Duet Maut IPTV dan ICON+, Pengamat Pasar Modal: Bisa Jackpot

JAKARTA, Duet maut PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) dengan anak usaha PT PLN, Indonesia Comnets Plus (ICON+), dipastikan akan melahirkan cuan berlimpah, baik bagi perseroan dan investor. Pengamat Pasar Modal Teguh Hidayat mengatakan kombinasi keduanya akan menghasilkan pendapatan berkali-kali lipat, bisa sepuluh hingga dua puluh kali lipat dan terus berkembang.

"Bahkan, kalaupun IPTV cuma dapat entah berapa persen saja, misalnya Rp 10.000 per sambungan, itu kali 70 juta pelanggan PLN sudah Rp700 miliar. Kalau misalnya Rp 100.000? Itu sudah Rp7 triliun," kata Teguh.

Menurutnya, IPTV sebagai penyedia jasa layanan televisi dengan jaringan Internet akan meraup bottom line yang jauh lebih besar dari kerja samanya dengan ICON+ tersebut. Sebab, kata Teguh, infrastruktur listriknya sudah terbangun dengan jumlah 71,1 juta pelanggan yang berpotensi menggunakan layanan Internet.

"Kalau bicara potensi tidak terbatas dan 70 juta sambungan itu akan bertambah terus. PLN tidak berhenti buat listrik sambungan, dari desa ke desa dan seterusnya," tuturnya.

Jadi, lanjut Teguh, pada tahap awal target 10 juta sambungan internet sudah cukup bagus untuk beberapa tahun ke depan. Kerja sama ini patut dicoba untuk kota-kota besar terlebih dulu. Jika berhasil, dapat dilanjutkan ke daerah-daerah.

"Jadi, bicara potensi tidak terbatas, tidak hanya di angka 70 juta itu, tapi bisa lebih. Tahun depan, bisa 80 juta, tahun depannya lagi 90 juta dan seterusnya. Karena PLN juga setiap tahun membuat sambungan listrik baru untuk pelanggan baru dan seterusnya," ungkap Teguh.

Teguh menambahkan hingga saat ini akses Internet belum bisa sepenuhnya dirasakan oleh penduduk Indonesia. Di beberapa kota besar misalnya, tersedia jaringan listrik dan sinyal yang merata, namun di daerah hanya tersedia aliran listrik dengan kualitas sinyal yang buruk. "Jadi, potensinya terbuka lebar. Penduduk di daerah, desa, pedalaman yang selama ini belum tersentuh Internet, tapi sudah punya jaringan listrik, bisa tersentuh Internet dari layanan ini," katanya. (*)

BERITA TERKAIT

Pengamat Politik: Angela Tanoesoedibjo Cocok Jadi Menteri BUMN

Jakarta, Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Maruf Amin tinggal menghitung hari. Kabinet baru telah disiapkan, salah satu nama…

EXM PSP Scanner Permudah Pemindaian Plat Gigi

Jakarta, Proyek Pengembangan Citra Industri Taiwan/The Taiwan Industry Image Enhancement Project (IEP project), melalui Dewan Pengembangan Perdagangan Luar Negeri Taiwan/Taiwan…

KONFERENSI INTERNASIONAL DILA KE-30

Chairman The Development of International Law in Asia-Korea (DILA-KOREA) Seokwoo Lee, Direktur Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional Damos Dumoli Agusman,…

BERITA LAINNYA DI BERITA FOTO

DIALOG EKONOM BERSAMA WAKIL PRESIDEN

Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan paparan saat menghadiri acara dialog bersama 100 ekonom di Jakarta, Kamis (17/10/2019). Kegiatan tersebut bertujuan…

HARGA GABAH NAIK

Petani memanen padi di Desa Tambakbaya, Lebak, Banten, Kamis (17/10/2019). Menurut petani harga gabah kering naik dari Rp4.700 menjadi Rp4.900…

PAMERAN KECANTIKAN

Suasana salah satu stand Pameran Kecantikan bertajuk Cosmobeaute Indonesia 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Kamis (17/10). Cosmobeaute Indonesia…