Consina Wujudkan Mimpi Para Pendaki ke Gunung Kilimanjaro

Consina Wujudkan Mimpi Para Pendaki ke Gunung Kilimanjaro

NERACA

Jakarta - Consina sebagai salah satu brand perlengkapan outdoor terbesar di Indonesia yang terus berinovasi dan tidak berhenti menancapkan kukunya di dunia outdoor Indonesia sebagai wujud salah satu eksistensinya. Setelah lebih dari 19 tahun kaki di salah satu dari 7 gunung tertinggi di dunia dan Indonesia melalui Program Golden Ticket.

CEO Consina, Disyon Toba mengatakan program golden ticket adalah program undian berhadiah trip ke gunung-gunung terbaik di dunia dan Indonesia, dengan cara Consiners (pemakai produk Consina) cukup hanya membeli produk Consina seharga minimal Rp500.000 atau dengan pembelian sebuah carrier Consina, Consiners berhak mendapatkan sebuah kupon yang akan diundi diakhir periode golden ticket.”Di sepanjang tahun 2018 Consina sukses memberangkatkan pemenang-pemenang Golden Ticket ke gunung Everest di Nepal, gunung Kinabalu di Malaysia, dan gunung Rinjani di Lombok,” kata dia kepada wartawan saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (15/11).

Di tahun 2019, lanjut dia, Consina kembali mengadakan Golden Ticket dengan hadiah utama trip ke gunung Kilimanjaro yang berada di Tanzania, gunung tertinggi di Benua Afrika dan salah satu 7 puncak tertinggi di dunia. Setelah proses pengundian, terpilihlah 5 pemenang yang beruntung. Dengan proses pelatihan dan wawancara yang tidak mudah, selain faktor fisik dan mental yang bagus, izin keluarga, tempat kerja atau kampus bukan hal yang remeh. Dari lima orang pemenang tersisa dua pemenang, yaitu Suhendro yang berasal dari Pekanbaru, Riau dan Agus Kurniawan yang berasal dari Jakarta.

“Para pemenang akan ditemani dua brand ambassador Consina Adin dan Rani, pemilik Consina Disyon Toba, Virgo Dirgantara sebagai team leader, dan Riko Louis seorang profesional adventure photographer and videographer yang akan mendokumentasikan perjalanan. Tim akan berangkat Jumat (15/11) malam,” tambah dia.

Perjalanan ini akan menghabiskan waktu 10 hari. Setelah pendakian, Tim akan bersafari melihat kehidupan satwa liar di Taman Nasional Serengeti, kenangan yang tidak bisa dilupakan para pemenang."Selain pendakiannya, bentang alam yang disuguhkan Gunung Kilimanjaro sangat lengkap. Ada padang savanna, hutan rimba, hingga gletser tropis, semua itulah yang membuat saya memilih Kilimanjaro sebagai tujuan Golden Ticket II," seru Disyon Toba bersemangat.

Consina sebagai trendsetter sekaligus inisiator pasar outdoor di Indonesia, akan terus mendukung para pendaki pemula dan profesional untuk mewujudkan mimpinya mendaki gunung yang ada di Indonesia maupun dunia, dan memberikan produk-produk yang berkualitas dengan harga yang terjangkau. Mohar

BERITA TERKAIT

PNM Makassar Gandeng BP-Jamsostek Lindungi 150 Warga Prasejahtera

PNM Makassar Gandeng BP-Jamsostek Lindungi 150 Warga Prasejahtera   NERACA Makassar - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Persero cabang Makassar menggandeng…

Kemenkop Targetkan Peningkatan Kontribusi UMKM Terhadap PDB dan Ekspor

Kemenkop Targetkan Peningkatan Kontribusi UMKM Terhadap PDB dan Ekspor NERACA Jakarta - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyebutkan, pada…

Dua Tersangka NUSP-2 Kembalikan Kerugian Uang Negara - Hari Antikorupsi, Kejari Kota Sukabumi Bagi-Bagi Stiker

Dua Tersangka NUSP-2 Kembalikan Kerugian Uang Negara Hari Antikorupsi, Kejari Kota Sukabumi Bagi-Bagi Stiker NERACA Sukabumi - Selama tahun 2019,…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

CATCHPLAY Perbarui Mereknya Menjadi “CATCHPLAY+” - Umumkan Penayangan Eksklusif Film Bebas Februari 2020

CATCHPLAY Perbarui Mereknya Menjadi “CATCHPLAY+” Umumkan Penayangan Eksklusif Film Bebas Februari 2020 NERACA Jakarta - Layanan konten hiburan digital Asia…

Transformasi Bukalapak, Selaras Tren Suksesi Perusahaan IT Ternama

Transformasi Bukalapak, Selaras Tren Suksesi Perusahaan IT Ternama  NERACA Jakarta – Tren suksesi kepemimpinan nampaknya sedang marak dilakukan oleh berbagai…

Prof. Rajab Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Universitas Moestopo

Jakarta-Pakar komunikasi Prof. Dr. Rajab Ritonga mengungkapkan, saat ini belum ada standar pendidikan calon wartawan yang rigid. Siapapun boleh menjadi…