BCA Syariah Telah Salurkan Pembiayaan UMKM Capai Rp1,01 Triliun

NERACA

Jakarta - PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) mencatat pembiayaan untuk segmen UMKM sebesar Rp 1,01 triliun atau sekitar 20,33 persen, per Agustus 2019. Total portofolio pembiayaan perusahaan yakni sebesar Rp 4,95 triliun. BCA memiliki dua produk pembiayaan BCA Syariah yakni Pembiayaan Modal Kerja dan Pembiayaan Investasi Modal Kerja. Selain dapat menggunakan pembiayaan dalam bentuk angsuran, terdapat pula Pembiayaan Rekening Koran Syariah (PRKS) untuk meningkatkan perputaran usaha.

Plafon yang diberikan sampai dengan Rp 5 miliar, dengan omset per tahun tidak lebih dari Rp 50 miliar. Kepala Satuan Kerja Bisnis Retail dan Konsumer BCA Syariah Dwidadi Sugito menyampaikan akad pembiayaan beragam. "Disesuaikan dengan kebutuhan para pengusaha, seperti akad Murabahah, Mudharabah, Musyarakah dan lainnya," katanya melalui siaran pers yang diterima, Selasa (17/9).

BCA Syariah juga mendorong milenal berwirausaha melalui pelatihan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Kegiatan terbaru bertajuk “How to Start Your Online Store” digelar di Bandung, Jawa Barat pada hari ini yang merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan BCA Syariah Peduli. Dwidadi menyampaikan tujuan kegiatan adalah meningkatkan kapasitas individu kaum muda. Khususnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi melalui kegiatan wirausaha di sektor ekonomi kreatif.

Data Statistik dan Hasil Survei Ekonomi Kreatif dari BEKRAF dan BPS menyebutkan Pendapatan Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif telah menyumbangkan Rp 922,59 triliun terhadap PDB Nasional. Sehingga BCA Syariah menggandeng 50 peserta dari Komunitas Muslim Fashionpreneur, Komunitas Fashion Garment dan nasabah. "BCA Syariah sangat mendukung pengusaha muda untuk berkembang, baik melalui pelatihan maupun penyediaan produk dan layanan perbankan syariah untuk memenuhi kebutuhan pewirausaha," kata Dwidadi.

Dalam pelatihan ini, BCA Syariah menggandeng pembicara dari Islamic Trade & Export Development Organization (ITEDO). Lembaga independen ini memiliki misi untuk membantu, mendampingi, mengembangkan individu atau organisasi yang ingin bergerak di bidang perdagangan dan pengembangan ekspor. BCA Syariah berharap pelatihan ini dapat memicu kreativitas dan inovasi pelaku wirausaha. Sekaligus meningkatkan pengetahuan mengenai produk perbankan syariah yang bisa dimanfaatkan untuk peningkatan usaha.

BERITA TERKAIT

Bank DKI Luncurkan Program Kebun Hidroponik di Rusunawa KS Tubun dan Jatirawasari

    NERACA   Jakarta – Tingkatkan pemberdayaan masyarakat DKI Jakarta, Bank DKI luncurkan program kebun hidroponik di Rusun KS…

Uang Elektronik Tol akan Terhubung ke Debit dan Kredit

    NERACA   Jakarta - Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) sedang menyiapkan teknologi untuk pembayaran tol tanpa henti (Multi…

Survei BI Indikasikan Pertumbuhan Kredit Baru Melambat

      NERACA   Jakarta - Survei Perbankan Bank Indonesia (BI) mengindikasikan pertumbuhan triwulanan kredit baru melambat pada triwulan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Serapan Lelang SBSN Capai Rp7,04 Triliun

    NERACA   Jakarta - Direktorat Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu)…

60% Pengguna Dapatkan Akses Pertama Kredit dari Kredivo

    NERACA   Jakarta - Kehadiran teknologi finansial telah memberikan ruang untuk turut mendorong peningkatan inklusi keuangan di Indonesia…

Palapa Ring Bikin Akses Fintech Tembus ke Daerah Terpencil

  NERACA   Jakarta - Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menilai kehadiran Palapa Ring akan memudahkan peminjaman berbasis teknologi…