Smesco Indonesia Jadi One Stop Service UKM

Smesco Indonesia Jadi One Stop Service UKM

NERACA

Jakarta — Kementerian Koperasi dan UKM akan menjadikan Smesco Indonesia sebagai tempat one stop service bagi para UKM di Indonesia. Hal itu sejalan dengan komitmen kementerian untuk terus mendorong pertumbuhan daya saing produk-produk UKM nasional melalui optimalisasi pemasaran produk UKM unggulan daerah di Smesco Indonesia.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, pihaknya akan meredesain format Smesco Indonesia agar benar-benar menjadi tempat memasarkan produk UKM yang diminati pasar domestik atau luar negeri. Untuk manajemen dan pengelolaannya nanti pihaknya akan menyerahkan pada Badan Layanan Umum (BLU) Kemenkop dan UKM yaitu Lembaga Layanan Pemasaran (LLP) KUKM."Tentunya, dalam melakukannya, Kemenkop akan menggandeng mitra-mitra yang kompeten agar nantinya Smesco Indonesia benar-benar bisa menjadi pusat peradaban baru bagi produk UKM", ungkap Teten dalam konferensi pers di Co Working Space, Smesco Indonesia, Jakarta, Jumat (15/11).

Bagi Teten, Smesco harus diredesain agar produk UKM mampu masuk pada global value chain."Dengan begitu, daya saing produk UKM ini bisa betul-betul bersaing di pasar domestik atau pasar luar negeri," kata Teten.

Teten mengaku tengah meminta masukan dari para pelaku dan pemerhati UKM yang sudah berpengalaman agar konsep one stop service yang digagasnya untuk pengembangan Smesco Indonesia bisa benar-benar dapat diaplikasikan dalam waktu dekat. Teten menyadari bahwa saat ini Smesco Indonesia yang menyediakan paviliun dari seluruh Provinsi yang ada di Indonesia masih belum maksimal dimanfaatkan.

Maka tak heran, jika pengunjung di Smesco Indonesia pada hari-hari biasa terlihat sepi. Padahal, produk-produk UKM yang dijajakan dalam paviliun ini sangat berkualitas."Saya sengaja minta masukan dari penggerak ekonomi sektor UKM karena mereka yang lebih tahu. Menurut saya, kalau nanti sudah terbentuk, saya yakin akan mengubah aktivitas di Smesco, kan sekarang ini masih banyak ruangan kosong. Nah ini kita akan coba dirumuskan ulang agar bisa dioptimalkan," sambung Teten.

Dengan konsep one stop service yang akan diusungnya nanti diharapkan Smesco Indonesia bisa menjadi tempat berkumpul atau tujuan wisata belanja bagi masyarakat khususnya mereka belanja produk-produk unggulan UKM dari berbagai wilayah di Indonesia. Dipastikan akan ada spot-spot khusus yang bisa menjadi pilihan bagi pengunjung selama berbelanja produk UKM di Smesco Indonesia.

"Ini akan jadi tempat pusat konsultasi dari hulu ke hilir (bagi pelaku UKM), retail gallery sudah ada tapi nanti juga ada (spot) untuk akurasi produk sehingga bisa memberikan penguatan pada brand lokal. Kami punya ambisi Smesco menjadi pusat peradaban baru UKM," kata Teten.

Terkait dengan pembiayaan bagi penguatan SDM pelaku UKM, Mantan Kepala Staf Kepresiden ini menegaskan bahwa sudah ada skim-skim khusus yang bisa diakses oleh pelaku usaha. Seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), akses permodalan dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) yang menjadi BLU dari Kemenkop dan UKM serta skema lainnya. Dipastikan pemerintah akan terus fokus untuk mengupayakan agar semakin banyak UKM yang naik kelas dengan memanfaatkan program pemasaran atau pembiayaan yang sudah ditentukan oleh pemerintah.

"Pembiayaan sudah disiapkan pemerintah dengan berbagai skema yang pasti Smesco ini akan jadi pusat one stop services bagi UKM, nanti di sini sebagai tempat belajar, sharing eksperimen dan lainnya," pungkas Teten. Mohar/Rin

BERITA TERKAIT

CATCHPLAY Perbarui Mereknya Menjadi “CATCHPLAY+” - Umumkan Penayangan Eksklusif Film Bebas Februari 2020

CATCHPLAY Perbarui Mereknya Menjadi “CATCHPLAY+” Umumkan Penayangan Eksklusif Film Bebas Februari 2020 NERACA Jakarta - Layanan konten hiburan digital Asia…

Transformasi Bukalapak, Selaras Tren Suksesi Perusahaan IT Ternama

Transformasi Bukalapak, Selaras Tren Suksesi Perusahaan IT Ternama  NERACA Jakarta – Tren suksesi kepemimpinan nampaknya sedang marak dilakukan oleh berbagai…

Prof. Rajab Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Universitas Moestopo

Jakarta-Pakar komunikasi Prof. Dr. Rajab Ritonga mengungkapkan, saat ini belum ada standar pendidikan calon wartawan yang rigid. Siapapun boleh menjadi…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

StickEarn dan Ming Berkolaborasi Rajai Pasar Videotron Berjalan Indonesia

StickEarn dan Ming Berkolaborasi Rajai Pasar Videotron Berjalan Indonesia  NERACA Jakarta - StickEarn, startup teknologi periklanan yang mentransformasi sarana transportasi…

Cipta Karya Serahterimakan Hibah BMN Senilai Rp1,58 Triliun

Cipta Karya Serahterimakan Hibah BMN Senilai Rp1,58 Triliun NERACA Jakarta - Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian PUPR kembali melakukan…

Pertamina EP Rantau Field Raih Padmamitra Award

Pertamina EP Rantau Field Raih Padmamitra Award   NERACA Aceh - PT Pertamina EP, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) sekaligus Kontraktor…