Universitas Trisakti Sukses Gelar Jazz Song of Earth Festival

Universitas Trisakti Sukses Gelar Jazz Song of Earth Festival

NERACA

Jakarta - Universitas Trisaksi Jakarta, telah sukses menyelenggarakan event Lomba Cipta Lagu Bumi dan Lingkungan yang bertajuk “Jazz Song of Earth Festival”. Final Jazz Song of Earth Song Festival ini telah dilangsungkan di Auditorium Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, (FTKE), Universitas Trisakti, Jakarta, Sabtu (22/2) petang.

Setelah proses penjurian yang dilakukan oleh juri Candra Darusaman dan Andre Hehanusa, maka diputuskan kategori pemenang untuk lagu favorit Rumah Bersama, ciptaan Agus Guntoro dan Arief Mooyoto dengan penyanyi Grace Kathrine dari Universitas Trisakti Jakarta. Sedangkan penyanyi favorit diraih Grace Kathrine dari Universitas Trisakti Jakarta.

Selanjutnya juara 1 judul lagu Saatnya, ciptaan Stevanie June Jonas, penyanyi Stevanie June Jonas dari Universitas Hasanudin Makassar. Juara 2 judul lagu Niscaya, ciptaan Enci Madjid, penyanyi Sherly Novita dari Universitas Trisakti Jakarta, dan juara 3 judul lagu Bumi Kita, ciptaan D’bijou group dengan penyanyi Indah Puspitasari dari Universitas Trisakti Jakarta.

Selain didukung Lembaga Budaya Universitas Trisakti, Ikatan Alumni Geologi Trisakti, Himpunan Mahasiswa Tehnik Geologi FTKE-Usakti, dan Badan Ekonomi Kraetif Indonesia, acara ini didukung penuh oleh Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Dalam sambutan tertulis, Dirjen PPKL-KLHK, RM Karliansyah mengatakan, pihkanya sangat mendukung Trisakti untuk menggali kreativitas peningkatan kesadaran lingkungan ini dengan lomba lagu lagu lingkungan.

Momen ini sangat tepat karena baru saja kita memperingati musibah bencana longsoran TPA sampah Leuwigajah 21 Pebruari 2005.“Semoga lagu lagu dan kreativitas kaum milenial yang lain ini dapat membuat lingkungan menjadi lebih baik,” ujar Karliansyah.

Pengumuman Finalis

Sebelumnya pada 6 Februari 2020 di Coffee Club Plaza Senayan telah diumumkan finalis Jazz Song of Earth Song Festival. Lomba cipta lagu bergenre jaz bertemakan lingkungan hidup ini dilakukan oleh Andre Hehanussa melalui live streaming channel Youtube GM_Channel. Penjurian dilakukan oleh juri Candra Darusman dan Andre Hehanusa yang menilai berdasarkan penampilan peserta yang dikirimkan dalam bentuk video ke channel Youtube tersebut.

Tim Juri menilai berdasarkan kriteria meliputi harmoni yaitu antara musik pengiring, notasi dan lirik dengan kemampuan bercerita tentang konten yang dimaksud ke dalam notasi lagu.

Kemudian berdasarkan lirik yakni mengiaskan kekuatan alam Indonesia dan tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab selama ini. Lalu berdasarkan notasi yaitu kekuatan melodi lagu untuk memperkuat kedalaman lirik yang tercipta.

Penilaian juga berdasarkan notasi jazz yang dalam penjurian kali ini bobotnya disesuaikan dengan ekspresi dan musikalitas penciptanya. Dan terakhir penilaian berdasarkan cara mempersentasikannya dalam Youtube sehingga viewers-nya semakin besar Jakarta,

Dari penilaian ke dua juri tersebut, maka diperoleh 10 finalis yang kemudian berlomba di acara final. Ke-10 finalis adalah:

1. Senandung Lirih Kemarau , pencipta Agus Guntoro dan Arief Mooyoto , penyanyi Puspita Dinda dari Universitas Trisakti Jakarta.

2. Niscaya , pencipta Enci Madjid Penyanyi Sherly Novita dari Universitas Trisakti Jakarta.

3. Rumah bersama, pencipta Agus Guntoro dan Arief Mooyoto dengan penyanyi Grace Khatrine dari Universitas Trisakti Jakarta.

4. Saatnya, pencipta Stevani June Jonas , penyanyi Stevani June Jonas dari Universitas Hasanuddin Makasar.

5. Impian Generasi, pencipta Zim’s Uki dan Sabila Begum, penyanyi Sabila Begum dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

6. Indahkan Bumi, pencipta lirik Tjandrawati (Ichan), penyanyi Nisa Nurlatifa Rahma dari Universitas Pendidikan Indonesia Bandung.

7. Kabut Asap Hutanku, pencipta Irawan Wijayanto, penyanyi Yoga Pristiadinata dari Universitas Muhammadiyah Surakarta.

8. Lihatlah, pencipta Ismail Irianto dan Yollanda, penyanyi Yollanda Wulandari dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Serang.

9. Di Atas Segalanya , pencipta Enci Madjid, penyanyi Sofwan Idris, Universitas Trisakti Jakarta

10. Bumi Kita , pencipta d’bijou group, Yohanes Chandra, Christian Koresy, Dehan Hizkia.

Penyanyi Indah Aprilianti dari Universitas Trisakti Jakarta.

Mohar/Iwan

BERITA TERKAIT

Sikapi Era Pandemi, Untuk Pertama Kali Kabupaten Tabanan Lakukan Sidang Paripurna Melalui Video Conference

Sikapi Era Pandemi, Untuk Pertama Kali Kabupaten Tabanan Lakukan Sidang Paripurna Melalui Video Conference NERACA Tabanan, Bali - Jika biasanya…

Kakesdam Jaya Ungkap Data Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet

Jakarta-Kepala Kesehatan Kodam Jaya (Kakesdam Jaya) Kolonel Ckm dr. Stefanus Dony memberikan keterangan pers tentang update terkini pasien yang terpapar…

Tingkatkan Imunitas Tubuh dengan Kurangi Konsumsi Gula

Tingkatkan Imunitas Tubuh dengan Kurangi Konsumsi Gula NERACA Jakarta - Status pandemi virus corona membuat banyak masyarakat harus berdiam diri…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Kelompok Tani Hutan Tetap Panen di Tengah Wabah Corona

Kelompok Tani Hutan Tetap Panen di Tengah Wabah Corona NERACA Bogor - Meski wabah virus Corona tengah merebak, Balai Diklat…

BKSDA Bengkulu Lepas Liar 56 Burung Dilindungi di Kawasan TNBBS

BKSDA Bengkulu Lepas Liar 56 Burung Dilindungi di Kawasan TNBBS NERACA Bengkulu - Sebanyak 56 ekor burung dilindungi, dilepasliarkan oleh…

Peran Wanita Telaten Dibalik Sukses Penangkaran Burung di Klaten

Peran Wanita Telaten Dibalik Sukses Penangkaran Burung di Klaten NERACA Klaten - Pepatah mengatakan, dibalik pria hebat terdapat seorang wanita…