Bithumb Global Umumkan Generasi Terbaru Pertukaran Aset Digital

NERACA

Jakarta - Bithumb Global, platform global untuk Bithumb Korea – Korea Selatan top pertukaran aset digital, mengumumkan fitur dan inisiatif baru yang akan datang pada versi 1.0 Bithumb Global yang baru diluncurkan. Dengan tujuan untuk membangun ekosistem aset digital yang lebih baik dan lebih ramah, Bithumb Global meluncurkan alat baru untuk membantu menciptakan sumber daya komunitas yang inklusif dan program baru “Melepaskan” yang berupaya untuk membawa kesadaran pada visi mereka.

Didirikan pada tahun 2014, Bithumb Korea adalah pertukaran mata uang digital paling awal dan paling berpengaruh di Korea Selatan. Dengan 8 juta pengguna terdaftar, 1 juta pengguna aplikasi seluler dan volume transaksi kumulatif saat ini telah melampaui 1 triliun dolar AS, Bithumb adalah salah satu pemimpin pasar dalam perdagangan aset digital dengan komunitas yang loyal.

Bithumb juga memfasilitasi 59,19% dari seluruh volume transaksi Bitcoin Korea dan menyumbang sekitar 15% dari pasar global. Volume transaksi harian tertinggi untuk pertukaran Korea telah mencapai lebih dari US$7 Miliar.Bahkan dengan kesuksesan ini, Bithumb hanya berfokus pada wilayah Korea Selatan dengan lebih dari 80% pengguna platformnya berasal dari sana. Karena itu, Bithumb meluncurkan putarannya. Bithumb Global, awal tahun ini menghubungkan likuiditas dan potensi pasar ke seluruh dunia.

Dengan Bithumb Global yang beroperasi sebagai entitas independen yang dilengkapi dengan sumber daya internalnya sendiri, putarannya mampu memberikan pengalaman perdagangan crypto yang lebih baik dan menciptakan standar baru yang diharapkan oleh komunitas. Dengan teknologi yang ditingkatkan seperti mesin pencocokan pesanan tingkat lanjut, fitur mempertaruhkan koin dan banyak penawaran produk yang tidak terungkap, Bithumb Global adalah pertukaran aset digital generasi baru yang melayani audiens global.

“Sejak peluncuran beta Bithumb Global pada bulan Mei 2019, Bithumb Global telah memiliki lebih dari satu juta pengguna di seluruh dunia dan memiliki volume perdagangan harian melebihi dari$381juta, ”kata Javier Sim, Co-Founder dan Direktur Utama untuk Bithumb Global, sebagaimana dikutip dalam keterangannya, kemarin.

“Hal ini telah menjadi satu-satunya pertukaran yang didirikan pada tahun 2019 yang berada di antara platform perdagangan terbaik di dunia,” katanya. Salah satu fitur paling unik dari Bithumb Global adalah inisiatif “BG Staging” mereka.

Dengan BG Staging, proyek yang dipilih sebelumnya dapat menjangkau komunitas Bithumb Global dan menarik perhatian. Tidak seperti IEO (Initial Exchange Offering) dan kegiatan penggalangan dana dari pertukaran lain, BG Staging tidak mengharuskan pengguna untuk berinvestasi fiat atau mata uang dalam putaran penggalangan dana, melainkan meraka memegang aset digital mereka untuk menunjukkan minat mereka dan menerima kembali saham mereka ditambah lagi potensi kupon untuk fitur token proyek setelah periode penguncian.

Bithumb Global juga telah menerapkan langkah-langkah keamanan yang lebih ketat, mesin pencocokan urutan latensi rendah dengan teknologi eksklusif dan algoritma canggih, dan antarmuka pengguna yang lebih ramah.

BERITA TERKAIT

Pemerintah Incar Pembiayaan Berbasis Ekuitas - Bangun Infrastruktur

    NERACA   Jakarta - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) mengincar skema pembiayaan berbasis ekuitas atau…

16 Bank dan 4 Sekuritas Ikut Lelang SUN

    NERACA   Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat sebanyak 16 bank dan empat perusahaan sekuritas ikut lelang Surat…

OJK Klaim Tingkat Inklusi Keuangan 75% Telah Tercapai

    NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengklaim target tingkat inklusi keuangan Indonesia sebesar 75 persen dari…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Serapan Lelang SBSN Capai Rp7,04 Triliun

    NERACA   Jakarta - Direktorat Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu)…

60% Pengguna Dapatkan Akses Pertama Kredit dari Kredivo

    NERACA   Jakarta - Kehadiran teknologi finansial telah memberikan ruang untuk turut mendorong peningkatan inklusi keuangan di Indonesia…

Palapa Ring Bikin Akses Fintech Tembus ke Daerah Terpencil

  NERACA   Jakarta - Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menilai kehadiran Palapa Ring akan memudahkan peminjaman berbasis teknologi…