Wakil Ketua MPR - Perekonomian Santri Harus Dihidupkan

Jazilul Fawaid

Wakil Ketua MPR

Perekonomian Santri Harus Dihidupkan

Gresik - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Jazilul Fawaid mengatakan, lembaga legislatif tersebut siap mendorong penguatan sumber daya manusia di pesantren dan menghidupkan perekonomian santri.

"Dua program yang akan diberdayakan MPR. Pertama, santri harus ada penguatan pada Sumber Daya Manusia. Kedua, ekonomi santri harus hidup," ujar Jazilul usai menghadiri peringatan Hari Santri Nasional di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik Jawa Timur, Kamis dinihari (31/10).

Sejak Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 soal penetapan Hari Santri Nasional, Jazilul mengatakan, MPR harus mendukung keputusan itu dan melakukan sesuatu untuk santri. Terutama di bidang ekonomi dan pendidikan.

Ia menambahkan, sebagai orang yang dilahirkan di Pulau Bawean, ia meyakinkan kalau hampir seratus persen masyarakat Pulau Bawean merupakan santri, dan karenanya ia mendorong upaya tersebut segera dilakukan di tempat kelahirannya tersebut.

"Momentum seperti ini untuk memompa semangat mereka kalau tantangan hari ini berbeda dari yang kemarin. Apalagi karena saya putra daerah, diberikan amanah sebagai wakil ketua MPR, saya berkewajiban untuk melakukan penguatan terkait tugas-tugas saya terutama penguatan empat pilar konsensus kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 45, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI," kata Jazilul.

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa itu, posisi santri di negara ini seharusnya berada di barisan paling depan. Karena empat pilar kebangsaan sudah diajarkan kepada santri sejak kecil.

"Bahkan dilagukan itu, cinta tanah air itu sebagian dari iman (hubbul wathan minal iman). Itu artinya cinta NKRI. Jadi santri menurut saya harus ada di garda paling depan," kata dia.

Jazilul merasa kalau santri harus diberikan peluang dan dukungan pemberdayaan oleh pemerintah. Kalau tidak, nanti akan mudah disusupi radikalisme."Justru munculnya isu-isu radikalisme itu karena lulus dari pesantren enggak punya pekerjaan lalu keluar negeri. Di situ tertular itu," ujar Jazilul. Ant

BERITA TERKAIT

Ketua MPR RI - KPK Lebih Gencar Memberantas Korupsi

Bambang Soesatyo Ketua MPR RI KPK Lebih Gencar Memberantas Korupsi Jakarta - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo…

Mantan Wakil Presiden RI - Pendidikan Kunci Kemajuan Bangsa

Jusuf Kalla Mantan Wakil Presiden RI Pendidikan Kunci Kemajuan Bangsa  Padang - Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengatakan salah…

Ketua DPR RI - Amendemen UUD Jangan Melebar ke Jabatan Presiden

Puan Maharani  Ketua DPR RI Amendemen UUD Jangan Melebar ke Jabatan Presiden  Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menilai…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Presiden Jokowi: Korupsi Kecil dan Besar Sama-sama Tidak Boleh

Presiden Jokowi: Korupsi Kecil dan Besar Sama-sama Tidak Boleh   NERACA Jakarta - Presiden Joko Widodo menegaskan baik korupsi kecil maupun…

Kaligis Luncurkan Buku "KPK Bukan Malaikat" di Penjara

Kaligis Luncurkan Buku "KPK Bukan Malaikat" di Penjara   NERACA Bandung - Pengacara OC Kaligis meluncurkan buku bertajuk Komisi Pemberantasan Korupsi…

Produsen Minta Pemerintah Tindak Tegas Kasus Pemalsuan

Produsen Minta Pemerintah Tindak Tegas Kasus Pemalsuan   NERACA Jakarta - Direktur PT Usaha Jaya Primatek (UJP) Tommy Halim selaku pemasok…