Menristek - Nuklir Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Bambang PS Brodjonegoro

Menristek

Nuklir Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Jakarta - Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang PS Brodjonegoro menyatakan teknologi nuklir dapat membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat.

"Saatnya kita memperjuangkan nuklir dahulu, bagaimana agar nuklir bisa lebih diterima masyarakat. Tidak hanya sebagai pembangkit listrik tapi bisa juga membuat hasil pertanian atau industri menjadi lebih produktif tapi tetap aman," ujar Menristek Bambang ketika melakukan kunjungan di Kawasan Nuklir Pasar Jumat, Jakarta Selatan pada Senin (4/11).

Menristek menyatakan nuklir memiliki peran multi dimensi yang membuatnya bisa dimanfaatkan dalam berbagai sektor yang bisa menambah efisiensi dan produktivitas. Karena itu nuklir dapat berperan untuk mengatasi kemiskinan dan kesenjangan, mengurangi pengangguran dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Oleh karena itu, ujar mantan kepala Bappenas tersebut, harus ada langkah "menjual" nuklir untuk membantu masyarakat menerima peran nuklir di masa depan, termasuk untuk memproduksi varietas pertanian.

Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) memang telah menciptakan beberapa varietas padi yang lebih cepat panen seperti Rojolele Srinar dan Srinuk yang dapat dipanen dalam waktu 122 hari, dibandingkan 150 hari yang dibutuhkan Rojolele biasa. Hasil itu didapat setelah Batan memperbaiki varietas biasa dengan sinar gamma pada dosis 200 Gy.

Dari fakta tersebut, ujar Bambang, maka dapat disimpulkan produktivitas meningka dan berimplikasi pada kesejahteraan petani."Beberapa produk (Batan) harus dipromosikan karena langsung berimplikasi kepada kehidupan petani. Jangan lupa, bahwa di dalam kelompok masyarakat miskin Indonesia yang jumlah masih 25 juta itu adalah mayoritas petani dan nelayan," kata Menristek.

Menristek/Kepala BRIN juga dalam kunjungan tersebut menekankan bahwa kegiatan riset dan litbang sampai kepada inovasi dan komersialisasi produk harus sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan agenda pembangunan nasional dan dibutuhkan pasar. Ant

BERITA TERKAIT

Ketua MPR RI - KPK Lebih Gencar Memberantas Korupsi

Bambang Soesatyo Ketua MPR RI KPK Lebih Gencar Memberantas Korupsi Jakarta - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo…

Mantan Wakil Presiden RI - Pendidikan Kunci Kemajuan Bangsa

Jusuf Kalla Mantan Wakil Presiden RI Pendidikan Kunci Kemajuan Bangsa  Padang - Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengatakan salah…

Ketua DPR RI - Amendemen UUD Jangan Melebar ke Jabatan Presiden

Puan Maharani  Ketua DPR RI Amendemen UUD Jangan Melebar ke Jabatan Presiden  Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menilai…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Presiden Jokowi: Korupsi Kecil dan Besar Sama-sama Tidak Boleh

Presiden Jokowi: Korupsi Kecil dan Besar Sama-sama Tidak Boleh   NERACA Jakarta - Presiden Joko Widodo menegaskan baik korupsi kecil maupun…

Kaligis Luncurkan Buku "KPK Bukan Malaikat" di Penjara

Kaligis Luncurkan Buku "KPK Bukan Malaikat" di Penjara   NERACA Bandung - Pengacara OC Kaligis meluncurkan buku bertajuk Komisi Pemberantasan Korupsi…

Produsen Minta Pemerintah Tindak Tegas Kasus Pemalsuan

Produsen Minta Pemerintah Tindak Tegas Kasus Pemalsuan   NERACA Jakarta - Direktur PT Usaha Jaya Primatek (UJP) Tommy Halim selaku pemasok…