Lakukan Kajian di Ibukota Baru, Pemerintah Gandeng McKinsey

NERACA

Jakarta - Pemerintah telah menetapkan McKinsey Indonesia sebagai konsultan terpilih dalam membantu Kementerian PPN/Bappenas untuk melakukan kajian pendalaman (pra-masterplan) pada lokasi ibu kota baru yang terletak di Kalimantan Timur. “Masterplan akan dilaksanakan pada awal 2020 mendatang,” kata Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin.

McKinsey Indonesia adalah perusahaan berbadan hukum Indonesia yang memiliki reputasi internasional dan terpilih melalui mekanisme lelang terbuka yang dilaksanakan selama 58 hari kerja. Konsultan tersebut dipilih karena telah memenuhi sejumlah persyaratan penting termasuk keharusan untuk mengutamakan penggunaan tenaga ahli lokal (nasional) dan memiliki pengalaman bekerja sama dengan pemerintah baik pusat dan daerah, lembaga keuangan, maupun BUMN dan BUMD di Indonesia.

“Mereka adalah generasi muda yang tepat untuk dilibatkan dalam mewujudkan visi IKN baru, yaitu kota yang smart, green, beautiful, dan sustainable,” ujar Bambang. Lingkup pekerjaan tim kajian pendalaman ini meliputi analisis lokasi beserta aspek-aspek terkait seperti proyeksi penduduk, tahapan pemindahan IKN, risiko pembiayaan, dan sosial ekonomi.

Lalu penyusunan konsep awal masterplan dan zonasi kawasan IKN beserta kawasan penyangganya, penyusunan konsep mobilisasi investasi dan insentif relokasi, serta kelembagaan dan regulasi yang diperlukan. Bambang menuturkan pihaknya juga telah membentuk tim koordinasi strategis persiapan rencana pemindahan IKN yang mempunyai sembilan kelompok kerja dan beranggotakan wakil dari berbagai kementerian dan lembaga terkait. “Mereka yang akan memberikan arahan, panduan dan kendali terhadap tim konsultan,” ujarnya.

Bambang berharap melalui kendali dari tim koordinasi, tim kajian pendalaman dapat bekerja sesuai dengan kerangka kegiatan yang disusun oleh pemerintah dengan menghasilkan output berkualitas baik serta bisa terjadi transfer pengetahuan dan keahlian dari konsultan luar kepada tenaga ahli lokal Indonesia. Bambang melanjutkan, pada 2020 akan dilakukan penyiapan regulasi dan kelembagaan serta penyusunan masterplan kota dan perencanaan teknis kawasan.

Sedangkan pada 2021 akan dilakukan penyediaan lahan, penyusunan Detailed Engineering Design (DED) kawasan, dan ground breaking pembangunan IKN baru. Selanjutnya, pada periode 2022-2024 akan dilakukan pembangunan kawasan inti pusat pemerintahan dan sebagian kawasan IKN sehingga diharapkan pada awal 2024 proses pemindahan pusat pemerintahan dari Jakarta ke IKN baru sudah dapat mulai dilaksanakan.

BERITA TERKAIT

Realisasi Belanja Negara Hingga Oktober Capai 73,1%

    NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa realisasi belanja negara sejak Januari hingga Oktober…

Cara Menpan RB Rampingkan Birokrasi

    NERACA   Jakarta - Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo menyampaikan langkah-langkah perampingan…

Kemendagri Minta Pemda Evaluasi Perda Terkait Dugaan Desa Fiktif

    NERACA   Jakarta - Kementerian Dalam Negeri meminta pemerintah daerah agar mengevaluasi peraturan daerah pembentukan desa terkait belakangan…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Pemerintah Serap Rp23 Triliun dari Lelang SUN

      NERACA   Jakarta - Pemerintah menyerap dana Rp23 triliun dari lelang tujuh seri Surat Utang Negara (SUN)…

MRT Kembangkan Pembayaran Tiket Lewat QR Code

    NERACA   Jakarta - PT Mass Rapid Transit Jakarta mengembangkan sistem pembayaran tiket baru dengan menggunakan QR Code…

Motor Penyumbang Polusi Terbesar di Jakarta

    NERACA   Jakarta - Direktur Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB) Ahmad Safrudin mengatakan bahwa sepeda motor masih menjadi…