Dewan Komisaris PTPP Tegaskan Pentingnya Tiga Aspek - Jaga Keberlangsungan Bisnis

NERACA

Jakarta – Memastikan hasil yang berkualitas dan zero acident terhadap beberapa proyek yang tengah di garap PT PP (Persero) Tbk (PTPP), Komisaris Utama PTPP Andi Gani Nena Wea bersama dengan empat anggota Komisaris lainnya, yaitu: Sumardi, Arie Setiadi Moerwanto, Nur Rochmad dan Ernadhi Sudarmanto melakukan kunjungan kerja ke proyek revitalisasi terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta di Banten dan proyek menara BRI di Jakarta pada Senin (17/02) didampingi oleh Kepala Divisi Gedung 2, Yuyus Juarsa dan GM Operasi PTPP, Yudi Setiawan.

Dewan komsaris perseroan dalam kunjungannya memberikan arahan untuk memperhatikan mutu pekerjaan dan menghimbau manajemen proyek untuk selalu memperhatikan para personil proyek (SDM) baik pada saat bekerja di lapangan maupun hasil yang diperoleh oleh pekerja itu sendiri. Andi Gani Nena Wea dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menegaskan, pentingnya bagi semua proyek untuk tidak hanya menekankan kualitas pekerjaan yang optimal dan mengedepankan aspek keselamatan kerja tapi juga aspek sumber daya manusia yang harus benar benar diperhatikan.“Tidak hanya pemilik proyek yang harus dipuaskan dengan hasil pekerjaan yang dikerjakan oleh PT PP (Persero) Tbk, tetapi para pekerja pun harus menjadi perhatian khusus, sehingga output atau hasilnya pun juga memuaskan bagi semua pihak,”ujarnya.

Sebagai informasi, proyek revitalisasi terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta telah dikerjakan PTPP sejak bulan Februari 2019 dan ditargetkan akan selesai pada bulan Desember 2020. Proyek yang dimiliki oleh PT Angkasa Pura II (Persero) ini memiliki nilai kontrak sekitar Rp701 miliar dengan progress pengerjaan fisik saat ini telah mencapai 20%. Sejak pertama kali beroperasi di tahun 1985, Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta belum pernah dilakukan revitalisasi. Dengan dilakukannya revitalisasi tersebut, diharapkan fasilitas baru yang akan terdapat pada Terminal 1 nanti dapat meningkatkan pelayanan dan menambah kapasitas penumpang ke depannya.

Dewan komisaris perseroan kembali menghimbau kepada manajemen proyek untuk dapat menyelesaikan pekerjaan proyek tersebut sesuai dengan waktu yang telah ditargetkan. Selain itu, manajemen proyek juga dituntut untuk menyelesaikan proyek tersebut dengan kualitas terbaik dengan terus mengedepankan aspek keselamatan kerja. Adapun pekerjaan proyek yang dilaksanakan oleh perseroan untuk proyek revitalisasi tersebut, yaitu: memperluas central corridor area, connecting boarding lounge area, check-in counter area dan beberapa area lainnya yang berada di Terminal 1.

Sedangkan lingkup pekerjaan yang dilakukan oleh Perseroan, antara lain: pekerjaan persiapan, struktur, arsitek, interior & landscape, mekanikal, elektrikal dan elektronika. Kemudian untuk proyek menara BRI yang berlokasi di jalan Gatot Subroto, Jakarta telah mencapai progress fisik sekitar 55%. Proyek gedung bertingkat dengan ketinggian 32 lantai ini dikerjakan sejak akhir tahun 2018 dan ditargetkan dapat diselesaikan pada bulan Desember 2021. Proyek yang memiliki nilai kontrak sebesar Rp.845 miliar ini mencakupi lingkup pekerjaan, antara lain: pekerjaan persiapan, struktur, arsitektur & interior, mekanikal, elektrikal, landscape hingga pemeliharaan.

BERITA TERKAIT

Bidik Dana IPO Rp 150 Miliar - Bumi Benowo Tambah Land Bank di Gresik

NERACA Jakarta – Di tengah kondisi pasar saham yang lesu, minat perusahaan untuk mencatatkan saham perdananya di pasar modal masih…

Penjualan Alat Berat UNTR Masih Terkoreksi

NERACA Jakarta – Penjualan alat berat PT United Tractors Tbk (UNTR) di awal tahun ini masih terkoreksi seiring dengan lesunya…

Berkat Stimulus Negara Maju - IHSG Masih Bertahan di Zona Hijau

NERACA Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Kamis (26/3) kembali unjuk gigi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Bidik Dana IPO Rp 150 Miliar - Bumi Benowo Tambah Land Bank di Gresik

NERACA Jakarta – Di tengah kondisi pasar saham yang lesu, minat perusahaan untuk mencatatkan saham perdananya di pasar modal masih…

Penjualan Alat Berat UNTR Masih Terkoreksi

NERACA Jakarta – Penjualan alat berat PT United Tractors Tbk (UNTR) di awal tahun ini masih terkoreksi seiring dengan lesunya…

Berkat Stimulus Negara Maju - IHSG Masih Bertahan di Zona Hijau

NERACA Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Kamis (26/3) kembali unjuk gigi…