Menghadapi Era Digital, Industri Makanan dan Minuman Butuh Berinovasi

NERACA

Jakarta – Industri makanan dan minuman mengalami pertumbuhan yang cukup besar yakni 7,99% atau lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi yang hanya 5,05%. Disamping itu, industri makanan juga menjadi penyetor terbesar terhadap ekspor nasional yang mampu menembus angka US$12,36 miliar di sepanjang semester I 2019.

Tumbuhnya industri makanan dan minuman tak terlepas dari inovasi yang dilakukan, baik itu soal rasa maupun soal layanan yang dibarengi penyematan teknologi. Salah satu yang bertahan cukup lama di industri makanan dan minuman adalah Bakmi Gajah Mada (Bakmi GM) yang berdiri sejak 1959. Diusianya yang sudah 60 tahun ini, Bakmi GM sudah memiliki ribuan karyawan dan puluhan gerai yang tersebar di wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Bali, Cikarang dan Karawang.

Menurut Widianto selaku Director of Div. Engineering & Services Bakmi GM, resep kesuksesan mereka terletak pada konsistensi dalam menjaga cita rasa dan kualitas terbaik, serta didukung dengan berbagai inovasi yang relevan dengan era digital saat ini. “Ketika masyarakat berbicara mengenai bakmi, maka top of mind nya adalah Bakmi GM. Kami menawarkan cita rasa, layanan dan kualitas yang terjaga tinggi dari awal kami berdiri hingga saat ini. Dilengkapi dengan berbagai program dan menu baru yang kami sediakan untuk masyarakat luas,” tegas Widianto, seperti dikutip dalam keterangannya, kemarin.

Salah satu inovasi yang berhasil diwujudkan adalah dengan mengembangkan delivery Bakmi GM yang saat ini dapat dipesan melalui aplikasi Whatsapp. Bakmi GM juga secara rutin menghadirkan varian program dan menu baru yang sejalan dengan permintaan pasar seperti Krispi Chips Salted Egg, Long Life Noodles, serta Korean Pop Chicken dan Spring Veggie Stir Fry yang baru kami rilis pada 1 September 2019 lalu.

Selain itu, Bakmi GM juga terus berupaya untuk mendekatkan diri ke pelanggan melalui berbagai macam sarana, seperti kehadiran Bakmi GM di bandara, stasiun, melalui foodtruck Bakmi GM, dan yang terbaru adalah kehadiran BGM Grab and Go di Stasiun MRT Sudirman.

BGM Grab and Go mengusung konsep ready to eat dan ready to drink, dimana konsumen dapat langsung mengambil makanan dan minuman yang dipilihnya. Bakmi GM hanya menyediakan microwave serta meja standing di lokasi. Selanjutnya, Bakmi GM akan membuka kedai BGM Grab and Go di Stasiun MRT Blok M Plaza.

“Kami berusaha untuk selalu hadir di tempat dimana konsumen berada, serta berkomunikasi dengan konsumen melalui media dan partner yang relevan dengan konsumen saat ini. Misalnya seperti e-commerce, media sosial, dan kerja sama dengan partner-partner FinTech seperti Dana, Gopay, Linkaja dan Ovo,” kata Widianto.

Menyambut hari jadi yang ke-60 tahun, Bakmi Gajah Mada (Bakmi GM) menggelar perhelatan ‘Bakmi GM Let’s 60’ di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta pada Rabu (4/9). Dalam kesempatan tersebut, Bakmi GM turut berbagi kebahagiaan bersama anak-anak Panti Asuhan di wilayah Jabodetabek, dengan membagikan 121 sepeda hasil rakitan karyawan-karyawan Bakmi GM selama acara ‘Bakmi GM Let’s 60’ berlangsung.

“Filosofinya adalah untuk menggambarkan bagaimana seluruh karyawan yang ada di Bakmi GM ini saling bahu membahu menghasilkan sebuah produk dengan proses dan kualitas yang baik, untuk dipersembahkan kepada customer. Secara simbolis, kami pun membersembahkan sepeda hasil rakitan kami kepada Panti Asuhan.” pungkas Widianto.

BERITA TERKAIT

Pemerintah Yakin Dana Amnesti Pajak Tidak Kembali ke Asing

    NERACA   Jakarta - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menyatakan hingga masa penahanan dana (holding period)…

Eksploitasi Air Tanah Sebabkan Penurunan Tanah Jakarta

    NERACA   Jakarta - Penurunan tanah (landsubsidence) di DKI Jakarta salah satu faktornya adalah disebabkan eksploitasi air tanah…

Internet Lambat Ikut Hambat Bisnis

    NERACA   Jakarta - Lembaga riset global Legatum Institute mengungkapkan bahwa koneksi internet yang lambat dan bandwidth jaringan…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Pindahkan Ibukota, Bappenas Minta Saran Tokoh Dayak

      NERACA   Jakarta - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) meminta saran dari para…

Pemerintah Susun Roadmap Pengembangan Biofuel

    NERACA   Jakarta - Peta jalan pengembangan biofuel berbasis Crude Palm Oil (CPO) atau minyak sawit mentah tengah…

Dana Repatriasi Amnesti Pajak Diyakini Betah Di Dalam Negeri

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyatakan kecil kemungkinan dana repatriasi program amnesti pajak yang mencapai Rp146…