KINO Bagikan Dividen Rp 25 Per Saham

Tutup tahun 2019, PT Kino Indonesia Tbk (KINO) akan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2019 kepada para pemegang saham sebesar Rp25 per saham dengan jadwal cum dividen pada pekan depan. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Dividen interim akan didistribusikan kepada para pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan pada 13 Desember 2019 pukul 16.00 wib. Adapun akhir periode perdagangan saham dengan hak dividen (cum dividen) di pasar reguler dan negosiasi pada 11 Desember 2019. Sedangkan cum dividen di pasar tunai pada 13 Desember 2019.

Sedangkan akhir periode perdagangan saham tanpa hak dividen (ex dividen) di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 12 Desember 2019. Adapun ex dividen di pasar tunai pada 16 Desember 2019. Pembayaran dividen interim akan dilakukan pada 27 Desember 2019. Penjualan KINO di kuartal tiga 2019 berhasil membukukan penjualan sebesar Rp 3,48 triliun atau tumbuh 34,13% dibandingkan priode yang sama tahun lalu.

Emiten produsen minuman larutan cap Kaki Tiga ini menyebutkan, penjualan berasal dari segmen perawatan tubuh yang tumbuh 28,96% menjadi Rp1,64 triliun, diikuti segmen minuman yang tumbuh 18,81% menjadi Rp1,31 triliun. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada segmen farmasi yakni 1.923,59% dari Rp10,8 miliar menjadi Rp218,75 miliar, diikuti makanan sebesar 41,05% menjadi Rp299,22 miliar.

Perseroan juga baru membukukan penjualan dari segmen makanan hewan, meski nilaianya kecil, yakni sebesar Rp15,88 miliar. Selain itu,perseroan mampu menjaga kenaikan beban pokok penjualan di level 31,29%. Sementara itu, beban penjualan naik 34,56%, salah satunya berasal dari kenaikan iklan dan promosi sebesar 27,46% secara tahunan.

BERITA TERKAIT

SILO Kantungi Kontrak Baru US$ 265,17 Juta

Di awal tahun 2020, emiten pelayaran PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SILO) melalui anak usahanya, PT Suasa Benua Sukses mengantongi…

Uni Charm Sisakan Dana IPO Rp 882 Miliar

Resmi mencatatkan saham perdananya di pasar modal di akhir tahun 2019 dan menjadi emiten dengan nilai emisi IPO terbesar sepanjang…

Iklim Pasar Modal Diprediksi Membaik

Direktur PT BNI Asset Management, Putut Andanawarih memprediksikan iklim pasar modal Indonesia akan membaik bahkan lebih jelas arahnya (clear) sehingga…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Obligasi Global Medco Oversubscribed 6 Kali

NERACA Jakarta – Penerbitan obligasi global milik PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mendapatkan respon positif dari pelaku pasar. Dimana…

Kembangkan Kendaraan Listrik - Pemerintah Menaruh Asa Divestasi Saham INCO

NERACA Jakarta – Dukungan pemerintah terhadap PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) untuk mengakuisisi 20% divestasi saham PT Vale Indonesia Tbk…

Tersandung Masalah Hukum - MPRO Batal Akuisisi Anak Usaha Hanson

NERACA Jakarta – Buntut dari disuspensinya perdagangan saham PT Hanson International Tbk (MYRX) oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena…