Menkopolhukam - Umat Islam Wajib Menjaga Keutuhan NKRI

Mahfud MD

Menkopolhukam

Umat Islam Wajib Menjaga Keutuhan NKRI

Lebak - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD kembali mengatakan umat Islam wajib menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), karena kemerdekaan dari hasil perjuangan alim ulama yang memelopori mendirikan negara sendiri.

"Dengan berdirinya negara sendiri maka umat Islam dapat melaksanakan ibadah merasa aman dan nyaman," kata Mahfud MD saat kegiatan Silatuhrahim dan Halaqoh Kebangsaan Kyia Muda se-Provinsi Banten di Ponpes Cidahu Pandeglang, Minggu (2/2).

Menurut Mahfud, dahulu masyarakat di bawah kepemimpinan penjajah tentu tidak merasa aman dan nyaman untuk melaksanakan ajaran Islam.

Zaman sebelum merdeka, dimana umat Islam untuk melaksanakan ibadah haji saja ke Mekkah begitu susah juga perjalanan menempuh selama enam bulan dengan kondisi minimnya fasilitas juga tidak terpenuhi makanan dan kesehatan. Perjalanan enam bulan itu jika meninggal dunia di atas kapal maka jasadnya dilempar ke laut tanpa dishalati maupun dikafani.

Karena itu, masyarakat yang anggota keluarganya pergi haji sambil ditangisi karena dikhawatirkan wafat di atas kapal. Begitu juga zaman sudah merdeka sekitar tahun 1960-an pelaksanaan ibadah haji masih menempuh perjalanan enam bulan.

"Saya waktu kecil bila ada tetangga yang pergi haji terlebih dahulu disahalatkan jenazah dan dikafani, karena bila mati, mayatnya dilempar dari atas kapal," kata Mahfud.

Ia mengatakan, di bawah pemerintahan penjajah itu tentu tidak merasa aman dan nyaman untuk melaksanakan ajaran Islam. Oleh sebab itu, para alim ulama lebih baik mendirikan negara sendiri sehingga umat Islam bisa tenang, nyaman dan aman untuk melaksanakan ibadah.

Dengan demikian, bangkitlah organisasi Islam, seperti Muhammadiyah tahun 1912 dengan menyampaikan petisi politik agar ibadah haji dan guru-guru agama diperhatikan dan dilindungi keamanannya.

Selanjutnya, kata dia, berdiri organisasi kebangkitan ulama yakni Nahdlatul Ulama (NU),sehingga sepakat kedua organisasi Islam tersebut mendirikan negara sendiri. Ant

BERITA TERKAIT

Menko Polhukam - Politik Uang Masih Terjadi dalam Pilkada

Mahfud MD Menko Polhukam Politik Uang Masih Terjadi dalam Pilkada  Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko…

Ketua MPR RI - Utamakan Nilai Kegotongroyongan Hadapi COVID-19

Bambang Soesatyo Ketua MPR RI Utamakan Nilai Kegotongroyongan Hadapi COVID-19  Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta semua pihak…

Menteri Dalam Negeri - Hentikan Kerumunan Massa

Tito Karnavian Menteri Dalam Negeri Hentikan Kerumunan Massa  Palembang - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengimbau masyarakat untuk menghentikan kerumunan…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

MPR Ingin Perkuat KPK Berdasarkan Azas dalam Pancasila

MPR Ingin Perkuat KPK Berdasarkan Azas dalam Pancasila   NERACA Jakarta - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo atau akrab…

Mantan Komisioner KPK Saut Situmorang Gagas Rumah Bhinneka

Mantan Komisioner KPK Saut Situmorang Gagas Rumah Bhinneka   NERACA Jakarta - Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 2015-2019 Saut Situmorang menggagas…

BPK dan Pemerintah Bahas Dampak COVID-19

BPK dan Pemerintah Bahas Dampak COVID-19  NERACA Jakarta – Badan Pemeriksa Keuangan RI (BPK) bersama Pemerintah membahas dampak pandemik COVID-19…