Pemkot Depok Dorong Pelaku Usaha Pasarkan Produk ke Luar Negeri

Pemkot Depok Dorong Pelaku Usaha Pasarkan Produk ke Luar Negeri

NERACA

Depok - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Depok Jawa Barat mendorong para pelaku usaha di kota setempat memasarkan produknya ke pasar global atau pasar luar negeri.

"Beberapa produk Depok sudah ada yang siap ekspor. Untuk mewujudkan itu, kami fasilitasi mereka pelatihan selama tiga hari. Kami bekerjasama langsung dengan Kementerian Perdagangan," kata Kepala Disperdagin Kota Depok, Zamrowi Hasan di Depok, Kamis (12/3).

Disperdagin memberikan pelatihan teknik ekspor dan impor kepada 30 pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) agar mereka memahami dan bisa meluaskan pasar produknya ke luar negeri.

Zamrowi mengatakan puluhan pelaku IKM yang dilatih berasal dari berbagai bidang usaha. Di antaranya, fashion, kerajinan tangan (craft), kuliner, dan alat-alat kesehatan.

"Diharapkan lewat pelatihan ini ada penerus produk Depok go internasional lagi. Sebelumnya, sudah ada rempah-rempah milik pelaku IKM yang sudahdi ekspor ke berbagai negara," katanya.

Sementara itu, salah satu narasumber dari Kementerian Perdagangan, Tusti Isriani mengemukakan, pelatihan tersebut diadakan selama tiga hari yaitu mulai sejak tanggal 9 hingga 11 Maret 2020. Adapun materi yang disampaikan mengenai teknik ekspor dan impor serta penghitungan biaya ekspor.

Para pelaku usaha minimal harus mengetahui International Commercial Terms (Incoterms) yakni istilah dalam perdagangan internasional. Mereka harus tahu cara ekspor itu melalui jalur mana saja, dan bagaimana penghitungannya. Minimal teliti dalam penghitungan modal usaha sebelum eskpor.

Pelatihan teknik ekspor-impor yang yang rutin dilaksanakan oleh Dinas perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Depok diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) untuk memasarkan produknya ke pasar global. Ant

BERITA TERKAIT

AIA DigiBuy, Perlindungan Asuransi Tanpa Harus Bertemu dengan Tenaga Pemasar

AIA DigiBuy, Perlindungan Asuransi Tanpa Harus Bertemu dengan Tenaga Pemasar NERACA Jakarta – Di tengah mewabahnya virus Covid-19, seluruh elemen…

Di Kota Sukabumi Satu Orang Dinyatakan Positif Covid-19

Di Kota Sukabumi Satu Orang Dinyatakan Positif Covid-19   NERACA Sukabumi - Walikota Sukabumi Achmad Fahmi mengakui satu warga asal Kota…

BPS: Sebanyak 1,6 Juta Penduduk Sumsel Akses Sensus Online

BPS: Sebanyak 1,6 Juta Penduduk Sumsel Akses Sensus Online   NERACA Palembang - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 1,6 juta…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

RS Darurat Wisma Atlet Terima Bantuan dari Donatur

Jakarta-Puluhan masyarakat dari berbagai elemen maupun perusahaan memberikan bantuan kemanusian kepada pasien dan tim medis maupun relawan yang menangani Covid…

20 Pasien ODP dan PDP RSD Wisma Atlet Negatif, Boleh Pulang

Jakarta-Sejak dibukanya Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet yang berada di Kemayoran Jakarta Pusat pada 23 Maret 2020, sampai Sabtu…

Dukung RS BUMN Perangi Covid-19, PT JIEP Bantu Ketersediaan Logistik RS Pelni

Dukung RS BUMN Perangi Covid-19, PT JIEP Bantu Ketersediaan Logistik RS Pelni NERACA Jakarta - Pengembang sekaligus pengelola Kawasan Industri…