Cara Alami Meningkatkan Jumlah Sperma

Sperma merupakan indikator penting bagi kesuburan pria. Semakin banyak jumlah sperma, semakin besar peluang istri mengalami kehamilan. Cara meningkatkan jumlah sperma dengan alami ini dapat dilakukan agar fertilitas ikut meningkat.

Banyak faktor yang mempengaruhi kualitas dan jumlah sperma, mulai dari lingkungan tempat tinggal, makanan, hingga kesehatan mental. Studi menunjukkan dalam 20 tahun terakhir terjadi penurunan kualitas sperma karena gaya hidup yang buruk. Berikut cara meningkatkan jumlah sperma dengan alami dikutip dari CNN Indonesia.com.

1. Suhu udara yang dingin

Jaga alat kelamin pria selalu ada dalam suhu udara yang dingin. Normalnya, testis harus memiliki suhu yang lebih dingin 2 derajat Celcius dibandingkan suhu inti tubuh. Jika testis terlalu lama dalam suhu panas, jumlah sperma akan ikut berkurang. Oleh karena itu, hindari mandi atau berendam dengan air panas dalam waktu yang lama. Berada di dekat pembawa panas seperti alat masak, laptop terlalu lama juga dapat memengaruhi jumlah sperma. Menyimpan telepon genggam di saku celana juga bisa membuat sperma berkurang. Duduk terlalu lama pun memicu suhu alat kelamin meningkat. Selain itu, demam juga membuat jumlah sperma berkurang.

2. Nutrisi yang baik

Sperma yang berkualitas berasal dari nutrisi yang baik. Dikutip dari South China Morning Post, studi menunjukkan, pria yang makan tiga porsi daging olahan sehari memiliki kualitas sperma yang lebih buruk dibandingkan pria yang makan lebih sedikit. Studi lain juga menemukan pria yang makan buah dan sayuran berpestisida juga memiliki kualitas sperma yang buruk dibandingkan buah dan sayur organik.

3. Jangan minum alkohol

Minuman beralkohol dapat membuat hati tak mampu mengeluarkan racun dari dalam tubuh dan memengaruhi sperma. Konsumsi alkohol berlebihan juga mempercepat pertumbuhan hormon seks estradiol yang tak baik untuk sperma.

4. Menjaga berat badan

Berat badan yang seimbang dapat menjaga kualitas dan meningkatkan jumlah sperma. Kelebihan berat badan dan obesitas bisa mengurangi kesuburan sperma. Studi pada 1.285 orang menemukan hubungan antara obesitas dan volume air mani, jumlah sperma, dan cacar sperma yang lebih banyak.

5. Berhenti merokok

Merokok juga terbukti mengurangi jumlah dan kualitas sperma. Paparan rokok dan bahan kimia lain seperti pestisida yang berlebihan juga memengaruhi kualitas sperma. Selain itu, ganja, opioid, dan kokain juga mempersempit pasokan darah sehingga mengurangi jumlah sperma.

6. Berhubungan seks lebih sering

Jangan patah semangat saat memiliki sperma yang sedikit. Terus lah berhubungan seksual. Studi dari European Society of Human Reproduction and Embryology menunjukkan, pria yang berejakulasi setiap hari selama tujuh hari memiliki kualitas sperma yang lebih baik pada akhir minggu dibandingkan yang tidak ejakulasi sama sekali.

7. Makanan yang baik untuk sperma

Makanan tertentu juga dapat meningkatkan jumlah dan kualitas sperma, terutama yang mengandung asam folat. Makanan yang mengandung folat seperti kacang-kacangan, sayuran hijau, jeruk dapat membantu meningkatkan sperma. Tomat yang kaya antioksidan jenis likopen juga dapat dikonsumsi. Likopen dapat memperbaiki jumlah dan kualitas sperma. Selain itu, telur, aneka buah beri, dan bawang putih juga dapat bisa ditambahkan dalam makanan harian sebagai cara alami untuk meningkatkan sperma.

Sementara itu, untuk seks yang hebat, dibutuhkan energi, suasana hati, hingga keseimbangan hormon yang baik. Hal itu, semuanya turut dipengaruhi oleh asupan makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

Pakar nutrisi Cassandra Barns mengatakan oat merupakan salah satu jenis makanan yang bisa membantu kehidupan seks seseorang. Ketahui empat manfaat mengonsumsi oats demi meningkatkan gairah seks.

Menjaga energi tetap stabil

Di tengah sibuknya kegiatan sehari-hari, energi yang cukup merupakan satu faktor penting yang harus dimiliki. Dan oat menjadi pilihan bagus untuk menjaga stabilitas energi dalam tubuh. Sebagai gandum utuh, oat memecah dan melepaskan karbohidrat secara perlahan. Dan sebagai bonus, oat merupakan sumber vitamin B dan magnesium yang baik - nutrisi penting untuk mengubah karbohidrat menjadi energi ketika mencapai sel dalam tubuh.

Membantu menenangkan

Stres merupakan pembunuh gairah sejati. Kondisi tersebut dinilai bisa membuat emosi lepas kendali, sulit rileks, hingga akhirnya menghabiskan energi. Parahnya, ini juga dapat menjadi malapetaka terhadap hormon seks terutama testosteron, yang merupakan kunci untuk dorongan seks pada pria dan wanita. Jadi, untuk kehidupan seks yang lebih baik, mungkin bukan stimulasi yang dibutuhkan melainkan lebih bersantai.

Mengutip Female First, selain membuat energi lebih stabil, nyatanya oat juga bisa membantu menenangkan. Dalam pengobatan herbal, gandum digolongkan sebagai 'saraf' - zat yang mendukung sistem saraf. Mereka memiliki reputasi tertentu untuk membantu menenangkan saraf yang lelah dan membantu relaksasi, sementara juga membantu memulihkan energi dan memperkuat tubuh.

Kualitas tidur lebih baik

Sama seperti stres, kurang tidur akan membuat merasa lelah dan mudah tersinggung. Di samping itu, kurang tidur juga dapat menyebabkan tingkat testosteron menurun, terutama pada pria.

Jika kesulitan mendapatkan waktu tidur tujuh hingga delapan jam semalam, cobalah makan gandum di malam hari. Efeknya yang menenangkan saraf dapat membantu menenangkan untuk siap tidur, dan pelepasan energi yang lambat membantu menjaga gula darah stabil sehingga cenderung tidur sepanjang malam.

Antioksidan

Oat merupakan salah satu sumber mangan, unsur penting untuk penggunaan vitamin B1. Tubuh biasanya menggunakan mangan untuk membuat antioksidan kuat yang disebut superoksidan dismutase atau memainkan peran penting dalam melindungi DNA dalam sperma dan sel telur. Hal itu, juga dapat meningkatkan peluang pembuahan dan kehamilan yang sehat.

BERITA TERKAIT

Kenali Gejala dan Cara Mencegah DBD

Cuaca ekstrem dan banjir seperti beberapa minggu ke belakang meningkatkan risiko penyebaran penyakit, salah satunya demam berdarah (DBD) di musim…

Hal Ini Bikin Anda Kena Diabetes di Usia Muda

Diabetes adalah salah satu penyakit tak menular. Penyakit ini dulu akrab di usia 40 tahun ke atas. Namun seiring berjalannya…

Masalah Kulit yang Paling Sering Dialami Wanita

Beberapa orang rentan mengalami masalah kulit, terlebih wanita. Kalau sudah begini, wanita bakal tak percaya diri ketika keluar rumah. Dari…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Kenali Gejala dan Cara Mencegah DBD

Cuaca ekstrem dan banjir seperti beberapa minggu ke belakang meningkatkan risiko penyebaran penyakit, salah satunya demam berdarah (DBD) di musim…

Hal Ini Bikin Anda Kena Diabetes di Usia Muda

Diabetes adalah salah satu penyakit tak menular. Penyakit ini dulu akrab di usia 40 tahun ke atas. Namun seiring berjalannya…

Masalah Kulit yang Paling Sering Dialami Wanita

Beberapa orang rentan mengalami masalah kulit, terlebih wanita. Kalau sudah begini, wanita bakal tak percaya diri ketika keluar rumah. Dari…