Naik Kelas, Menteri Rini Dorong Nasabah Mekaar PNM Manfaatkan Internet

Naik Kelas, Menteri Rini Dorong Nasabah Mekaar PNM Manfaatkan Internet

NERACA

Klungkung, Bali - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno memberikan bantuan untuk 50 nasabah PT Permodalan Nasional Madani (Persero) dalam program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) di Pulau Bali. Bantuan tersebut berupa alat usaha dan paket sembako. Selain itu, sebanyakan 5 nasabah PNM yang ikut naik kelas untuk mendapatkan bantuan pinjaman langsung Wakil Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Catur Budi Harto. Saat ini, BRI akan fokus pada pengembangan UMKM, termasuk nasabah Mekaar yang naik kelas.

Menteri Rini juga mengungkapkan nasabah Ibu-ibu Mekaar bisa mendapatkan bantuan dari Rumah Kreatif BUMN yang akan ada di seluruh Kabupaten. Produk usaha Ibu-ibu Mekaar bisa dibantu oleh rumah kreatif ini.

”Misalkan saja produk Ibu-ibu Mekaar bisa meningkatkan perubahan bungkusnya supaya lebih cantik. Kemudian Ibu-ibu bisa berjualan produknya melalui internet. Jadi, nantinya orang di Jakarta bisa langsung pesan ke Ibu-ibu Mekaar. Dengan sambungan internet ini, ibu-ibu bisa jualan di tempat lain. Produk-produknya bisa lebih mendunia dan bisa naik kelas,” kata Menteri Rini dalam acara interaksi Menteri BUMN dengan Nasabah Mekaar Naik Kelas di Klungkung, Bali, Selasa (10/9).

“Ibu-ibu harus semangat dan selalu semangat mendapatkan informasi baru supaya semakin maju. Kalau Ibu-ibu disini semangat, kerja keras, dan mau maju terus maka Indonesia pasti makmur dan sejahtera,” tambah dia.

Menteri Rini juga berpesan supaya Ibu-ibu Mekaar untuk disiplin dalam menjalankan usahanya sehingga bisa mendapatkan keuntungan yang semaksimal mungkin.”Ibu-ibu Mekaar bisa memulai usaha dengan belajar untuk disiplin sehingga usahanya bisa berjalan baik dan bisa mendapatkan keuntungan untuk membantu keluarga ibu-ibu. Nanti kalau sudah pandai berusaha maka bisa naik kelas dengan menjadi nasabah bank. Kalau sudah menjadi nasabah bank maka nanti bisa menjadi mudah untuk mendapatkan kredit yang lebih murah dan usahanya bisa menjadi besar misalkan ingin mempunyai warung atau jualan toko di Ubud,” tambah Menteri Rini.

Menteri Rini juga mengharapkan kerjasama yang baik antara PNM yaitu Ibu-ibu Mekaar dengan bank-bank BUMN terutama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero). Saat ini, sudah ratusan anggota Mekaar yang menjadi nasabah KUR di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero).”Diharapkan kerjasama ini dijalankan dengan baik supaya Ibu-ibu Mekaar bisa naik kelas dan mensejahterakan keluarganya,” ujar dia.

Hingga akhir 2019, perseroan menargetkan peningkatan jumlah nasabah Mekaar hingga 6 juta, dengan plafon pembiayaan total sekitar Rp13,5 triliun sampai Rp14 triliun. Jumlah nasabah Mekaar mengalami peningkatan, tercatat sampai Juni 2019 telah mencapai 4,833 juta nasabah, dengan penyaluran pembiayaan hingga Juni 2019, mencapai Rp9,73 triliun. Dana tersebut terdiri dari Rp7,7 triliun buat nasabah Mekaar dan Rp1,9 triliun buat nasabah ULaMM atau Unit Layanan Modal Mikro. Mohar

BERITA TERKAIT

Kopitu: Pemerintah Belum Optimal Terhadap UMKM

Jakarta-Pemerintah dinilai belum optimal memberikan perhatian terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sehingga belum memberikan dampak yang berarti. Padahal,…

Tiga Sumber Mata Air PDAM Sukabumi Semakin Turun - Perlu Studi Tentang Air Baku

Tiga Sumber Mata Air PDAM Sukabumi Semakin Turun Perlu Studi Tentang Air Baku NERACA Sukabumi - Menyusutnya tiga sumber mata…

Komitmen Hero Supermarket Penuhi Kebutuhan Masyarakat Indonesia - Grand Opening di Apartemen Casa Domaine

Komitmen Hero Supermarket Penuhi Kebutuhan Masyarakat Indonesia Grand Opening di Apartemen Casa Domaine NERACA Jakarta – Hero Supermarket sebagai pelopor…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Jaga Kelestarian Alam Jatiluwih, Pemkab Tabanan Gandeng Duta Hijau Bali 2019

Jaga Kelestarian Alam Jatiluwih, Pemkab Tabanan Gandeng Duta Hijau Bali 2019 NERACA Tabanan, Bali - Untuk menjaga dan melestarikan alam…

Kopitu: Pemerintah Belum Optimal Terhadap UMKM

Jakarta-Pemerintah dinilai belum optimal memberikan perhatian terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sehingga belum memberikan dampak yang berarti. Padahal,…

Tiga Sumber Mata Air PDAM Sukabumi Semakin Turun - Perlu Studi Tentang Air Baku

Tiga Sumber Mata Air PDAM Sukabumi Semakin Turun Perlu Studi Tentang Air Baku NERACA Sukabumi - Menyusutnya tiga sumber mata…