Didukung Konglomerasi Jepang, Lippo Karawaci Majukan Layanan Kesehatan Nasional

Didukung Konglomerasi Jepang, Lippo Karawaci Majukan Layanan Kesehatan Nasional

NERACA

Jakarta - Kinerja PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) dalam jangka panjang diprediksi akan semakin moncer. Paling anyar, LPKR dan Marubeni Corporation (Marubeni), konglomerasi terbesar kelima di Jepang, menjalin aliansi kerja sama strategis untuk majukan industri layanan kesehatan nasional.

Marubeni mengakuisisi 5% kepemilikan di PT Siloam International Hospitals (Siloam) dan akan menjadi pemilik minoritas. Sementara itu, kepemilikan saham LPKR di Siloam tidak berubah, tetap menjadi pemilik mayoritas.

John Riady CEO LPKR menyampaikan, layanan kesehatan dan Siloam merupakan bagian inti dari bisnis Lippo Karawaci. Karena itu, LPKR menyambut baik kerja sama baru dengan Marubeni yang akan memajukan layanan kesehatan Siloam dan memperbaiki kondisi kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

John menyampaikan, ia sependapat dengan pandangan sejumlah pengamat bahwa saat ini pasar kesehatan Indonesia sebagai salah satu yang paling attractive, underpenetrated dan dengan potensi yang besar.

Karena itu, LPKR akan turut memajukan sektor kesehatan nasional melalui Siloam. John menegaskan, kerja sama LPKR dan Marubeni merupakan bukti nyata sekaligus mendemonstrasikan posisi Siloam sebagai market leader di industri kesehatan Indonesia.

“Siloam sendiri adalah market leader di industri kesehatan nasional dengan jaringan rumah sakit terluas di Indonesia,” tegas John, Selasa (25/2).

Saat ini, Siloam didukung lebih dari 13.000 dokter dan tenaga ahli kesehatan, 36 rumah sakit dan 7.557 tempat tidur di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Masayuki Omoto, Chief Operating Officer Marubeni menambahkan, Marubeni bersyukur dapat mengembangkan dukungan bagi layanan kesehatan di Indonesia, dimana merupakan salah satu pasar layanan kesehatan yang paling berkembang di seluruh dunia.

“Marubeni memiliki keyakinan dan kepercayaan tinggi mengenai masa depan kerja sama strategis kami dengan Lippo dan Siloam,” tegas Masayuki Omoto.

Selain akuisisi saham minoritas, LPKR dan Marubeni juga menandatangani MoU untuk kembangkan kerja sama di bidang infrastruktur kesehatan, investasi di area industri farmasi, pembangunan laboratorium dan industri terkait kesehatan lainnya.

Marubeni sendiri adalah konglomerasi Jepang yang bergerak di bidang perdagangan dan investasi. Marubeni telah mengembangkan divisi Next Generation Business Development Division untuk menyalurkan teknologi dan peralatan kesehatan terbaru dari Jepang ke berbagai penjuru dunia. Divisi dimaksud juga sedang kembangkan pemanfaatan jasa kesehatan menggunakan kecerdasan buatan atau AI.

Saat ini LPKR merupakan perusahaan properti terbesar di Indonesia berdasarkan total aset dan pendapatan. Binsis inti LPKR mencakup pembangunan perumahan urban, lifestyle malls dan layanan kesehatan. LPKR juga secara aktif terlibat dalam pengembangan terintegrasi, perhotelan, pengembangan dan manajemen perkotaan, serta layanan manajemen aset. Mohar/Iwan

BERITA TERKAIT

Sikapi Era Pandemi, Untuk Pertama Kali Kabupaten Tabanan Lakukan Sidang Paripurna Melalui Video Conference

Sikapi Era Pandemi, Untuk Pertama Kali Kabupaten Tabanan Lakukan Sidang Paripurna Melalui Video Conference NERACA Tabanan, Bali - Jika biasanya…

Kakesdam Jaya Ungkap Data Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet

Jakarta-Kepala Kesehatan Kodam Jaya (Kakesdam Jaya) Kolonel Ckm dr. Stefanus Dony memberikan keterangan pers tentang update terkini pasien yang terpapar…

Tingkatkan Imunitas Tubuh dengan Kurangi Konsumsi Gula

Tingkatkan Imunitas Tubuh dengan Kurangi Konsumsi Gula NERACA Jakarta - Status pandemi virus corona membuat banyak masyarakat harus berdiam diri…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Kelompok Tani Hutan Tetap Panen di Tengah Wabah Corona

Kelompok Tani Hutan Tetap Panen di Tengah Wabah Corona NERACA Bogor - Meski wabah virus Corona tengah merebak, Balai Diklat…

BKSDA Bengkulu Lepas Liar 56 Burung Dilindungi di Kawasan TNBBS

BKSDA Bengkulu Lepas Liar 56 Burung Dilindungi di Kawasan TNBBS NERACA Bengkulu - Sebanyak 56 ekor burung dilindungi, dilepasliarkan oleh…

Peran Wanita Telaten Dibalik Sukses Penangkaran Burung di Klaten

Peran Wanita Telaten Dibalik Sukses Penangkaran Burung di Klaten NERACA Klaten - Pepatah mengatakan, dibalik pria hebat terdapat seorang wanita…