BTN akan Bentuk Aset Manajemen Unit

NERACA

Jakarta - Bank Tabungan Negara (BTN) berencana akan membentuk Aset Manajemen Unit (AMU) tahun 2020 untuk menjaga harga pasar properti termasuk strategi mengendalikan kredit bermasalah. "Ini (AMU) yang akan ambil alih rumah second atau rumah bermasalah sehingga pasarnya tidak jatuh," kata Direktur Finance, Planning dan Treasury BTN Nixon Napitupulu di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (4/12).

Menurut dia, rencana itu baru dibahas dalam jajaran internal bank BUMN tersebut dan terus digodok BTN. Apabila terbentuk, korporasi berencana akan menyuntikkan modal berkisar Rp300-400 miliar kepada AMU. Mekanismenya, kata dia, apabila ada nasabah yang tidak mampu lagi menganggsur kredit rumah maka AMU akan memgambil alih aset. Aset rumah bekas itu akan diperbaiki kembali oleh AMU agar memiliki nilai jual dan menarik pasar.

Selama ini, mekanisme tersebut belum diterapkan untuk pasar perumahan, akibatnya, lanjut dia, pasar rumah bekas menjadi jatuh signifikan karena belum ada lembaga yang menalangi. Nantinya, kata dia, AMU tidak berada langsung dibawah BTN karena tidak memiliki jenis bisnis yang linier. "Kami harap akuisisi satu model ventura jadi di bawahnya dia sehingga ada bridging," imbuh Nixon.

Sekadar informasi, pada sembilan bulan pertama tahun ini, perseroan mencatatkan pertumbuhan kredit 16,75% secara tahunan. Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubdisi tercatat tumbuh sebesar 25,54%. Namun, kata Nixon, hingga akhir tahun, perseroan menargetkan pertumbuhan kredit di kisaran 8%-10%.

Pada periode yang sama, laba bersih Bank BTN tergerus cukup tajam sebesar 42,58% menjadi Rp 801 miliar pada periode Januari-September 2019. Periode sama tahun sebelumnya, laba bersih BTN tercatat Rp 1,4 triliun. Penurunan ini disebabkan karena adanya alokasi Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) untuk implementasi aturan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 71 yang akan berlaku tahun 2020.

BERITA TERKAIT

MAGI Beri Penghargaan ke Bengkel Rekanan Terbaik

    NERACA.   Jakarta - PT Mandiri AXA General Insurance (MAGI) memberikan penghargaan kepada bengkel rekanan terbaiknya dalam ajang…

Jamkrindo Syariah Targetkan Volume Penjaminan Rp35 Triliun

NERACA Jakarta - PT Jamkrindo Syariah (Jamsyar) mentargetkan volume penjaminan pada akhir 2020 mendatang bisa mencapai Rp35 triliun dan meraih…

Produk Jiwasraya Layaknya Skema Ponzi

  NERACA   Jakarta - Pengamat ekonomi dan perpajakan, Yustinus Prastowo menilai produk asuransi yang mulai diterbitkan PT Asuransi Jiwasraya…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Siapkan Tawaran Khusus, Cashwagon Ingin Tingkatkan Jumlah Pemberi Pinjaman

    NERACA Jakarta - Perusahaan platform P2P (Peer to peer) Cashwagon (Kas Wagon) Indonesia menyiapkan tawaran khusus bagi para…

MAGI Beri Penghargaan ke Bengkel Rekanan Terbaik

    NERACA.   Jakarta - PT Mandiri AXA General Insurance (MAGI) memberikan penghargaan kepada bengkel rekanan terbaiknya dalam ajang…

Jamkrindo Syariah Targetkan Volume Penjaminan Rp35 Triliun

NERACA Jakarta - PT Jamkrindo Syariah (Jamsyar) mentargetkan volume penjaminan pada akhir 2020 mendatang bisa mencapai Rp35 triliun dan meraih…