SKK Migas Inginkan Penyebaran Informasi Kontribusi Hulu Migas Di Daerah

NERACA

Balikpapan - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) menghimpun para perwakilan dari unsur pemerintah daerah Provinsi Kalimantan Timur serta para pemangku kepentingan lainnya untuk menghadiri diskusi hulu minyak gas bumi (migas) pada Kamis (11/7). Melalui tema “Kontribusi Kegiatan Usaha Hulu Migas sebagai Penggerak Perekonomian Pengembangan Industri di Daerah”, diskusi terbuka yang dihadiri oleh pihak legislatif, eksekutif, dan akademisi ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai peran sektor hulu migas bagi pengembangan industri lokal di wilayah Provinsi Kalimantan Timur.

Sebagai salah satu pionir penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia, kegiatan industri hulu migas ternyata memberikan kontribusi lainnya. Dalam rangka mengidentifikasi kontribusi apa saja yang diberikan oleh industri hulu migas, SKK Migas bersama KKKS melangsungkan diskusi dimaksud dan mengundang para pemangku kepentingan serta beberapa narasumber yang terhubung dengan pokok-pokok diskusi.

Tiga narasumber hadir untuk memberikan informasi terkini tentang kontribusi kegiatan hulu migas, diantaranya adalah Bimo Epyanto selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kota Balikpapan, Wahyu Widhi Heranata, selaku Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Timur, dan Aji Sofyan Effendi, selaku Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Mulawarman. Diskusi Hulu Migas kali ini juga dibuka oleh Syaifudin selaku Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Kalimantan dan Sulawesi.

Syaifudin mengungkapkan apresiasinya atas pelaksanaan Diskusi Hulu Migas di Balikpapan. “Diskusi ini membantu para stakeholder dan masyarakat untuk memahami berbagai kegiatan hulu migas yang telah dilakukan di wilayah Kalimantan dan Sulawesi. Selain itu, diskusi ini sangat membantu industri hulu migas untuk menyebarluaskan informasi kontribusi yang telah kami lakukan kepada pengembangan industri daerah penghasil,” jelas Syaifudin, seperti dikutip dalam keterangannya, kemarin.

Sektor hulu migas merupakan satu satu sektor usaha nasional yang telah memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia. Hingga saat ini, industri hulu migas di Indonesia masih memiliki peranan penting sebagai penggerak roda perekonomian baik lokal maupun nasional. Saat ini SKK Migas terus berupaya menggandeng minat investor untuk meningkatkan aktivitas hulu migas melalui kegiatan eksplorasi demi menemukan cadangan migas baru.

Dengan dilaksanakannya kegiatan Diskusi Hulu Migas, diharapkan mampu memberikan pengertian serta informasi yang dibutuhkan bagi pemangku kepentingan terkait kontribusi industri hulu migas yang telah dihasilkan.

BERITA TERKAIT

Kemendagri Dorong Penegakkan Hukum Bagi Kepala Daerah dan ASN Pelaku Korupsi

  NERACA   Jakarta - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) hingga kini terus mendorong Penegakkan Hukum Bagi Kepala Daerah dan ASN…

Dorong Keterbukaan Informasi - First Media Suport Program Jabar Open Data

NERACA Jakarta – Perluas layanan dan juga mendukung keterbukaan informasi publik, PT Link Net Tbk dengan merek First Media yang…

KPK Minta Palembang Optimalkan Pendapatan Asli Daerah

KPK Minta Palembang Optimalkan Pendapatan Asli Daerah   NERACA Palembang - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Badan Riset Dorong Prioritas Riset dan Inovasi Lebih Terarah

    NERACA   Jakarta - Wakil Direktur Indonesian Medical Education Research Institute (IMERI) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI)…

LG Catatkan 1.000 Unit Penjualan Mesin Cuci Laundry

    NERACA   Jakarta - PT LG Electronics Indonesia berhasil mencatatkan penjualan 1.000 unit mesin cuci laundry sejak dimulai…

Pemerintah Siap Bangun Infrastruktur di 3 KEK

      NERACA   Jakarta - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menggelar sidang dewan nasional untuk membahas terkait pengembangan…