AXA Mandiri Ciptakan Ekosistem Kerja Inivatif bagi Generasi Milenial

NERACA

Jakarta - AXA Mandiri dan AXA, perusahaan asuransi yang berfokus pada bisnis asuransi jiwa, asuransi umum dan management asset, menciptakan ekosistem kerja yang inovatif dan inspiratif, guna membantu generasi milenial dalam mengembangkan karier di dunia asuransi. Country CEO AXA Indonesia Julien Steimer menyatakan bahwa AXA Mandiri dan AXA yakin inisiatif untuk membentuk lingkungan kerja yang nyaman dapat menghasilkan SDM yang mumpuni dan bersaing di industrinya.

"Tak hanya itu, kami juga memberikan pengembangan karier yang berkelanjutan, sehingga industri asuransi menjadi pilihan yang menjanjikan untuk generasi milenial dalam bekerja," ujar Julien di Jakarta, Senin (9/9).

Melalui ekosistem kerja yang mendukung produktivitas, kreativitas dan stabilitas psikologis, karyawan juga diberdayakan melalui berbagai kegiatan (pengembangan diri, gathering, sharing session), kebijakan perusahaan yang fleksibel (seperti waktu kerja yang fleksibel, kode berpakaian yang dinamis, waktu cuti yang beragam).

Selain itu melalui manfaat kesehatan, berbagai komunitas yang menampung dan menyalurkan hobi atau passion karyawan, hingga kesetaraan pengembangan karier untuk laki-laki dan perempuan. Berbagai inisiatif dilakukan guna memberikan kenyamanan bekerja, sekaligus kesempatan untuk berkembang dan berekspresi, baik pribadi maupun professional, sesuai dengan karakter generasi milenial yang unik.

Dalam kesempatan sama Presiden Direktur AXA Mandiri, Handojo G Kusuma menjelaskan bahwa AXA Mandiri juga memberikan kesempatan bagi masyarakat muda untuk memiliki jenjang karier yang menjanjikan di perusahaan. “Industri asuransi menyediakan ragam profesi dari berbagai disiplin ilmu yang dapat dikembangkan, salah satunya adalah profesi aktuaris," kata Handojo.

Dalam hal pengembangan diri dan jenjang karier, AXA Mandiri dan AXA memiliki beragam program pelatihan yang dapat diikuti oleh seluruh karyawan sesuai dengan bidang pekerjaan atau bidang yang diminati. Beragam bentuk apresiasi pun dihadirkan untuk menambah semangat.

AXA Mandiri juga memiliki program beasiswa berupa program Pendidikan Strata 2 MM Strategy Business dan pelatihan kepemimpinan di dalam dan luar negeri untuk high potential employee. Selain itu AXA mendukung dan mengedepankan adanya kesetaraan gender, baik pria maupun wanita memiliki kesempatan yang sama untuk berkarier di AXA. Saat ini, lebih dari 20 persen dari total jajaran manajemen AXA di Indonesia diduduki oleh wanita.

Di AXA Financial sendiri, 80 persen dari total jajaran direksi diduduki oleh wanita. Hal ini menunjukkan bahwa AXA mendukung para karyawan wanita memiliki kesempatan berkarier dan menduduki posisi Top Management. Untuk mendukung pengembangan para karyawan wanita, AXA juga secara aktif menggelar kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mereka baik secara personal maupun profesional.

BERITA TERKAIT

PPATK Berhasil Mitigasi Pencucian Uang Senilai Rp10,39 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatatkan angka mitigasi pencucian uang yang berhasil…

Pemerintah Tambah Anggaran Subsidi FLPP Rp8,6 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pemerintah menyetujui permintaan dari tiga asosiasi pengembang perumahan, yaitu Real Estate Indonesia (REI), Asosiasi…

BCA Syariah Telah Salurkan Pembiayaan UMKM Capai Rp1,01 Triliun

    NERACA   Jakarta - PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) mencatat pembiayaan untuk segmen UMKM sebesar Rp 1,01…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

PPATK Berhasil Mitigasi Pencucian Uang Senilai Rp10,39 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatatkan angka mitigasi pencucian uang yang berhasil…

Pemerintah Tambah Anggaran Subsidi FLPP Rp8,6 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pemerintah menyetujui permintaan dari tiga asosiasi pengembang perumahan, yaitu Real Estate Indonesia (REI), Asosiasi…

BCA Syariah Telah Salurkan Pembiayaan UMKM Capai Rp1,01 Triliun

    NERACA   Jakarta - PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) mencatat pembiayaan untuk segmen UMKM sebesar Rp 1,01…