Palapa Ring Bikin Akses Fintech Tembus ke Daerah Terpencil

NERACA

Jakarta - Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menilai kehadiran Palapa Ring akan memudahkan peminjaman berbasis teknologi finansial (fintech lending) memberikan pinjaman di daerah terpencil tanpa mengalami kendala. "Kita sangat senang, artinya akses-akses internet untuk daerah-daerah terpencil di Indonesia akan semakin terbuka," ujar Wakil Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Sunu Widyatmoko seperti dikutip Antara, kemarin.

Dia menjelaskan bahwa apabila akses Internet sudah semakin luas, maka sebetulnya pemberian pinjaman langsung kepada peminjam bisa dilakukan dan tidak lagi terkendala oleh kondisi geografis serta sinyal Internet yang susah diakses. Asosiasi memandang akses internet di Indonesia itu sangat penting, dan Palapa Ring membuka akses-akses internet di daerah-daerah terpencil. Selain itu, Sunu menambahkan kehadiran Palapa Ring kemungkinan dapat meningkatkan jumlah debitur dan pemberi pinjaman (lender) secara signifikan.

Menurut data Otoritas Jasa Keuangan atau OJK, akumulasi jumlah pinjaman hingga Agustus 2019 mencapai Rp54,72 triliun yang terdiri atas Rp46,97 triliun di Pulau Jawa dan Rp7,74 triliun di luar Pulau Jawa. Sedangkan, jumlah akumulasi rekening lender per Agustus 2019 mencapai 530.385 entitas dan jumlah akumulasi rekening borrower sebanyak 12.832.271 entitas.

Sebelumnya OJK menilai kehadiran Palapa Ring dapat mempercepat industri teknologi finansial (fintech) untuk melakukan penetrasi di seluruh Indonesia. Kepala Perizinan & Pengawasan Fintech Direktorat Kelembagaan & Produk Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK, Alvin Taulu menjelaskan kehadiran jaringan Palapa Ring dan infrastrukturnya yang sudah bagus dipastikan akan mendorong penetrasi fintech sangat kuat, karena masyarakat bisa mendapatkan layanan dari industri fintech dari sinyal Internet yang bagus.

Selain itu dengan adanya Palapa Ring, maka edukasi dan sosialisasi terkait fintech akan lebih masif lagi karena dapat diakses dan ditonton lewat YouTube. Dengan demikian kehadiran Palapa Ring dapat mendorong peningkatan fintech secara signifikan di Indonesia.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Kepala Perizinan & Pengawasan Fintech Direktorat Kelembagaan & Produk Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Alvin Taulu. Ia menilai kehadiran Palapa Ring dapat mempercepat industri teknologi finansial (fintech) untuk melakukan penetrasi di seluruh Indonesia. "Kehadiran Palapa Ring sangat berpengaruh terhadap industri fintech, mengingat pilar penting dari industri fintech adalah infrastruktur teknologi. Kalau infrastruktur teknologinya sudah sangat kuat dan meluas di seluruh wilayah Indonesia, sudah pasti percepatan industri fintech akan lebih kuat lagi dan melakukan penetrasi lebih dalam," ujarnya.

Dia menjelaskan kehadiran jaringan Palapa Ring dan infrastrukturnya yang sudah bagus dipastikan akan mendorong penetrasi fintechsangat kuat, karena masyarakat bisa mendapatkan layanan dari industri fintech dari sinyal Internet yang bagus.

Saat ini para penyelenggara fintech sudah menyiapkan materi-materi edukasi serta sosialisasi melalui YouTube sehingga masyarakat tidak perlu datang langsung dan tinggal menonton. Dengan adanya Palapa Ring, maka edukasi dan sosialisasi terkait fintech akan lebih masif lagi karena dapat diakses dan ditonton lewat YouTube. "Kehadiran Palapa Ring dapat mendorong peningkatan fintech secara signifikan di Indonesia," kata Alvin.

BERITA TERKAIT

Industri Keuangan Diingatkan Pentingnya Mitigasi Terhadap Gejolak

    NERACA   Jakarta - Kepala Riset Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Lando Simatupang mengingatkan pentingnya mitigasi bagi industri…

DNKI : Transaksi Nontunai Baru 34%

    NERACA   Jakarta - Head of Project Management Office Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) Djauhari Sitorus mengatakan saat…

LPS Sebut Telah Likuidasi 101 Bank

      NERACA   Purwokerto - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejak tahun 2005 telah melikudiasi sebanyak tujuh Bank Perkreditan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Jadi Pesaing Bank, Bunga Fintech Masih Tinggi

    NERACA   Jakarta – Hadirnya perusahaan-perusahaan Financial Technology (Fintech) di industri jasa keuangan cukup diterima oleh masyarakat luas.…

Fintech ALAMI Raih Pendanaan dari 4 Investor Multinasional

    NERACA   Jakarta - Perusahaan fintech peer to peer (P2P) financing syariah ALAMI mengumumkan komitmen pendanaan dengan empat…

Bank Muamalat Salurkan Pembiayaan ke Supplier Barata Indonesia

    NERACA   Jakarta – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. melakukan kerja sama Supply Chain Financing (SCF) dengan PT…