Saratoga Bangun Rumah Sakit di Bekasi - Siapkan Dana Investasi US$ 100 Juta

NERACA

Jakarta –Genjot pertumbuhan portofolio investasi, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) terus mengembangkan investasinya. Salah satunya yang tengah dikembangkan adalah bisnis layanan kesehatan dengan menambah satu rumah sakit lagi tahun ini. Melalui anak usaha PT Famon Awal Bros Sedaya, Saratoga akan membangun satu Rumah Sakit (RS) Awal Bros di Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Direktur Investasi Saratoga, Devin Wirawan mengatakan, investasi perseroan di sektor layanan kesehatan merupakan salah satu yang prospektif. Apalagi segmentasi yang di bidik RS Awal Bros merupakan segmen menengah bawah.”Industri layanan kesehatan merupakan salah satu yang prospektif. Rumah Sakit Awal Bros ini membidik segmen menengah bawah, sebagian pasien yang menggunakan BPJS," ujarnya di Jakarta, Kamis (18/7).

Saratoga mengklaim, RS Awal Bros merupakan salah satu rumah sakit swasta terbesar yang menerima pasien BPJS Kesehatan. Menurut Devin, layanan BPJS yang disediakan pemerintah memperluas akses kesehatan bagi masyarakat. Dengan demikian, masyarakat tidak lagi khawatir dengan persoalan biaya untuk berobat.

Hingga semester I-2019 pengeluaran pemerintah untuk penerima bantuan iuran (PBI) mencapai Rp 24,3 triliun. Dana tersebut disetorkan kepada BPJS Kesehatan. Ini merupakan nilai pasar yang besar bagi pelaku industri layanan kesehatan, seperti rumah sakit. JumlahRS Awal Bros di seluruh Indonesia saat ini sekitar 12 rumah sakit. Sebanyak tujuh di antaranya, merupakan rumah sakit yang dimiliki Saratoga melalui Famon Awal Bros Sedaya.

Dengan bertambahnya satu rumah sakit, hingga akhir 2019 total RS Awal Bros milik Saratoga mencapai delapan unit. Untuk Awal Bro di Bekasi Utara rencananya dibuka pada Agustus mendatang. Saratoga merupakan perusahaan investasi yang menanamkan modal pada beberapa sektor usaha. Beberapa perusahaan investasi Saratoga di antaranya, PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII) dan PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX).

Selain itu, ada beberapa perusahaan non-publik yang jadi tempat investasi Saratoga, yaitu PT Mulia Bosco Logistik, PT Deltomed Laboratories, dan PT Gilang Agung Persada. Sebagai informasi, tahun ini SRTG mengalokasikan dana investasi sekitar US$100 juta. Disampaikan Devin Wirawan, perseroan terus mendalami peluang-peluang investasi yang potensial. Hal itu juga dilakukan untuk mendiversifikasi portofolio investasi yang hampir separuhnya didominasi oleh sektor sumber daya alam.

Devin menambahkan pada kuartal I/2019, Saratoga telah mengucurkan modal baru kepada MPMX melalui skema penawaran tender sukarela. Hasilnya, SRTG telah membeli 160 juta saham MPMX dan menjadi pemegang saham mayoritas perusahaan distributor kendaraan roda dua itu."Kepemilikan saham kami naik dari sekitar 47% menjadi lebih dari 52%," kata Devin.

BERITA TERKAIT

DPRD‎ Depok "Hanya" Setujui APBD Perubahan 2019 Rp3,7 Triliun - Punya Potensi Dana SILPA 2018 Rp‎765,6 Miliar

DPRD‎ Depok "Hanya" Setujui APBD Perubahan 2019 Rp3,7 Triliun Punya Potensi Dana SILPA 2018 Rp‎765,6 Miliar NERACA Depok - ‎DPRD…

Wacana Abdi Negara Bekerja di Rumah

  NERACA Jakarta – Pegawai Negeri Sipil (PNS) bakal mendapat kesempatan untuk bisa bekerja di rumah. Kementerian Pendayagunaan dan Aparatur…

Targetkan Listing Awal September - Bhakti Agung Bidik Dana IPO Rp 335,5 Miliar

NERACA Jakarta – Meskipun bisnis properti lesu, hal tersebut tidak menyurutkan rencana PT Bhakti Agung Propertindo Tbk untuk go public.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Gandeng MRT Jakarta - Intiland Bidik Recurring Income Lahan Parkir

NERACA Jakarta – Memanfaatkan kawasan yang dekat dengan stasiun MRT Lebak Bulus, PT Intiland Development Tbk (DILD) menuai banyak berkah…

Kejar Pertumbuhan Penjualan 20% - Lorena Mengandalkan Bisnis Angkutan Udara

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan penjualan atau sales naik sebesar 15% - 20% sepanjang 2019,  PT Eka Sari Lorena Transport…

BEI Perbanyak Sekolah Pasar Modal di DIY

NERACA Jakarta – Perkuat basis investor lokal guna menjaga ketahanan pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus melakukan sosialisai…