Mandiri Group Kampanye Pasar Modal Syariah

Dukung pengembangan industri pasar modal syariah, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bersama Kementerian Koordinator bidang Perekonomian mengkampanyekan pasar modal syariah. Program bertajuk “Sosialisasi Pasar Modal Syariah Goes to Office” ini bertujuan untuk mengembangkan pasar modal berbasis syariah di Tanah Air.

Senior Vice President Government & Institutional Bank Mandiri, Dadang Ramadhan dalam siaran persnya di Bandung, kemarin mengatakan, program sosialisasi ini juga melibatkan sinergi Himbara dan Mandiri Group, seperti Bank Syariah Mandiri, Mandiri Sekuritas dan Mandiri Manajemen Investasi,”Program pengenalan dan edukasi pasar modal syariah ini merupakan salah satu implementasi kami dalam membangun Indonesia dan kami juga berharap aktivitas ini dapat memberikan nilai tambah positif bagi seluruh pihak,”ujarnya.

Direktur PT Mandiri Sekuritas (Mandiri Sekuritas), Lisana Irianiwati mengatakan, program ini merupakan bagian dari komitmen Mandiri Group untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di tengah masyarakat Indonesia. “Pada kesempatan ini, kami berfokus untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan pasar modal syariah, khususnya di kalangan aparatur sipil negara (ASN), sehingga mereka dapat meningkatkan kemandirian finansial melalui investasi di pasar modal syariah,”paparnya.

Disampaikannya, produk dan layanan pasar modal syariah kini dapat diakses dengan mudah, contohnya Mandiri Sekuritas melalui layanan MOST Syariah yang memungkinkan nasabah bertransaksi kapan dan dimana saja dengan mudah dan aman. Sebagai langkah awal, sosialisasi pengenalan pasar modal di masyarakat, Kemenko bidang Perekonomian bekerjasama dengan bank Himbara melakukan sosialisasi di lingkungan pemerintahan (ASN), untuk memberikan edukasi dan pengenalan produk investasi dan pasar modal.

BERITA TERKAIT

Mardani Terpilih Ketum HIPMI 2019-2022

Hasil musyawarah nasionak (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) memilih Mardani H. Maming (Mardani) sebagai ketua umum HIPMI Priode 2019-2022…

Kalbe Farma Raih Lisensi Obat Untuk Tumor

Jaga pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi PT Kalbe Genexine Biologics (KG Bio) yang merupakan perusahaan patungan antara PT Kalbe Farma…

Penjualan Indocement Terkoreksi 5,8%

Sampai dengan Agustus 2019, penjualan semen PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencapai 1,6 juta ton atau terkoreksi 5,8% dibandingkan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perbaiki Kinerja Keuangan - INAF Kembangkan Strategic Business Unit

NERACA Jakarta – Dorong pengembangan bisnis lebih ekspansif, PT Indofarma Tbk (INAF) fokus mengembangkan strategi pendirian strategic business unit (SBU)…

Melalui Proyek ISED - Siapkan SDM Unggul di Manufaktur dan Pariwisata

NERACA JAKARTA - Indonesia telah memasuki era digitalisasi dan Industri 4.0. Bersamaan dengan hal tersebut, pemerintah Indonesia telah meluncurkan “Making…

Geliatkan KEK Tanjung Lesung - KIJA Cari Investor Potensial Kembangkan Wisata

NERACA Jakarta – Bangkit dari musibah gempa dan tsunami Banten yang terjadi pada 2018 lalu, PT Kawasan Industri Jababeka Tbk.…