Walikota Sukabumi Siapkan Anggaran untuk Tangani Covid-19

Walikota Sukabumi Siapkan Anggaran untuk Tangani Covid-19

NERACA

Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menyiapkan anggaran untuk tangani Covid-19. Anggaran tersebut akan diambil dari Belanja Tak Terduga (BTT) serta bersumber dari pergeseran-pergeseran anggaran lainya.

"Pemerintah pusat memberikan keluasan ke daerah untuk menggunakan BTT serta anggaran lainya untuk tangani Covid-19," ujar Walikota Sukabumi Achmad Fahmi kepada Neraca, saat di temui di Balaikota Sukabumi, Senin (23/3).

Meskipun saat ini anggaran yang disiapkan belum muncul besaranya, namun kata Fahmi, dukungan anggaran yang dimaksud salah satu bentuk untuk memutus mata rantai Covid-19."Kita masih menunggu dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, seperti Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit, berapa besaranya," ungkap Fahmi.

Fahmi mengungkapkan, jika melihat dari APBD sekarang, BTT hanya sebesar Rp1,5 miliar. Makanya, aku Fahmi, sebagai tambahan, pihaknya juga akan menggunakan pegeseran anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Bantuan Gubernur."Kalau BTT sebesar Rp1,5 miliar tersebut sangat sulit untuk dikatakan cukup, untuk itu saya sudah minta izin menggunakan DAK dan Bantuan gubernur. Alhamdulillah diizinkan," terang Fahmi.

Sementara itu terkait perkembangan Orang Dalam Pemantauan (ODP) per 23 Januari 2020 pukul 12.00, sebanyak 64 orang, 28 orang selesai pemantauan dan tersisa sebanyak 36 orang."Kalau untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 4 orang," tuturnya.

Untuk itu, upaya Pemkot Sukabumi dalam penanganan Covid-19, terus digalakan, seperti memberikan informasi dan menyampaikan edukasi kepada masyarakat, kemudian meminta agar masyarakat sebaiknya diam di rumah jika tidak memiliki kepentingan mendesak, serta menjauh dari kerumunan."Selain itu kita juga melakukan penyemprotan disinfektan ke wilayah-wilayah sangat rentan, seperti Jalan A. Yani dan wilayah Pasar. Termasuk kita juga sudah menempatkan di empat titik wastafel portable. Salah satunya di sekitar Lapang Merdeka Kota Sukabumi," pungkas Fahmi. Arya

BERITA TERKAIT

Legislator : Tol Serang-Panimbang Tumbuhkan Ekonomi Banten Selatan

Legislator : Tol Serang-Panimbang Tumbuhkan Ekonomi Banten Selatan NERACA  Lebak - Anggota DPRD Lebak Musa Weliansyah mengatakan pembangunan jalan tol…

YLK Sumsel Imbau Masyarakat Waspadai Makanan Kedaluwarsa

YLK Sumsel Imbau Masyarakat Waspadai Makanan Kedaluwarsa NERACA  Palembang - Pengurus Yayasan Lembaga Konsumen (YLK) Sumatera Selatan (Sumsel) mengimbau masyarakat…

KSP Bali Kencana Berharap Penangguhan Pembayaran 1 Tahun - Wabah Covid-19 Belum Berakhir

KSP Bali Kencana Berharap Penangguhan Pembayaran 1 Tahun   Wabah Covid-19 Belum Berakhir NERACA Jakarta - Sejarah ekonomi dunia tahun 2020…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Kepedulian Masyarakat Membantu RS Darurat Wisma Atlet

Jakarta-Kepedulian masyarakat terhadap RS Darurat Wisma Atlet hingga saat ini masih terus berdatangan. Hal ini memperlihatkan sikap yang sangat positif…

Kunjungan Menteri PMK ke RSD Wisma Atlet Kemayoran

Jakarta-Komando tugas gabungan terpadu operasi penanganan pasien covid-19 wisma atlet kemayoran (Kogasgabpad) yang merupakan gabungan TNI, Polri dan Kementerian, diantaranya…

Sentimen Positif Ubah Mall Jadi Rumah Sakit, Saham LPKR Terapresiasi Hingga 22%

Sentimen Positif Ubah Mall Jadi Rumah Sakit, Saham LPKR Terapresiasi Hingga 22%  NERACA Jakarta - Saham PT Lippo Karawaci Tbk…