Saham IPTV Masuk Pengawasan BEI

Pergerakan harga saham PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena telah terjadi peningkatan aktivitas saham di luar kebiasaan atau unsual market activity (UMA). Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Lidia M. Panjaitan, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi dan Irvan Susandy, Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI dalam pengumuman bursa menjelaskan, sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham IPTV tersebut, perlu disampaikan bahwa BEI saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham perseroan.

Oleh karena itu, BEI mengimbau agar investor memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi BEI. Investor juga diharapkan untuk mencermati kinerja emiten dan keterbukaan informasinya. Investor pun perlu mengkaji kembali rencana aksi korporasi emiten apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan pemegang saham. Terakhir, investor perlu mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum mengambil keputusan investasi.

Sebagai informasi, emiten Grup MNC ini mencatat lonjakan harga ke rekor tertinggi sejak IPO pada 5 Juli lalu. Dalam sepekan kemarin, harga saham IPTV melejit 128% ke rekor tertinggi Rp 570 per saham. Kemudian dalam sepekan terakhir juga, volume transaksi saham televisi berbayar ini melonjak menjadi ratusan juta saham dari sebelumnya jutaan hingga puluhan juta saham per hari, menurut data Bloomberg.

BERITA TERKAIT

Mardani Terpilih Ketum HIPMI 2019-2022

Hasil musyawarah nasionak (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) memilih Mardani H. Maming (Mardani) sebagai ketua umum HIPMI Priode 2019-2022…

Kalbe Farma Raih Lisensi Obat Untuk Tumor

Jaga pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi PT Kalbe Genexine Biologics (KG Bio) yang merupakan perusahaan patungan antara PT Kalbe Farma…

Penjualan Indocement Terkoreksi 5,8%

Sampai dengan Agustus 2019, penjualan semen PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencapai 1,6 juta ton atau terkoreksi 5,8% dibandingkan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perbaiki Kinerja Keuangan - INAF Kembangkan Strategic Business Unit

NERACA Jakarta – Dorong pengembangan bisnis lebih ekspansif, PT Indofarma Tbk (INAF) fokus mengembangkan strategi pendirian strategic business unit (SBU)…

Melalui Proyek ISED - Siapkan SDM Unggul di Manufaktur dan Pariwisata

NERACA JAKARTA - Indonesia telah memasuki era digitalisasi dan Industri 4.0. Bersamaan dengan hal tersebut, pemerintah Indonesia telah meluncurkan “Making…

Geliatkan KEK Tanjung Lesung - KIJA Cari Investor Potensial Kembangkan Wisata

NERACA Jakarta – Bangkit dari musibah gempa dan tsunami Banten yang terjadi pada 2018 lalu, PT Kawasan Industri Jababeka Tbk.…