Humas Merupakan Ujung Tombak Menyampaikan Program Pemerintah - Kasubag Humas Pemkot Sukabumi: Sepuluh Program Andalan Walikota Sudah Berjalan Baik

Humas Merupakan Ujung Tombak Menyampaikan Program Pemerintah

Kasubag Humas Pemkot Sukabumi: Sepuluh Program Andalan Walikota Sudah Berjalan Baik

NERACA

Sukabumi - Hubungan Masyarakat (Humas) dalam pemerintahan memegang peranan sangat penting. Pasalnya, humas di pemerintahan merupakan ujung tombak dalam menyampaikan program dan kinerja pemerintah itu sendiri. Selain itu juga petugas humas akan mendokumentasikan semua kegiatan Pimpinan daerah, baik itu Gubernur, Bupati, Walikota hingga presiden.

"Humas juga sebagai media informasi program-program pimpinan daerah kepada masyarakat," ujar Kasubag Humas Pemkot Sukabumi, Ross Pristianasari kepada Neraca, Jumat (8/11).

Ross juga mengungkapkan, humas pemerintah juga dapat meningkatkan pelayanan dan pengelolaan informasi di setiap instansinya, serta mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam mensukseskan berbagai program pemerintah yang hasilnya dapat dinikmati oleh publik."Bagaimana kita (humas) berperan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat juga dalam mensukseskan berbagai program pemerintah yang nantinya juga akan kembali ke masyarakat," ujar wanita yang akrab dipanggil Oci tersebut.

Disisi lain lanjut Oci, seorang petugas humas juga harus bisa menempatkan kakinya di luar pemerintahan. Hal ini tentunya untuk menampung segala informasi yang datang dari masyarakat, termasuk mensosialisasikan semua rangakaian kegiatan pemerintah tersebut."Ibaratnya, satu kaki ada didalam dan satu kaki lagi ada di luar," tuturnya.

Ada beberapa fungsi humas dalam lembaga pemerintahan. diantaranya, memperkenalkan program pemerintah. Contoh masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi (Achmad Fahmi-Andri Setiawan Hamami) menuju tahun kedua, ada sepuluh program andalan yang sudah digulirkan untuk mewujudkan visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi untuk Kota Sukabumi yang Religius, Nyaman dan Sejahtera (Renyah)."Ke sepuluh program tersebut harus kita informasikan ke masyarakat baik itu lewat media massa baik itu cetak ataupun elektronik. Atau juga melalui kegiatan lainya," ujar Oci.

Ketika disinggung mengenai perkembangan 10 program tersebut Oci menjelaskan, bahwa program tersebut sudah berjalan baik dan mulai nampak perubahan bagi Kota Sukabumi. Ke sepuluh program unggulan tersebut yakni Homecare, Rumah Singgah, puskesmas klinik sore-malam, ambulans Sigap, Sukabumi Kelurahan Entrepreuneurship Center (Kece), Sukabumi Creative Hub (SCH), Gerakan Literasi, Gerakan Magrib Mengaji, Gerakan Shalat Subuh Berjamaah dan aplikasi pengaduan Sukabumi Particapeted Responder (Super).

"Kesepuluh program tersebut saling menunjang satu sama lain untuk mewujudkan visi misi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, pak Achmad Fahmi dan pak Andri Setiawan Hamami yakni Religius Nyaman dan Sejahtera (Renyah)," ucapnya.

Menurut Oci, meskipun program tersebut baru berjalan satu tahun, namun sudah terlihat perubahan yang berarti dan dampak baiknya dirasakan langsung oleh masyarakat, untuk sisi religiusnya Pemerintah Kota Sukabumi memberikan jaminan kenyamanan dalam memeluk agama dan keyakinan termasuk menggunakan tempat ibadahnya masing-masing.

"Hal tersebut terbukti dengan digalakkan gerakan Magrib mengaji dan sholat Subuh berjamaah, bahkan untuk penganut agama lainya pun diberikan kenyamanan dalam beribadah seperti dengan adanya dukungan Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi, pada saat diresmikannya gedung Vihara vimalakirti belum lama ini," ujarnya.

Selain itu, lanjut Oci, program untuk kenyamanan dari visi misi Walikota dan Wakil Walikota bagi masyarakat Kota Sukabumi sudah nyata direalisasikan, terutama kenyamanan dalam pelayanan kesehatan, yakni melalui program Homecare, Rumah Singgah, puskesmas klinik sore-malam, ambulans Sigap.

"Termasuk dengan mendukung tersedianya rumah singgah bagi penderita Thalasemia yang terletak di Jalan Suryakencana, Kota Sukabumi. Hal tersebut merupakan hal yang baru untuk Kota Sukabumi," ungkapnya.

Lebih jauh Oci menuturkan, program bagi kesejahteraan masyarakat pun tidak kalah pentingnya dalam menunjang dua visi misi faham lainya. Oleh karena Pemkot Sukabumi meluncurkan Kelurahan Entrepreuneurship Center (Kece), Sukabumi Creative Hub (SCH) dan gerakan Literasi.

"Yang mana program tersebut sebagai penyeimbang dari program lainya dan sudah terealisasi dalam S Mart (Sukabumi mart) yang bertujuan untuk memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat dan mengembangkan usaha koperasi," pungkasnya. Arya

BERITA TERKAIT

Pengembangan Kawasan Industri Sadai dengan Blockchain Sangat Tepat

Pengembangan Kawasan Industri Sadai dengan Blockchain Sangat Tepat  NERACA Jakarta - Direktur Utama PT Ration Bangka Abadi sebagai pengelola Kawasan…

StickEarn dan Ming Berkolaborasi Rajai Pasar Videotron Berjalan Indonesia

StickEarn dan Ming Berkolaborasi Rajai Pasar Videotron Berjalan Indonesia  NERACA Jakarta - StickEarn, startup teknologi periklanan yang mentransformasi sarana transportasi…

Cipta Karya Serahterimakan Hibah BMN Senilai Rp1,58 Triliun

Cipta Karya Serahterimakan Hibah BMN Senilai Rp1,58 Triliun NERACA Jakarta - Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian PUPR kembali melakukan…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Puluhan Perusahaan di Banten Ajukan Penangguhan UMK 2020

Puluhan Perusahaan di Banten Ajukan Penangguhan UMK 2020   NERACA Serang - Puluhan perusahaan di Provinsi Banten seperti Kabupaten/Kota Tangerang dan…

Pemkot Sukabumi Terus Perkuat UMKM

Pemkot Sukabumi Terus Perkuat UMKM NERACA Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus berupaya optimal mendorong dan menumbuhkan para pelaku…

HUT Ke 52, KADIN DKI Jakarta Peduli Orang Tua

HUT Ke 52, KADIN DKI Jakarta Peduli Orang Tua NERACA Jakarta – Dalam rangka perayaan HUT 52 KADIN DKI mengadakan…