Jumlah Kemiskinan di Pedalaman Lebak Menurun

Jumlah Kemiskinan di Pedalaman Lebak Menurun

NERACA

Lebak - Angka kemiskinan di Kabupaten Lebak, Banten tahun 2019 dipastikan menurun sebagai dampak dari campur tangan pemerintah dan besarnya penerimaan masyarakat pada sejumlah program.

"Kita tahun ini angka kemiskinan menurun dari sebelumnya 5.120 jiwa, namun sampai Maret 2019 tercatat 4.201 jiwa," kata Camat Sajira Kabupaten Lebak, Apip Saepudin saat dihubungi di Lebak, dikutip dari Antara, kemarin.

Menurut dia, angka kemiskinan itu akibat dampak program yang digulirkan pemerintah cukup besar kepada masyarakat setempat. Mereka masyarakat miskin di pedalaman Kabupaten Lebak menerima bantuan sosial di antaranya Program Harapan Keluarga (PHK), Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu (Jamsosratu) dan Pemberian Bantuan Iuran Badan Pengelenggara Jaminan Sosial (PBI BPJS) Bidang Kesehatan.

Penggunaan PBI BPJS Kesehatan bisa mendapatkan pengobatan dan perawatan secara gratis kelas III di Rumah Sakit maupun Puskesmas."Semua program bantuan sosial itu dipastikan kehidupan warga miskin cukup baik, karena mendapat perlindungan sosial itu," kata dia menjelaskan.

Menurut dia, pihaknya juga mengapresiasi bergulirnya Dana Desa (DD) karena secara langsung dapat menyerap lapangan pekerjaan juga peningkatan pendapatan ekonomi. Saat ini, kondisi infrastuktur jalan di Kecamatan Sajira sebanyak 15 desa relatif baik. Disamping juga kondisi ekonomi masyarakat menggeliat dengan tumbuhnya Usaha Ekonomi Masyarakat (UEM) dan Usaha Ekonomi Desa (UED) atau Bumdes.

Penggunaan dana desa seja lima tahun terakhir sangat menonjol kehidupan ekonomi masyarakat tumbuh dan berkembang dengan mengelola usaha diberbagai bidang pertanian, peternakan, perkebunan dan perikanan."Kami yakin program dana desa dipastikan jumlah warga miskin terus berkurang," kata dia.

Sementara itu, Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebak Dede Jaelani mengatakan jumlah kemiskinan di daerah ini dipastikan menurun karena pemerintah mengalokasikan dana pembangunan cukup besar. Ant

BERITA TERKAIT

Ketua Fraksi PDIP Ungkap Proyek Revitalisasi Monas Bermasalah

Ketua Fraksi PDIP Ungkap Proyek Revitalisasi Monas Bermasalah NERACA Jakarta - Proyek revitalisasi kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, banyak menuai…

Rakernas HIMKI 2020, Kuatkan Industri Mebel dan Kerajinan Nasional

Rakernas HIMKI 2020, Kuatkan Industri Mebel dan Kerajinan Nasional NERACA Jakarta – Gathering Masyarakat Industri Mebel dan Kerajinan Nasional yang…

Fundamental Kuat, LPKR Layak Masuk Jajaran Saham LQ45

Fundamental Kuat, LPKR Layak Masuk Jajaran Saham LQ45 NERACA Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) secara rutin akan meninjau beberapa…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pedagang Kopi Asal Jakarta Diduga Dikriminalisasi

Pedagang Kopi Asal Jakarta Diduga Dikriminalisasi  NERACA Jakarta - Direktur PT Sari Opal Nutriton, Benny Hermanto diduga menjadi korban kriminalisasi…

Film Dokumenter Lingkungan “Semesta” - Kolaborasi Strategis Menteri Siti Nurbaya – Nicholas Saputra

Film Dokumenter Lingkungan “Semesta” Kolaborasi Strategis Menteri Siti Nurbaya – Nicholas Saputra NERACA Jakarta - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan…

Kemenkop Terus Dorong Modernisasi Koperasi dan Digitalisasi UMKM

Kemenkop Terus Dorong Modernisasi Koperasi dan Digitalisasi UMKM NERACA Jombang - Kementerian Koperasi dan UKM bakal terus mendorong upaya modernisasi…