Akses Teknologi Digital di Luar Jakarta Masih Rendah

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan bahwa kesetaraan dalam mengakses teknologi digital di Indonesia masih belum terlihat, khususnya untuk masyarakat yang berada di luar Jakarta dan luar Pulau Jawa yang masih sulit untuk mendapatkan akses teknologi tersebut. “Di Jakarta kita masih bisa mengakses teknologi digital, tapi semisal keluar dari Jakarta yang masih di Jawa saja, masih ada daerah yg tidak well-served terhadap teknologi digital, juga daerah di luar Jawa,” katanya dalam acara Indonesia Fintech Summit & Expo 2019 di Jakarta.

Padahal, menurut dia, adanya akses teknologi digital sangat membantu dalam meningkatkan perekonomian Indonesia karena pada era saat ini perkembangan teknologi secara tidak langsung membuat berbagai sektor di kehidupan berbasiskan teknologi.

Sri Mulyani melanjutkan, dalam upaya untuk memperbaiki dan mengembangkan akses teknologi digital di berbagai daerah tersebut saat ini pemerintah sedang terus berinvestasi pada pembangunan infrastruktur seperti tiga proyek Palapa Ring dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui anggaran pendidikan dan vokasi. “Kita ingin meyakinkan bahwa Indonesia adalah negara yang tidak mendiskriminasikan penggunaan fintech atau teknologi digital,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa pemerintah juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak industri tentang memberikan pajak yang tidak memberatkan bagi masyarakat untuk menciptakan level playing field. “Ini adalah upaya untuk menyiapkan masyarakat dan ekonomi agar bisa mengambil manfaat dari adanya perkembangan teknologi termasuk fintech,” katanya.

Sri Mulyani Indrawati juga menyebutkan bahwa infrastruktur digital di Indonesia, meliputi kelistrikan dan akses layanan internet, merupakan penunjang pelaksanaan ekonomi digital, sehingga ia mendukung pemerataan infrastruktur internet, listrik, dan satelit. "Kalau disebutkan statistiknya, di Indonesia, mereka yang memiliki akses internet masih kurang dari 60 persen," kata Sri Mulyani. “Digital economy tidak bisa ambil peran kalau negara tidak ada infrastruktur internet, listrik, dan satelit,” lanjut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu, menekankan pentingnya fasilitas listrik yang dilengkapi dengan internet.

“Beberapa kota juga masih butuh akses internet. Kalau dalam listrik pemerintah targetkan 100 persen rasio elektrifikasi di Indonesia. Tapi kalau punya listrik tapi tidak punya internet, kamu juga facing a handicap,” kata wanita yang akrab disapa Ani itu.

Maka, lanjut dia, diharapkan masyarakat Indonesia bisa mengakses internet dengan mudah sekaligus mendukung perkembangan ekonomi digital melalui pembangunan Palapa Ring oleh pemerintah. "Untuk membangun konektivitas, terutama dengan Palapa Ring, itu juga salah satu cara (pemerintah) untuk bisa menyediakan infrastruktur (digital)," pungkasnya. (ant)

Senada dengan Sri Mulyani, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan bahwa teknologi digital dapat meningkatkan inklusi keuangan dan inklusi ekonomi di Indonesia. “Inklusi keuangan itu masyarakat kita yang selama ini belum tersentuh dunia keuangan bisa tersentuh kalau inklusi ekonomi adalah bagaimana ekonomi digital membantu UMKM sehingga bisa berinovasi khususnya melalui fintech,” ujarnya.

Perry menuturkan Bank Indonesia sedang bekerja sama dengan OJK dan Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) untuk mendorong para pelaku start up atau e-commerce agar bisa lebih mengembangkan usahanya sehingga terbentuk suatu ekosistem pengembangan ekonomi digital. “Bagaimana digital bisa mendorong perekonomian Indonesia,” ujarnya. (ant)

BERITA TERKAIT

Indef Nilai Erick Thohir Cocok Jadi Menteri BUMN

Indef Nilai Erick Thohir Cocok Jadi Menteri BUMN Peneliti senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri…

Tantangan dan Harapan Kabinet Indonesia Maju

Tantangan dan Harapan Kabinet Indonesia Maju Pengamat ekonomi Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Jember Adhitya Wardhono PhD mengatakan tantangan Kabinet Indonesia…

Komposisi Kabinet Ideal Secara Politik

Komposisi Kabinet Ideal Secara Politik Komposisi menteri dalam Kabinet Indonesia Maju sudah ideal secara politik maupun administratif, kata pengamat kebijakan…

BERITA LAINNYA DI BISNIS INDONESIA

Indef Nilai Erick Thohir Cocok Jadi Menteri BUMN

Indef Nilai Erick Thohir Cocok Jadi Menteri BUMN Peneliti senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri…

Tantangan dan Harapan Kabinet Indonesia Maju

Tantangan dan Harapan Kabinet Indonesia Maju Pengamat ekonomi Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Jember Adhitya Wardhono PhD mengatakan tantangan Kabinet Indonesia…

Komposisi Kabinet Ideal Secara Politik

Komposisi Kabinet Ideal Secara Politik Komposisi menteri dalam Kabinet Indonesia Maju sudah ideal secara politik maupun administratif, kata pengamat kebijakan…