Menteri PPPA Apresiasi Program Mekaar Jangkau 5,6 Juta Perempuan

Menteri PPPA Apresiasi Program Mekaar Jangkau 5,6 Juta Perempuan

NERACA

SoE, NTT - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, mengapresiasi pelaksanaan Program Mekaar yang sudah menjangkau sebanyak 5,6 juta kaum perempuan di seluruh Indonesia untuk mendapatkan modal usaha.

"Ada 5,6 juta perempuan yang ekonominya diberdayakan dengan Program Mekaar, ini sebuah capaian yang sangat bagus, saya sangat mengapresiasi dukungan rekan-rekan dari PT PNM yang melaksanakan program ini," kata dia di SoE, ibu kota Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kamis (7/11).

Dia mengemukakan hal itu saat melakukan kunjungan kerja dan berdialog bersama ratusan perempuan penerima bantuan modal usaha melalui Program Mekaar dalam kegiatan yang dipusatkan di Kantor Bupati Timor Tengah Selatan.

Dia menjelaskan, Presiden Joko Widodo telah memberikan arahan kepadanya untuk memperhatikan Program Mekaar karena salah satu prioritas pemerintah ke depan adalah pemberdayaan perempuan di bidang wirausaha.

"Karena itu saya berharap banyak karena Program Mekaar ini boleh saya katakan mungkin menjadi salah satu program unggulan saya," kata dia.

Untuk itu dia meminta dukungan dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM) agar terus membantu pemberdayaan perempuan di berbagai daerah untuk meningkatkan taraf hidup mereka melalui pengembangan usaha ekonomi.

Menteri Bintang Puspayoga juga meminta para perempuan yang sudah mendapat pendampingan dari program tersebut agar pinjamannya dipertanggungjawabkan sebaik-baiknya."Ketika kita dapat pinjaman itu harus ada tri sukses yang diharapkan yaitu perencanaan, pemanfaatan, dan pengembalian modal," kata dia.

"Dengan sistem bantuan permodalan ini, NPL-nya 0,1 persen yang memang sangat sedikit, sehingga kami titip kepada mama-mama semua untuk dipertanggungjawabkan bantuan yang diberikan ini."

Dia juga meminta agar para penerima modal usaha terus dibimbing sehingga usahanya semakin besar dengan memperhatikan aspek produksi, kualitas, hingga pengemasan.

Dalam kunjungan kerjanya itu Menteri Bintang Puspayoga juga meresmikan sekolah perempuan Bifemeto yang menyebar pada tiga desa di daerah setempat di antaranya Anin, Oelbubuk, Tubuhue, dengan jumlah peserta sebanyak 200 orang.

Turut hadir mendampingi yakni deputi di antaranya Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak, Lenny N Rossalin, dan Deputi Bidang Kesetaraan Gender Agustina Erny. Hadir pula dalam kegiatan itu, Bupati TTS Epy Tahun beserta jajaran pemerintah daerah, Direktur Utama Permodalan Nasional Madani, Arief Mulyadi, para pimpinan instansi vertikal di daerah setempat.

PNM memiliki dua produk unggulan yaitu Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) yang diperuntukan kepada pelaku UMKM, serta Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) yang memberikan layanan kepada perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro. Mohar/Ant

BERITA TERKAIT

PNM Makassar Gandeng BP-Jamsostek Lindungi 150 Warga Prasejahtera

PNM Makassar Gandeng BP-Jamsostek Lindungi 150 Warga Prasejahtera   NERACA Makassar - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Persero cabang Makassar menggandeng…

Kemenkop Targetkan Peningkatan Kontribusi UMKM Terhadap PDB dan Ekspor

Kemenkop Targetkan Peningkatan Kontribusi UMKM Terhadap PDB dan Ekspor NERACA Jakarta - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyebutkan, pada…

Dua Tersangka NUSP-2 Kembalikan Kerugian Uang Negara - Hari Antikorupsi, Kejari Kota Sukabumi Bagi-Bagi Stiker

Dua Tersangka NUSP-2 Kembalikan Kerugian Uang Negara Hari Antikorupsi, Kejari Kota Sukabumi Bagi-Bagi Stiker NERACA Sukabumi - Selama tahun 2019,…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

CATCHPLAY Perbarui Mereknya Menjadi “CATCHPLAY+” - Umumkan Penayangan Eksklusif Film Bebas Februari 2020

CATCHPLAY Perbarui Mereknya Menjadi “CATCHPLAY+” Umumkan Penayangan Eksklusif Film Bebas Februari 2020 NERACA Jakarta - Layanan konten hiburan digital Asia…

Transformasi Bukalapak, Selaras Tren Suksesi Perusahaan IT Ternama

Transformasi Bukalapak, Selaras Tren Suksesi Perusahaan IT Ternama  NERACA Jakarta – Tren suksesi kepemimpinan nampaknya sedang marak dilakukan oleh berbagai…

Prof. Rajab Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Universitas Moestopo

Jakarta-Pakar komunikasi Prof. Dr. Rajab Ritonga mengungkapkan, saat ini belum ada standar pendidikan calon wartawan yang rigid. Siapapun boleh menjadi…