JW Smart Office Beroperasi, Capri Nusa Genjot Pendapatan

NERACA

Jakarta – Salah satu proyek milik PT Capri Nusa Satu Properti, Tbk (CPRI) yang terletak di Jatiwaringin, Jakarta Timur yakni, JW Smart Office Tower & Convention Hall di Jatiwaringin, Jakarta Timur mulai beroperasi pada April 2020. Dengan mulai beroperasinya JW Smart Office Tower & Convention Hall, perseroan langsung tancap gas genjot pendapatan. Melalui proyek ini, Direktur Utama PT Capri Nusa Satu Properti Tbk, Jansen Surbakti menargetkan pendapatan mencapai Rp 10 Miliar, dengan target laba sebesar Rp 5 Miliar - Rp 6 Miliar pada akhir tahun 2020.

"Itu kalau kita proyeksikan JW Smart & Convention Hall sampai akhir tahun 2020 ya, tapi kalau JW sudah beroperasi selama satu tahun, lain cerita, potensi pendapatannya bisa mencapai Rp 20 Miliar dengan tingkat okupansi 60 sampai 70 persen", katanya, seperti dikutip dalam keterangannya, akhir pekan kemarin.

Untuk itu, Dia optimis fundamental perusahaan akan menguat beberapa tahun yang akan datang seiring dengan mulai beroperasinya proyek-proyek perusahaan. Menurut Jansen, dalam jangka panjang Capri Nusa akan fokus pada pendapatan berkelanjutan (recurring income) yang diproyeksikan terus meningkat setiap tahunnya dan potensi nilai aset yang meningkat ribuan persen hingga 20 tahun mendatang.

"Fundamental perusahaan tentu semakin kuat, kami juga tidak memiliki beban keuangan atau hutang, jadi fokus kami ya kejar pendapatan. Proyek JW Smart Office & Convention Hall ini, ditambah proyek di Atuh kalau sudah mulai beroperasi, potensi pendapatannya sekitar Rp 80 Miliar sampai Rp 100 Miliar per tahun dan bisa terus meningkat", ungkap Jansen Surbakti.

Selain itu menurut Dia, perseroan juga masih memiliki land bank yang cukup besar di Nusa Penida untuk rencana ekspansi berkesinambungan. Adapun jika seluruh proyek telah beroperasi, proyeksi total aset yang akan dimiliki Capri Nusa seluruhnya diperkirakan hampir mencapai Rp 300 Miliar pada tahun 2021.

JW Smart Office merupakan gedung perkantoran dan gedung pertemuan ini menempati area seluas 2.940 meter persegi dengan total luas bangunan 4.394 meter persegi. Proyek ini merupakan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum (IPO) saham CPRI pada tahun 2019 lalu.

"JW Smart Office Tower & Convention Hall mulai beroperasi pada April 2020, lokasinya strategis di kawasan pusat bisnis Jakarta Timur, akses transportasi LRT (Light Rail Transit) yang mudah dijangkau dan kualitas bangunan kantor juga dilengkapi smart technology yang tentu sangat disukai pebisnis muda yang aktif dan dinamis. Sementara JW Convention Hall adalah convention hall yg terbaik dan termewah di kelasnya di daerah Jakarta Timur", paparnya.

Adapun harga sewa ruang perkantoran di mini office tower tersebut berkisar antara Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu per meter persegi. Sementara convention hall dapat digunakan untuk beragam aktifitas meeting, incentives, conferences, and exhibition (MICE) dengan kapasitas daya tampung hingga 1000 sampai 1500 orang. "Untuk ruang kantor kami targetkan tingkat okupansinya mencapai 75 persen - 80 persen hingga akhir tahun 2020, sementara untuk convention hall bisa mencapai 60 persen di tahun pertama", ujar Jansen.

Lebih lanjut, Jansen menjelaskan bahwa penyewa ruang kantor adalah perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha kontraktor, jasa konsultasi dan Food & Beverage. Sementara untuk penyewa convention hall, sebagian besar adalah pesta pernihakan, khususnya masyarakat Sumatera Utara yang berdomisili di sekitar Jakarta Timur, penyewa lainnya adalah universitas untuk acara wisuda dan dari kalangan korporasi plat merah. Oleh karena itu, perseroan juga berencana garap jasa katering guna mendukung kebutuhan convention hall.

BERITA TERKAIT

Modena Kenalkan Mesin Cuci Pembasmi Virus

    NERACA   Jakarta - Di tengah situasi penyebaran virus Corona (COVID-19) yang makin tak terkendali, masyarakat dituntut kian…

Anggaran Pembangunan Ibukota Baru Minta Dialihkan untuk Beli APD Tenaga Medis

    NERACA   Jakarta - Sekjen Gerakan Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS), Hardjuno Wiwoho meminta pemerintah merealokasikan semua dana pengembangan…

Kebijakan Penanganan Covid 19 Harus Berbasis Riset

    NERACA   Jakarta - Kebijakan pemerintah dalam menangani wabah virus corona (Covid 19) yang telah menewaskan ratusan jiwa…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Herborist Pasok 2500 Liter Hand Sanitizer ke RSPAD Gatot Soebroto

    NERACA   Jakarta - Pada awal Maret 2020, Presiden Joko Widodo, telah mengumumkan mulai terdapat orang yang dinyatakan…

Modena Kenalkan Mesin Cuci Pembasmi Virus

    NERACA   Jakarta - Di tengah situasi penyebaran virus Corona (COVID-19) yang makin tak terkendali, masyarakat dituntut kian…

Anggaran Pembangunan Ibukota Baru Minta Dialihkan untuk Beli APD Tenaga Medis

    NERACA   Jakarta - Sekjen Gerakan Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS), Hardjuno Wiwoho meminta pemerintah merealokasikan semua dana pengembangan…