Mega Manunggal Bakal Buyback Saham - Siapkan Dana Rp 200 Miliar

NERACA

Jakarta – Menjaga pertumbuhan harga saham di pasar, PT Mega Manunggal Properti Tbk (MMLP) akan melakukan pembelian kembali (buyback) atas saham-saham yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pembelian kembali saham yang ditetapkan, sebanyak-banyaknya 9 persen dari modal disetor dan ditempatkan atau maksimal 350 juta lembar saham.

Perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengungkapkan, biaya yang dikeluarkan untuk pelaksanaan pembelian kembali saham maksimal Rp200 miliar termasuk biaya perantara pedagang efek dan biaya lainnya. Perseroan akan membatasi harga maksimal pembelian kembali saham Rp585 per lembar.

Selain itu, terkait rencana aksi korporasi ini, perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang akan digelar 20 Desember 2019. PT Mega Manunggal Properti Tbk (MMLP) merupakan perusahaan yang bergerak di sektor properti berupa menyewakan properti gudang di berbagai lokasi di Indonesia.

Di semester pertama 2019, perseroan berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang cukup apik dengan pendapatan dan laba bersih masing-masing tumbuh 12,82% dan 13,85%. Asa Siahaan, Head of Finance & Investor Relation Mega Manunggal Property pernah bilang, peningkatan kinerja perusahaan terdorong dari dua gudang baru yang telah beroperasi penuh pada pertengahan tahun lalu.

Untuk pos pendapatan, tercatat pendapatan MMLP sebesar Rp 162,01 miliar tumbuh 12,82% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 143,59 miliar. Sedangkan, laba bersih perseroan tumbuh 13,85% menjadi Rp 56,16 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 49,33 miliar. Dengan pertumbuhan kinerja tersebut, Asa tetap optimis dapat mencapai target di akhir tahun nanti.

Asal tahu saja, tahun ini perseroan membidik pendapatan sebesar Rp 330 miliar. Optimisme tersebut dikarenakan pada Oktober nanti ada 1 gudang baru yang berada di Depok akan beroperasi sehingga dapat menambah pundi-pundi pendapatan perseroan pada kuartal IV nanti. Kemudian sepanjang tahun ini MMLP sedang membangun tiga gudang baru di Cikarang dengan luas 67.000 m2, Depok seluas 35.000 m2, dan Jababeka seluas 33.000 m2.

Diungkapnya, ketiga gudang tersebut juga sudah diminati beberapa calon tenant baik dari dalam dan luar negeri. Asa masih enggan menyebutkan klien yang masuk. Hanya saja, ia bilang sektornya masih sama yakni dari FMCG, e-commerce, dan logistik.

BERITA TERKAIT

Pasar Properti Penuh Tantangan - BTN Optimis Masih Ada Peluang Tumbuh 2020

NERACA Jakarta – Tahun depan, industri properti masih menemui tantangan seiring dengan ancaman perlambatan ekonomi nasional dan resesi ekonomi di…

PPRE Targetkan Kontrak Baru Tumbuh 20%

NERACA Jakarta –Tahun depan, PT PP Presisi Tbk (PPRE) memproyeksikan raihan proyek baru akan tumbuh 20% dibanding tahun ini. Tercatt…

Berikan Layanan Nasabah Korporasi - Maybank Sediakan Cash Collection Solution

NERACA Jakarta – Guna meningkatkan layanan kepada nasabah korporasi, PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) memberikan cash collection solution,…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transjakarta Bagikan Dividen Rp 40 Miliar

NERACA Jakarta- Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memutuskan untuk membagikan dividen perusahaan kepada…

Raup Ceruk Pasar Luar Negeri - WIKA Targetkan Kontrak Baru Capai Rp 6 Triliun

NERACA Jakarta – Sukses meraih kontrak baru di Afrika menjadi batu loncatan bagi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) untuk…

Transformasi Pasar Modal Kredibel - OJK Terus Perkuat Supervisi Pengawasan

NERACA Jakarta – Kasus gagal bayar keuntungan reksadana yang menimpa Minna Padi Aset Manajemen dan Narada Aset Manajemen menjadi alasan…