Pendapatan Grahamas Citrawisata Turun 10,13%

Semester pertama 2019, PT Grahamas Citrawisata Tbk (GMCW) mencatatkan penurunan pendapatan sebesar 10,13% menjadi Rp13,3 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp14,85 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam laporan keuangan per 30 Juni 2019, kemarin.

Emiten perhotelan ini mengungkapkan, mayoritas berasal dari pendapatan kamar Rp9,32 miliar, makanan Rp3,59 miliar, sarana olah raga dan rekreasi Rp194,34 4juta, serta minuman Rp105,46 juta. Saat pendapatan turun, perusahaan yang berdiri pada 1989 itu bisa menekan beban pokok pendapatan dari Rp5,3 miliar menjadi Rp4,92 miliar. Di sisi lain, rugi bersih tahun berjalan yang dibukukan Grahamas Citrawisata membengkak 567,76% dari Rp51,28 juta pada semester I/2018 menjadi Rp342,4 juta.

Pada akhir Juni 2019, jumlah aset perseroan mencapai Rp36,76 miliar, relatif stabil dari posisi Rp36,15 miliar per Juni 2018. Adapun jumlah liabilitas dan ekuitasnya masing-masing sebesar Rp30,68 miliar dan Rp6,08 miliar. Sebagai informasi, perseroan terus mengupayakan realisasi aksi korporasi dengan melakukan right issue. Sedangkan dari sisi sumber daya manusia, pihaknya telah menggandeng PT Accor Asia Pasific untuk mengelola hotelnya.

Sedangkan dari sisi pemasaran untuk pangsa pasar luar negeri, saat ini perseroan tengah menggalakkan sistem reservasi secara online, baik dilakukan sendiri maupun melalui OTA dan mengikuti expo serta pameran kepariwisataan. Kemudian untuk pangsa pasar dalam negeri, pihaknya berupaya dengan melakukan gathering dengan pelaku pariwisata lokal, travel agent, maskapai, dan dinas pariwisata, serta mengikuti aktivitas kepariwisataan seperti expo maupun pameran.

BERITA TERKAIT

Jaringan XL Siap Layani Libur Akhir Tahun

PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) telah menyiapkan jaringan telekomunikasi dan data guna menghadapi masa libur panjang di akhir tahun…

DSSA Kantungi Pinjaman US$ 223,5 Juta

Danai pengembangan bisnisnya, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mengantongi fasilitas pinjaman dari PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai US$…

KREN Investasi RWDC dan Samumed LLC

Kembangkan ekspansi bisnis, PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN) melalui entitas anaknya Kresna Biotech Ventures, memperkaya ekosistem digital dan teknologinya…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Divestasi Bank Permata - Astra Luluh Ke Tawaran Bank Bangkok

NERACA Jakarta – Sikap bersikukuh PT Astra International Tbk (ASII) untuk tetap mempertahankan kepemilikan saham di PT Bank Permata Tbk…

Wujudkan Perusahaan Sehat - Garuda Bekukan Rute London Yang Bikin Tekor

NERACA Jakarta – Perdagangan saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (12/12) pada sesi…

Perintis Tiniti Bidik Dana IPO Rp 250 Miliar

NERACA Jakarta –Tutup tahun 2019, minat perusahaan untuk mencatatkan saham perdananya di pasar modal masih tinggi. Salah satunya, PT Perintis…