ACES, TBIG dan TOWR Masuk Daftar LQ45

NERACA

Jakarta – Masuk dalam daftar 45 saham dengan likuiditas terbesar atau LQ45 menjadi sebuah prestasi bagi emiten karena akan menjadi rujukan para investor di pasar. Berkah inilah yang dirasakan PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) yang masuk dalam deretan 45 saham LQ45 priode Februari-Juli 2020.

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menyebutkan tiga anggota baru saham LQ45 seperti ACES, TBIG dan TOWR. Masih berdasarkan pengumuman BEI dengan Nomor Peng-00014/BEI.POP/01-2020 tanggal 27 Januari 2020, disebutkan bahwa tiga saham tersebut mendepak efek PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Medco Internasional Tbk (MEDC) dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA).

Untuk diketahui, Indeks LQ45 merupakan Indeks yang mengukur performa harga dari 45 saham-saham yang memiliki likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar serta didukung oleh fundamental perusahaan yang baik. Susunan baru ini bakal berlaku mulai berlaku pada tanggal 3 Februari 2020. Dengan demikian,deretan lengkap LQ-45 yang mulai berlaku sejak tanggal 3 Februari 2020, adalah; ACES, ADRO, AKRA,ANTM, ASII, BBCA, BBNI, BBRI, BBTN, BMRI, BRPT, BSDE, BTPS, CPIN, CTRA, ERAA, EXCL, GGRM, HMSP, ICBP, INCO, INDF, INKP, JPFA, JSMR, KLBF, LPPF, MNCN, PGAS, PTBA, PTPP, PWON, SCMA, SMGR, SRIL, TBIG, TKIM, TLKM, TOWR, UNTR, UNVR, WIKA, dan WSKT.

Selain itu, BEI merombak konstituen penghuni Indeks IDX30 untuk periode Februari 2020– Juli 2020. Tercatat, ada empat saham baru yang masuk dan ada saham yang didepak dari keanggotaan IDX30. Keempat saham baru yang masuk dalam konstituen IDX30 adalah PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), dan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN).

Sementara itu, empat saham yang didepak dari keanggotaan IDX30 adalah PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), dan PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL). Untuk diketahui, IDX30 merupakan Indeks yang mengukur performa harga dari 30 saham-saham yang memiliki likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar serta didukung oleh fundamental perusahaan yang baik.

BERITA TERKAIT

Adhi Commuter Bidik Dana IPO Rp 2,5 Triliun

NERACA Jakarta –Kembangkan ekspansi bisnisnya di sektor properti yang terintegrasi dengan moda transportasi menjadi fokus utama PT Adhi Commuter Properti…

Dampak Suspensi Saham - Tiphone Mobile dan KSEI Saling Tuduh

NERACA Jakarta –Dinilai melakukan salah prosedur karena penundaan pembayaran bunga ke-4 dan pelunasan pokok atas obligasi berkelanjutan II Tiphone tahap I…

Genjot Pertumbuhan Bisnis Gudang - Makmur Berkah Bidik Pendapatan Rp 120 Miliar

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi di sektor kawasan industri dan penyewaan gudang, PT Makmur Berkah Amanda…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Bank BUMN Mulai Bagikan Dividen Jumbo

NERACA Jakarta – Musim dividen akan segera dinikmati para investor seiring dengan beberapa emiten yang mencatatkan kinerja keuangan sepanjang tahun…

Sikapi Harga Saham Anjlok - Totalindo Berikan Klarifikasi Ke Investor

NERACA Jakarta –Memenuhi panggilan dan permintaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyikapi penurunan harga saham di luar kewajaran, manajemen PT…

Topang Pendapatan Taksi - Blue Bird Tancap Gas Bisnis Armada Rental

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis, PT Blue Bird Tbk (BIRD) terus ekspansi dengan menambah armada baru. Dimana tahun ini,…