Pemkot Tangerang Target Bangun 4.000 Sumur Injeksi

Pemkot Tangerang Target Bangun 4.000 Sumur Injeksi

NERACA

Tangerang - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berencana untuk membangun 4.000 titik sumur injeksi di sejumlah wilayah kecamatan yang berfungsi mengendalikan air tanah untuk menampung pelimpasan air hujan agar tidak sampai terjadi banjir.

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah di Tangerang, menyebutkan selama lima tahun terakhir, Pemkot telah melakukan beberapa manajemen penanganan banjir salah satunya dengan sumur injeksi. Sumur injeksi berfungsi mengendalikan air tanah untuk menampung pelimpasan air hujan agar tidak sampai terjadi banjir.

Sumur injeksi ini sekaligus berfungsi mengembalikan keberadaan air bawah tanah yang sudah terkuras untuk berbagai kebutuhan."Kita coba bangun sumur injeksi, sudah ada di sekolah dan jalan-jalan. Rencananya tahun ini akan kita bangun 4.000 titik yang tersebar di seluruh wilayah Kota Tangerang," ungkap Wali Kota, Jumat (17/1).

Menurutnya, daerah yang sudah ada sumur injeksinya lumayan, surutnya lebih cepat saat ada genangan."Kita ingin sumur injeksi ini bisa menangani limpasan ke drainase dan saluran, karena airnya sudah ditangkap," tambahnya.

Selain sumur injeksi, lanjutnya Pemkot juga melakukan pembersihan embung dan situ serta mengoptimalkan pompa-pompa air. Sistem drainase, biopori, hingga tandon juga telah dibangun. Kendati demikian, musibah banjir diawal tahun 2020, terjadi akibat curah hujan yang luar biasa tinggi.

Padahal sebelumnya, ujar Arief titik banjir di Kota Tangerang telah berkurang dari 33 menjadi hanya tersisa dua titik banjir."Oleh karenanya, banjir awal tahun ini menjadi catatan tersendiri bagi Pemerintah Kota Tangerang," katanya. Ant

BERITA TERKAIT

Hunian Milenial Lengkap dan Terjangkau di Bogor

Jakarta-Sebuah apartemen hunian milenial lengkap dengan pelayanan Smart Living yang disediakan Suwardana Park hadir di perhelatan properti terbesar nasional, Indonesia…

Pengamat Ekonomi: Harga Avtur Berbeda, Konsekuensi Negara Kepulauan

Jakarta-Pengamat ekonomi Drajad Wibowo menilai wajar saat ini harga avtur berbeda di berbagai wilayah di Tanah Air, karena hal itu…

Komisi IV DPR Desak Pemerintah Lakukan Pemulihan Lingkungan dengan RHL

Komisi IV DPR Desak Pemerintah Lakukan Pemulihan Lingkungan dengan RHL   NERACA Jakarta - Komisi IV DPR RI dalam Rapat Kerja…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

MWC NU Cicurug : Tangkal Segala Bentuk Paham Radikalisme

MWC NU Cicurug : Tangkal Segala Bentuk Paham Radikalisme KABUPATEN SUKABUMI NERACA Sukabumi – Majelis Wakil Cabang Nahdatul Ulama (MWC…

Asuransi Jasindo Siap Menjawab Reformasi OJK di Tahun 2020

Asuransi Jasindo Siap Menjawab Reformasi OJK di Tahun 2020 NERACA Jakarta - Seiring dengan maraknya permasalahan yang terjadi pada sejumlah…

Universitas Trisakti Sukses Gelar Jazz Song of Earth Festival

Universitas Trisakti Sukses Gelar Jazz Song of Earth Festival NERACA Jakarta - Universitas Trisaksi Jakarta, telah sukses menyelenggarakan event Lomba…