSG Berhasil Balik Arah Ke Zona Hijau

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/4) kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup…

Latinusa Bukukan Untung US$ 2,68 Juta

NERACA Jakarta - Emiten pengolahan pelat timah PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) atau Latinusa membalikkan posisi rugi tahun lalu…