DPRD Kota Depok Belum Maksimal Punya Anggota Pro Ekonomi - Periode 2019-2024 Masih Dominasi Anggota Lama‎

DPRD Kota Depok Belum Maksimal Punya Anggota Pro Ekonomi

Periode 2019-2024 Masih Dominasi Anggota Lama‎

NERACA

Depok - ‎Anggota DPRD Kota Depok. Periode 2019-2024 masih didominasi anggota periode sebelumnya yang hanya ada 18 orang anggota baru. Bahkan, juga yang memiliki kompetensi bidang ilmu ekonomi pun belum maksimal kuantitasnya yang diharapkan dapat memaksimalkan menyusun program dan kegiatan pembangunan bidang ekonomi di Kota Depok. Demikian rangkuman liputan NERACA dari berbagai rangkaian kegiatan usai pelantikan anggota DPRD terpilih yang baru hingga kemarin.

Menurut anggota DPRD, H. Babai Suhaimi SE dari Fraksi PKB yang baru dilantik, sebaiknya dalam periode lima tahun ke depan diperlukan adanya upaya dewan yang intensif, inovatif dan kreatif dalam hal kewajibanya menyusun program dan kegiatan bidang ekonomi."Jangan hanya monoton dan rutin tanpa adanya upaya yang lebih bermanfaat bagi peningkatan perekonomian warga Kota Depok," katanya menegaskan.

Apalagi, lanjutnya, kondisi pertumbuhan ekonomi nasional yang dipengaruhi era globalisasi dan pasar bebas serta semakin derasnya arus revolusi industri 4.0. Jika tidak ada inovasi yang lebih kreatif bisa makin membuat tingkat perekonomian warga Depok semakin sulit dalam berbagai aspek hidup dan kehidupannya.

Babai berjanji dengan kembalinya duduk di DPRD Kota Depok, dirinya akan makin fokus untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kota Depoh yang makin sejahtera, adil dan makmur."Insya Allah, mohon doanya," tuturnya pada NERACA.

Sementara itu Pimpinan Sementara DPRD Kota Depok terpilih H. Muhammad Supariyono dari Fraksi PKS yang diserahkan pimpinan lama Hendrik Tangke Allo, menjelaskan nama para 50 anggota yang telah dilantik Gubernur Jabar sesuai Surat Keputusannya H. Ridwan Kamil.

Nama sesuai perolehan kursi Anggota DPRD Kota Depok Periode 2019-2024, Hasil Penetapan Pleno 26 Juli 2019 siang di Hotel Bumi Wiyata, Jalan Margonda, Beji, Kota Depok adalah :‎‎ 1. PKS meraih suara untuk 12 kursi, ‎2. GERINDRA‎: 10 kursi, ‎3. PDIP: 10 kursi, ‎4. GOLKAR: 5 kursi, ‎5.PAN: 4 kursi, ‎6. Partai Demokrat: 3 kursi, ‎7. PKB: 3 kursi, ‎8 .PPP: 2 kursi, ‎9. PSI: 1 kursi‎. Total jumlah kursi DPRD Kota Depok 50 Kursi‎ mewakili sekitar 2,3 juta penduduk

Nama yang terpilih menjadi Anggota DPRD Kota Depok untuk Periode 2019 - 2024 adalah PKS dengan 12 Kursi:‎ 1. Ade Firmansyah ‎2. Qurtifa ‎3. Ade Supriatna ‎4. Sri Utami ‎5. H.M. Suparyono ‎6. Hengky ‎7. Hafid Nasir ‎8. Imam Musanto ‎9. Khairuloh Ahyari ‎10. Habib Ghasim ‎11. Farida R ‎12. T.M.Yusuf.

Partai GERINDRA 10 kursi: 1. Yeti Wulandari SH‎ 2. Afrizal Alana ‎3. Muhamad Habe ‎4. Kiki Nuroji ‎5. Hamzah ‎6. Edi Masturo ‎7. Turiman ‎8. Priyanti S‎ 9. Haji Iman 10. Irvan Riva

Sedangkan PDIP juga raih 10 Kursi : 1. Ikravani ‎2. Rudi Kurniawan ‎3. Indah Ariani ‎4. Veronika Wiwin ‎5. Yuni Indriyani ‎6. Mad Arif ‎7. Hendrik Tanke ‎8. Imam Turidi ‎9. Hermanto ‎10 .Frans Samosi

Partai GOLKAR dapat 5 kursi: 1. Nurhasim 2. Hj. Juanah Sarmilih‎ 3. Nurdin Al Ardisoma. 4. Tajudin T 5. Jupriatni.‎ Sedangkan PAN yang hanya dapat 4 kursi :1. Igun S 2. Azhari 3. Nurhasan 4. Lahmuddin

Untuk Partai Demokrat dengan 3 kursi :1. Endah Winarti ‎2. Topik ‎3. Ir. Edi Sitorus‎. Sementara PKB dapat 3 kursi : ‎1. Hamid ‎2. Tati Rahmawati ‎3. Babai Suhaimi

Kemudian PPP dengan raihan 2 Kursi yaitu: ‎1. H. Mazhab 2.Hj.Qonita L dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI)‎ fenomenal 1 kursi yaitu Oparis Simanjuntak dari profesi Jurnalis yang sehari-harinya bertugas doi Kota Depok.‎ 50 Anggota DPRD tersebut telah berdasarkan SK Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang melantiknya baru-baru ini.

Sedangkan untuk pipinan difinitif DRRD Kota Depok juga telah ditetapkan sesuai tahapan proses pemilihannya dalam rapat Paripurna Perdana Anggota baru, Selasa (10/9) untuk diajukan ke gubernur Jabar Surat Keputusan agar dilantik pada 1 Oktober 2019.

Nama para pimpinanya: H.T.M. Yusuf Syaputra (PKS) sebagai Ketua; sedangkan Yeti Wulandari ‎(Gerindra), Hendrik Tangke Allo (PDIP) dan Tajudin (Golkar) sebagai Wakil Ketua. Demikian data dan keterangan yang diperoleh NERACA. Dasmir

BERITA TERKAIT

Pengamat Ekonomi: Harga Avtur Berbeda, Konsekuensi Negara Kepulauan

Jakarta-Pengamat ekonomi Drajad Wibowo menilai wajar saat ini harga avtur berbeda di berbagai wilayah di Tanah Air, karena hal itu…

Komisi IV DPR Desak Pemerintah Lakukan Pemulihan Lingkungan dengan RHL

Komisi IV DPR Desak Pemerintah Lakukan Pemulihan Lingkungan dengan RHL   NERACA Jakarta - Komisi IV DPR RI dalam Rapat Kerja…

LPDB KUMKM Siap Dukung Pengembangan Usaha Primkopti Harum

LPDB KUMKM Siap Dukung Pengembangan Usaha Primkopti Harum NERACA Kendal - Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM Braman…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Hunian Milenial Lengkap dan Terjangkau di Bogor

Jakarta-Sebuah apartemen hunian milenial lengkap dengan pelayanan Smart Living yang disediakan Suwardana Park hadir di perhelatan properti terbesar nasional, Indonesia…

Pengamat Ekonomi: Harga Avtur Berbeda, Konsekuensi Negara Kepulauan

Jakarta-Pengamat ekonomi Drajad Wibowo menilai wajar saat ini harga avtur berbeda di berbagai wilayah di Tanah Air, karena hal itu…

Komisi IV DPR Desak Pemerintah Lakukan Pemulihan Lingkungan dengan RHL

Komisi IV DPR Desak Pemerintah Lakukan Pemulihan Lingkungan dengan RHL   NERACA Jakarta - Komisi IV DPR RI dalam Rapat Kerja…