LG Kembali Hibahkan Mesin Cuci Laundry ke Pemkot Jakarta Barat

NERACA

Jakarta - PT. LG Electronics Indonesia (LG) kembali memberikan enam unit mesin cuci laundry pada Pemerintah Kota Jakarta Barat, Kamis (9/11). Sebelumnya, LG juga memberikan mesin cuci laundry kepada Dinas Pemadam Kebakaran. Bertempat di kantor Walikota Jakarta Barat, dukungan LG ini diterima langsung oleh H. Rustam Effendi selaku Walikota Jakarta Barat. “Melalui hal ini kami ingin memberikan sesuatu untuk mendukung mereka yang kerap tak disadari menjadi pahlawan dalam hidup keseharian masyarakat,” ujar Seungmin Park selaku Presiden Direktur PT. LG Electronics Indonesia.

Resmi berdiri sejak tahun lalu sebagai bagian besar produk LG yang lebih berfokus bagi pasar komersial dan pelaku bisnis, mesin cuci laundry dapat dikatakan merupakan unit bisnis termuda PT. LG Electronics Indonesia. Lepas dari keunggulan fitur inovatif di dalamnya, menurut Seungmin Park, istimewanya mesin cuci laundry LG ini ada pada keberadaannya sebagai satu-satunya mesin cuci laundry di Indonesia dengan layanan purna jual yang ditangani langsung oleh perusahaan pembuatnya.

Dalam menjalankan roda bisnisnya di Indonesia, PT. LG Electronics Indonesia bermitra dengan PT. MLC Indonesia yang ditunjuk sebagai penyalur tunggalnya. Selain menjualnya sebagai unit produk, pemasaran mesin cuci laundry ini juga ditawarkan dalam bentuk peluang usaha bisnis laundry. Melalui konsep yang dinamai LG Laundry Lounge, peluang usaha ini menawarkan konsep self service laundry berbasis penggunaan kartu prabayar khusus maupun koin.

Selain dua metode pemasaran ini, kesuksesan pemasaran mesin cuci laundry LG ini pun dikatakan tak lepas dari keunggulannya sebagai produk. Berbasis inverter, mesin cuci berseri Giant C Plus ini memiliki waktu pencucian 37 menit dengan konsumsi air yang minim. Hal ini membuatnya terhitung dua kali lebih hemat listrik dan 30 % lebih hemat air.

“Kami tentu sangat menyambut baik adanya bentuk dukungan yang melambangkan kolaborasi baik antara pemerintah dan pelaku usaha di sekitarnya dalam mendukung untuk memberikan layanan pada masyarakat,” ujar Rustam Effendi selaku Walikota Jakarta Barat dalam sambutannya. Lebih lanjuta ia menyatakan, dukungan mesin cuci laundry LG ini nantinya akan dialokasikan pada tiga tempat berbeda untuk mendukung tugas unit yang berhubungan dengan layanan masyarakat.

Termasuk dalam tiga penerima alokasi ini di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Barat yaitu Suku Dinas Lingkungan Hidup. Keberadaannya diharapkan akan membantu tugas 1,060 orang di dalamnya yang terdiri dari pasukan oranye. Suku Dinas Sumber Daya Air pun menjadi penerima alokasi mesin cuci ini untuk mendukung kerja menangani saluran air dan penahan banjir di lingkungan Jakarta Barat.

Sementara alokasi ketiga akan menjadi dukungan tugas tenaga teknis, kebersihan dan mekanik di lingkup kantor Walikota Jakarta Barat yang jumlahnya mencapai 260 orang. “Kami berharap dukungan ini dapat berdaya guna bagi mereka ini yang menjadi pahlawan sesungguhnya yang hidup dan melayani masyarakat,” ujar Rustam Effendi lagi.

BERITA TERKAIT

Pemerintah Yakin Dana Amnesti Pajak Tidak Kembali ke Asing

    NERACA   Jakarta - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menyatakan hingga masa penahanan dana (holding period)…

Eksploitasi Air Tanah Sebabkan Penurunan Tanah Jakarta

    NERACA   Jakarta - Penurunan tanah (landsubsidence) di DKI Jakarta salah satu faktornya adalah disebabkan eksploitasi air tanah…

Internet Lambat Ikut Hambat Bisnis

    NERACA   Jakarta - Lembaga riset global Legatum Institute mengungkapkan bahwa koneksi internet yang lambat dan bandwidth jaringan…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Pindahkan Ibukota, Bappenas Minta Saran Tokoh Dayak

      NERACA   Jakarta - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) meminta saran dari para…

Pemerintah Susun Roadmap Pengembangan Biofuel

    NERACA   Jakarta - Peta jalan pengembangan biofuel berbasis Crude Palm Oil (CPO) atau minyak sawit mentah tengah…

Dana Repatriasi Amnesti Pajak Diyakini Betah Di Dalam Negeri

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyatakan kecil kemungkinan dana repatriasi program amnesti pajak yang mencapai Rp146…