Bank DKI Luncurkan Program Kebun Hidroponik di Rusunawa KS Tubun dan Jatirawasari

NERACA

Jakarta – Tingkatkan pemberdayaan masyarakat DKI Jakarta, Bank DKI luncurkan program kebun hidroponik di Rusun KS Tubun dan Jatirawasari. Peluncuran kebun Hidroponik tersebut di resmikan oleh Walikota Kota Administrasi Jakarta Barat, Rustam Effendi dan disaksikan oleh Direktur Utama Bank DKI, Zainuddin Mappa, Kadin Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta, Kelik Indriyanto, Kepala UPRS KS Tubun dan Jatirawasari, Sarjoko di Jakarta, belum lama ini.

Program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial (corporate social responsibility-CSR) Bank DKI bagi peningkatan kesejahteraan warga Jakarta dan lingkungan hidup. Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Effendi memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank DKI yang peduli terhadap pemberdayaan masyarakat penghuni rusun. Melalui program CSR Kebon Hidroponik di rusun. “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih dengan apa yang telah dilakukan Bank DKI. Bagi saya, apa yang dilakukan untuk kepentingan masyarakat, patut kita dukung. Apa yang dilakukan Bank DKI sangat bermanfaat bagi warga rusun,” kata Rustam Effendi.

Direktur Utama PT Bank DKI, Zainuddin Mappa mengatakan kebon hidroponik yang didirikan di rusun diharapkan bisa menjadi kebon hidroponik percontohan. ”Sehingga dapat menjadi stimulus bagi warga penghuni rusun untuk menjadi pengusaha tanaman sayuran hidroponik,” ujar Zainuddin Mappa. Diharapkannya, dengan semakin banyaknya kebun hidroponik di rusun-rusun Jakarta maka akan lahir pengusaha hidroponik.

Bahkan bila kebun hidroponik mereka berkembang, tidak menutup kemungkinan, Bank DKI akan membantu permodalannya. “Saya hitung-hitung dengan skala satu keluarga, bisa kita berikan permodalan. Nanti mereka tinggal bayar pengembalian pinjaman pokoknya dari hasil kebon yang mereka punya,” ujar Zainuddin Mappa.

Tidak hanya itu, dengan semakin banyaknya warga yang menjadi pengusaha tanaman hidroponik, maka kebutuhan sayur mayur di DKI Jakarta bisa terpenuhi. Dampaknya, bisa terjadi pengendalian harga sayur mayur di Jakarta dengan pemanfaatan lahan kosong ini. Selain memfasilitasi kebun hidroponik, Bank DKI juga melakukan sosialisasi, pelatihan dan pendampingan program kebun hidroponik kepada peserta dilingkungan Rusunawa.

Program Corporate Social Responsibility (CSR) kebun hidroponik Bank DKI juga telah terlaksana di Rusunawa Jatinegara Kaum dan Jatirawasari. Ditahun 2017, Bank DKI telah memulai program Kebun Hidroponik di Rusunawa Jatinegara Kaum, dan sampai dengan saat ini telah panen sebanyak 15 kali. Kedepannya Bank DKI berencana untuk membangun kebun hidroponik di 8 (delapan) Rusunawa di Wilayah DKI Jakarta secara bertahap.

BERITA TERKAIT

Industri Keuangan Diingatkan Pentingnya Mitigasi Terhadap Gejolak

    NERACA   Jakarta - Kepala Riset Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Lando Simatupang mengingatkan pentingnya mitigasi bagi industri…

DNKI : Transaksi Nontunai Baru 34%

    NERACA   Jakarta - Head of Project Management Office Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) Djauhari Sitorus mengatakan saat…

LPS Sebut Telah Likuidasi 101 Bank

      NERACA   Purwokerto - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejak tahun 2005 telah melikudiasi sebanyak tujuh Bank Perkreditan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Jadi Pesaing Bank, Bunga Fintech Masih Tinggi

    NERACA   Jakarta – Hadirnya perusahaan-perusahaan Financial Technology (Fintech) di industri jasa keuangan cukup diterima oleh masyarakat luas.…

Fintech ALAMI Raih Pendanaan dari 4 Investor Multinasional

    NERACA   Jakarta - Perusahaan fintech peer to peer (P2P) financing syariah ALAMI mengumumkan komitmen pendanaan dengan empat…

Bank Muamalat Salurkan Pembiayaan ke Supplier Barata Indonesia

    NERACA   Jakarta – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. melakukan kerja sama Supply Chain Financing (SCF) dengan PT…