PP Properti Bakal Rilis Produk Rumah Tapak - Genjot Pertumbuhan Penjualan

NERACA

Jakarta – Pacu pertumbuhan penjualan, PT PP Properti Tbk (PPRO) berencana merilis sejumlah produk rumah tapak (landed house) pada tahun ini. Direktur Utama PPRO, Taufik Hidayat dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menjelaskan, pengembangan produk landed house dilatari oleh tingginya minat pasar saat ini.

Selain itu, menurutnya pembangunan landed house terhitung lebih cepat sehingga dapat mempercepat cash in perseroan. Hal ini sesuai dengan aturan PSAK 72, dimana pengakuan pendapatan baru akan dicatat pada saat serah terima. Adapun proyek landed house yang akan diluncurkan berlokasi di Rancasari Bandung, Transyogi-Cibubur dan Cengkareng-Jakarta Barat. Menurutnya lokasi-lokasi ini terbilang strategis sehingga akan meningkatkan minat dari konsumen.”Jumlah unit yang ditawarkan masing-masing proyek adalah sekitar 536 unit, 607 unit, dan 179 unit yang akan dikerjakan dalam beberapa fase,”kata Taufik Hidayat.

Pengembangan landed house ditargetkan untuk pasar kelas menengah dengan menawarkan kisaran harga sekitar Rp800 juta dengan mengusung konsep millenial. Lokasi-lokasi landed house yang ditawarkan sangat dekat dengan moda transportasi umum dan toll gate. Diketahui saat ini, PPRO memiliki total landbank seluas 300-310 hektare di seluruh Indonesia. Beberapa di antaranya sudah akan dikembangkan. Dengan jumlah landbank tersebut, Perseroan yakin pengembangan proyek dapat dilakukan lebih dari 30 tahun ke depan.

Adapun, target pendapatan Perseroan tahun ini dipatok sekitar Rp 3,1 triliun dengan laba bersih mencapai Rp346 miliar. Pihaknya meyakini target ini dapat dicapai karena ditopang oleh proyek residensial, serta pendapatan berulang yang diperoleh dari Mall dan Hotel.”Kami yakin proyek-proyek landed house ini akan sukses terjual seluruhnya sehingga akan mendukung target marketing sales Perseroan yang dipatok mencapai sekitar Rp 3,8 triliun pada tahun ini. Apalagi, dengan berakhirnya tahun politik, kami berharap permintaan properti akan kembali meningkat. Selain landed house, PPRO tetap melanjutkan pengembangan apartemen yang sedang berjalan,”ujar Taufik.

BERITA TERKAIT

Bank BUMN Mulai Bagikan Dividen Jumbo

NERACA Jakarta – Musim dividen akan segera dinikmati para investor seiring dengan beberapa emiten yang mencatatkan kinerja keuangan sepanjang tahun…

Sikapi Harga Saham Anjlok - Totalindo Berikan Klarifikasi Ke Investor

NERACA Jakarta –Memenuhi panggilan dan permintaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyikapi penurunan harga saham di luar kewajaran, manajemen PT…

Topang Pendapatan Taksi - Blue Bird Tancap Gas Bisnis Armada Rental

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis, PT Blue Bird Tbk (BIRD) terus ekspansi dengan menambah armada baru. Dimana tahun ini,…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Peran Teknologi Mampu Pangkas Disparitas Pendidikan

Pesatnya pertumbuhan teknologi digital mempunyai nilai plus dan minus. Namun hal tersebut bagaimana kita menyikapinya. Begitu juga dengan dunia pendidikan,…

Hadir di Muslim Fashion Festival - BNI Syariah Tebar Beragam Promo Menarik

BNI Syariah menawarkan beberapa promo menarik dalam acara Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2020. MUFFEST 2020 diselenggarakan di Cendrawasih Room dan…

Geliatkan Transaksi Pasar ETF - BEI Berikan Insentif Hapus Biaya Transaksi

NERACA Jakarta – Dorong pertumbuhan pasar exchange traded fund (ETF), PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus berbenah melakukan pembangunan infrastruktur,…